Aksi Maling Kotak Infak Masjid Terekam CCTV di Tuah Madani Pekanbaru
- account_circle Redaksi
- calendar_month 56 menit yang lalu
- print Cetak

Aksi maling kotak infak masjid terekam CCTV di Tuah Madani, Pekanbaru. f : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PEKANBARU, detak24com – Dua kotak infak di Masjid Nurul Ikhlas Tuah Madani, Jalan Sukarela, RT 001/RW 001, Kelurahan Tuah Madani, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru, dibobol pada Rabu (12/8/2026) pagi.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.02 WIB. Aksi pelaku diketahui pengurus masjid setelah dilakukan pengecekan terhadap kondisi kotak infy dan rekaman kamera pengawas (CCTV).
Fajar, Bendahara Masjid Nurul Ikhlas Tuah Madani mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengamankan rekaman CCTV yang memperlihatkan dugaan aksi pembobolan tersebut.
Menurut Fajar, dalam rekaman yang berhasil tersimpan, pelaku terlihat melakukan aksinya seorang diri.
Ia berharap jamaah dan masyarakat yang mengenali identitas orang yang terekam dalam CCTV agar menyampaikan informasi kepada pengurus masjid.
“Kami harapkan kepada jamaah dan masyarakat yang mengenali identitas pelaku dalam rekaman CCTV tersebut agar segera melapor kepada pengurus masjid,” harapnya.
Ketua RW setempat, H Baali juga mengungkapkan adanya kondisi lain yang ditemukan dalam peristiwa tersebut. Menurutnya, MCB (miniature circuit breaker) sempat dimatikan sehingga CCTV juga ikut tidak berfungsi.
“MCB dimatikannya, sehingga CCTV juga ikut mati,” ungkapnya.
Kondisi tersebut membuat CCTV tidak dapat merekam seluruh rangkaian kejadian. Namun, terdapat bagian rekaman yang berhasil tersimpan dan kini telah diamankan pengurus masjid.
Pengurus kemudian menyebarkan gambar yang diduga merupakan pelaku kepada jamaah dan masyarakat sekitar dengan harapan dapat membantu mengungkap identitas yang bersangkutan.
Sementara, Ketua Masjid Nurul Ikhlas Tuah Madani Dr Masyhuri, menyayangkan masjid menjadi sasaran aksi pencurian. Ia berharap aparat penegak hukum dapat segera menindaklanjuti kejadian tersebut.
“Kami pengurus menyayangkan masjid dijadikan objek pencurian. Kita berharap kepada aparat dapat bertindak cepat, apalagi sudah viral bukti rekaman CCTV yang dapat dijadikan acuan dalam menegakkan hukum untuk memberikan efek jera kepada pelaku, supaya tidak terjadi lagi di rumah-rumah ibadah di tempat lain,” ujar Masyhuri.
Menurutnya, aksi pencurian di lingkungan rumah ibadah bukan merupakan kejadian yang baru. Ia menyebut kasus serupa cukup sering terdengar, mulai dari pembobolan kotak infak hingga pencurian sepeda motor di lingkungan masjid.
“Karena ini bukan hanya terjadi sekali dua kali, tetapi sudah sering kita dengar, baik pembobolan kotak infak maupun pencurian sepeda motor di lingkungan masjid,” lanjutnya.
Masyhuri berharap penanganan terhadap kasus tersebut dapat dilakukan secara serius sehingga memberikan rasa aman bagi jamaah dan pengurus masjid. Selain itu, ia berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi di masjid maupun rumah ibadah lainnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pengurus Masjid Nurul Ikhlas Tuah Madani masih berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menindaklanjuti kejadian tersebut.
Pengurus juga berharap rekaman CCTV yang telah diamankan dapat membantu aparat dalam mengungkap dugaan pelaku dan memproses kasus tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku, seperti diwartakan halloriau. (*)
Editor : Kar












