Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Meranti » Tak Dapat Mobdin, Ketua DPRD Meranti Sandera Kendaraan Dinas Sekwan

Tak Dapat Mobdin, Ketua DPRD Meranti Sandera Kendaraan Dinas Sekwan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 22 Jul 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MERANTI, detak24com – Ketua DPRD Kepulauan Meranti menyandera kendaraan dinas Sekwan gegara tak dapat jatah fasilitas mobdin.

Legislatif Kepulauan Meranti diterpa kejadian tak sedap. Pasalnya, Ketua DPRD Fauzi Hasan melakukan penyanderaan mobil dinas milik Sekretaris DPRD (Sekwan). Kabar tersebut bahkan telah sampai ke telinga Plt Bupati Kepulauan Meranti, Asmar. 

Mobil dinas yang disandera tersebut merek Toyota Innova Zenix dengan nomor polisi BM 1142 X berwarna hitam, yang seharusnya digunakan oleh  Khardafi dan bukan untuk Ketua DPRD.

Fauzi Hasan diduga mengalihfungsikan mobil tersebut untuk pemakaian pribadi, meskipun ia dikabarkan telah menerima tunjangan transportasi untuk jabatannya. Sesuai aturan, Ketua DPRD tidak diperbolehkan mengambil tunjangan transportasi bersamaan dengan fasilitas kendaraan dinas.

Saat dikonfirmasi, Fauzi Hasan mengakui telah menyandera mobil tersebut dan menyembunyikannya di suatu tempat. Namun ia menyebutkan tidak menggunakan mobil itu. Tindakan ini dilakukanya sebagai bentuk protes terhadap kebijakan Sekretaris DPRD Kepulauan Meranti Khardafi yang tidak memenuhi permintaannya untuk difasilitasi kendaraan dinas.

Fauzi Hasan mengklaim tindakannya tersebut bukanlah upaya penggelapan, melainkan  mendesak Sekretaris DPRD agar merespons dan mengakomodir keinginannya sebagai Ketua DPRD yang meminta mobil untuk keperluan dinas.

Ia merasa kesal karena permintaan kendaraan dinas belum dipenuhi. Padahal, ia mengaku sudah jauh hari meminta untuk difasilitasi kendaraan dinas.

Menurut Fauzi, soal fasilitas kendaraan dinas telah ditetapkan lewat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 Tahun 2023. Dimana lewat PP tersebut, pimpinan DPRD di seluruh Indonesia mendapat mobil dinas. 

Kemarahan Fauzi makin memuncak tatkala Sekretaris DPRD Kepulauan Meranti Khardafi tidak memberitahu dirinya tentang adanya pengadaan mobil untuk Sekretariat DPRD. Diketahui pada bulan Februari 2024 lalu, Pemkab Kepulauan Meranti melakukan pembelian 7 unit mobil dinas, salah satunya diperuntukkan bagi Sekwan. Dalam berita acara penyerahan peminjaman disebutkan bahwa peruntukan mobil dinas ini adalah bagi pejabat yang memangku jabatan sebagai Sekwan yaitu Khadafi.

Fauzi Hasan menyebut kalau permintaannya untuk mendapatkan mobil dinas tidak direspons. Bahkan saat acara MTQ tingkat Provinsi Riau, ia tidak mendapatkan fasilitas mobil.

Ketika mengetahui adanya pengadaan mobil di Sekretariat DPRD, ia berharap mobil tersebut diperuntukkan bagi pimpinan DPRD, tetapi ternyata mobil tersebut dialokasikan untuk Sekretaris DPRD. 

“Saya sudah lama meminta kepada Sekwan untuk memfasilitasi saya mobil dinas agar bisa saya pergunakan untuk keperluan tugas. Namun sampai hari ini tidak ada ditanggapinya.Sampai-sampai saat acara MTQ tingkat provinsi kemaren kami tidak mendapatkan fasilitasi mobil. Alih-alih ada pengadaan mobil, saya pikir dia mengurus untuk pimpinan DPRD, ternyata mobil dibeli yang peruntukannya untuk dia (Sekwan), bukan untuk saya,” kata Fauzi Hasan, Minggu (21/7/2024). 

Fauzi Hasan menegaskan, ia tidak menggunakan kendaraan dinas sekaligus menerima uang transportasi.

 “Aturan mana yang saya langgar, yang melanggar aturan itu adalah ketika saya menggunakan mobil dinas, tapi saya ambil juga uang transportasinya. Saya tegaskan, sengaja saya tahan mobil ini karena kesal tetapi mobil ini tidak saya pakai,” jelas Fauzi

Politisi PAN ini juga mengklaim keinginan untuk difasilitasi mobil tersebut adalah atas nama lembaga DPRD bukan pribadi. Ia juga mempertanyakan kinerja Sekretaris DPRD yang dianggap tidak memahami tugas dan fungsi yang seharusnya membantu kelancaran tugas pimpinan dan anggota DPRD.

“Apakah dia (Sekwan) tidak mengetahui fungsi dan kinerja dari seorang Sekretaris DPRD, yaitu dalam rangka membantu kelancaran tugas pimpinan dan anggota DPRD sesuai dengan tupoksinya. Kok pimpinan DPRD tidak difasilitasi kendaraan dinas jabatan, malah dia pula yang dapat mobil,” tuturnya. 

Hingga saat ini, Khardafi belum dapat dikonfirmasi terkait isu ini karena teleponnya tidak aktif, dikutip detak24com dari halloriau. (*)

Editor : Kar

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sempena HBA ke-64, BEM Unri Minta Kejati Riau Tuntaskan Kasus Korupsi PHR

    Sempena HBA ke-64, BEM Unri Minta Kejati Riau Tuntaskan Kasus Korupsi PHR

    • calendar_month Selasa, 23 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Sempena peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-64, BEM Unri menyoroti maraknya dugaan kasus korupsi di Bumi Lancang Kuning. Pihaknya menilai bahwa kejaksaan sebagai salah satu unsur penegak hukum memegang peranan besar dalam mempertahankan eksistensi keadilan hukum di negara ini. Meskipun begitu, BEM Unri menilai bahwa kejaksaan tidak terlepas dari segudang problematika yang […]

  • INNALILAHI, Anggota DPRD Riau Dapil Kampar Ardiansyah Tutup Usia

    INNALILAHI, Anggota DPRD Riau Dapil Kampar Ardiansyah Tutup Usia

    • calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Anggota DPRD Provinsi Riau dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ardiansyah tutup usia. Kabar duka ini ramai disampaikan di media sosial, Selasa (27/06/23). Berpulangnya ke Rahmatullah, Ardiansyah DPRD Riau Dapil Kampar ini, turut berdukacita juga disampaikan oleh ketua DPRD Kabupaten Kampar, Muhammad Faisal di akun Facebook. Muhammad Faisal menyampaikan turut berdukacita atas […]

  • Waspada! Lapas Banda Aceh Dijebol Lima Napi Anak,  Diburu Polisi

    Waspada! Lapas Banda Aceh Dijebol Lima Napi Anak,  Diburu Polisi

    • calendar_month Rabu, 8 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    Aceh, detak24.com– Sebanyak lima napi anak yang mendekam di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Banda Aceh melarikan diri setelah menjebol jeruji dan ventilasi kamar mandi. Kepala Kemenkumham Aceh, Meurah Budiman membenarkan adanya lima napi anak di LPKA Banda Aceh yang melarikan diri. Saat ini kelimanya tengah diburu pihak kepolisian. Meurah Budiman mengatakan selain menjebol […]

  • Maling Trafo PLN Terpergok Beraksi di Desa Pangkalan Baru Kampar 

    Maling Trafo PLN Terpergok Beraksi di Desa Pangkalan Baru Kampar 

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SIAKHULU, detak24com – Polsek Siak Hulu amankan dua  maling trafo PLN di Jalan Lintas Timur Dusun Pematang Kayuarang,  Desa Pangkalan Baru, Kampar, Selasa (170/9/24) sekira pukul 21.18 WIB. Kali ini tersangkanya adalah inisial L R (23) dan satu lagi inisial IG (24). Keduanya warga Pekanbaru. Sementara, kejadian itu terungkap atas informasi warga melalui group WhatsApp […]

  • Mobil Pajero Sport over tanki BBM diamankan polisi. F : CAKAPLAH.COM

    Mobil Mewah Modif Tangki BBM  hingga Kapasitas 500 Liter, Pantas Solar Langka!

    • calendar_month Selasa, 16 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Sebuah mobil mewah Pajero Sport warna hitam nomor polisi BK 1836 QF dengan tangki modifikasi diamankan oleh petugas kepolisian. Tangki modifikasi mobil ini diketahui bisa menampung BBM hingga kapasitas 500 liter. Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto mengatakan, Ditreskrimsus Polda Riau mendapatkan informasi tentang adanya kegiatan penyalangunaan pengangkutan bahan bakar minyak […]

  • INFO BMKG : Hingga Kini Gempa Susulan di Cianjur Capai 378 Kali

    INFO BMKG : Hingga Kini Gempa Susulan di Cianjur Capai 378 Kali

    • calendar_month Sabtu, 3 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    JAKARTA, detak24.com – Hingga Sabtu pagi, 3 Desember 2022, pukul 07.00 WIB, jumlah gempa susulan di Cianjur pasca-gempa utama 21 November lalu telah tercatat sebanyak 378 kali. Angkanya itu bertambah dari sehari sebelumnya yang mencatatkan angka 367. Mendekati tepat dua pekan sejak gempa M5,6 yang merusak dan mematikan tersebut, gempa-gempa susulan semakin lemah dan jarang. Ini seperti yang […]

expand_less