Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Nasional » OTT di Kuansing Perihal Suap Jabatan, KPK Amankan 10 Orang, Bupati dan Sekda Kabur 

OTT di Kuansing Perihal Suap Jabatan, KPK Amankan 10 Orang, Bupati dan Sekda Kabur 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KUANSING, detak24com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 10 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kuansing, Riau, Senin (29/06/26).

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, membenarkan adanya kegiatan penindakan tersebut. Menurutnya, para pihak diamankan dari sejumlah lokasi yakni di Kuansing dan Jakarta.

Dia mengatakan, dari 10 orang yang diamankan, lima telah dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut di gedung Merah Putih KPK.

“Benar, tim KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Saat ini para pihak masih dalam proses pemeriksaan,” ujarnya, Selasa (30/06/26).

Dari total 10 orang itu terdiri atas tiga pihak swasta, satu aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kuansing, dan satu orang lainnya masih memiliki hubungan keluarga dengan pejabat negara yang diyakini istri Bupati Suhardiman Amby.

Selain mengamankan para pihak, penyidik juga menyita sejumlah barang bukti. Antara lain dokumen dan bukti elektronik transaksi keuangan, serta satu unit mobil Pajero yang diduga digunakan dalam praktik dugaan suap.

Budi menjelaskan bahwa perkara tersebut diduga berkaitan dengan suap terkait pengisian jabatan di lingkungan pemerintahan daerah.

Namun, KPK masih melakukan pendalaman terhadap peran masing-masing pihak serta menelusuri aliran dana yang ditemukan dalam operasi tersebut.

“Pemeriksaan masih berlangsung untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan,” imbuhnya.

Sesuai ketentuan hukum acara, KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan, apakah akan ditetapkan sebagai tersangka atau dilepaskan setelah proses pemeriksaan awal.

Hingga berita ini diturunkan, KPK belum merinci identitas pihak-pihak yang diamankan maupun konstruksi lengkap perkara yang tengah diusut. Proses pemeriksaan masih berlangsung di Gedung Merah Putih KPK.

Dalam penindakan ini, KPK telah menyegel sejumlah ruangan di Kantor Bupati Kuansing. Di setiap segel tertera tulis tangan penyidik dengan tulisan tanggal dan waktu penyegelan, Selasa, 30 Juni 2026.

Ruangan yang disegel meliputi ruang kerja Bupati Kuansing, ruang rapat bupati, ruang kerja Wakil Bupati Muhklisin, ruang kerja Sekretaris Daerah Zulkarnain, hingga ruang kerja Asisten I Setdakab Kuansing Fahdiansyah.

Di tengah berkembangnya kabar tersebut, keberadaan Bupati Kuansing Suhardiman Amby masih belum diketahui. Ada yang menyebut di Mako Brimob dan ada yang di Mapolda Riau.

Imbau Bupati dan Sekda Menyerah 

Terkait dugaan Bupati Kuansing Suhardiman Amby dan Sekdakab menghilang, ia mengimbau agar keduanya menyerah diri.

Imbauan itu disampaikan setelah penyidik belum mengetahui keberadaan keduanya pasca operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, Senin (29/6/2026).

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, mengatakan keterangan Suhardiman dan Zulkarnain dibutuhkan untuk mengusut dugaan tindak pidana korupsi yang tengah ditangani lembaga anti rasuah tersebut.

“Kami juga ingin menyampaikan, KPK mengimbau kepada Bupati dan Sekda Kabupaten Kuantan Singingi agar kooperatif dan menyerahkan diri ke KPK karena keterangan dari Bupati dan juga Sekda dibutuhkan dalam proses hukum yang sedang berjalan di KPK saat ini,” kata Budi, Selasa (30/6/2026).

Menurut Budi, hingga Selasa sore penyidik belum berhasil menemukan keberadaan kedua pejabat tersebut. Karena itu, KPK kembali meminta keduanya bersikap kooperatif agar proses penegakan hukum dapat berjalan lancar.

“Untuk informasi detail lokasi yang bersangkutan sampai saat ini kami belum menemukan. Sehingga kami mengimbau agar yang bersangkutan bisa kooperatif dan menyerahkan diri,” tambahnya, seperti diwartakan cakaplah. (*)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hendak Melayat ke Rumah Kepsek, 11 Guru Tewas Ditabrak Truk Pasir 

    Hendak Melayat ke Rumah Kepsek, 11 Guru Tewas Ditabrak Truk Pasir 

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PURWOREJO, detak24com – Sebanyak 11 guru dilaporkan tewas saat melayat ke rumah kepala sekolah. Rombongan cik gu malang itu ditabrak truk pasir saat di perjalanan. Informasi dirangkum Rabu (14/05/25), diketahui kecelakaan maut itu terjadi pada Rabu (70/05/25) siang. Saat itu angkot berisi rombongan guru SD Islam Tahfidz Qur’an As Syafi’iyah yang hendak melayat ke rumah […]

  • TOLAK Berzinah, Pria Seberida Bunuh Kakak Ipar

    TOLAK Berzinah, Pria Seberida Bunuh Kakak Ipar

    • calendar_month Rabu, 22 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    INHU, detak24.com – Seorang pria di Sungai Arang, Kecamatan Seberida Inhu bernama Lukman (34) kalap dan membunuh YM (35) karena menolak berzinah. Sebelum menghabisi nyawanya kakak iparnya itu, tersangka berusaha hendak memerkosa korban, namun gagal. Tersangka ditangkap sekitar 8 jam setelah kejadian. Usai membunuh korban, tersangka sempat kabur dan bersembunyi. “Alhamdulillah, dalam tempo kurang dari […]

  • Cristiano Ronaldo

    CRISTIANO RONALDO Didapuk Jadi Kapten Setan Merah

    • calendar_month Senin, 7 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    PESEPAKBOLA dunia asal Portugal Cristiano Ronaldo dapat kepercayaan dari Erik Ten Hag lagi menjadi kapten Manchester United pada pekan ke-15 Liga Inggris 2022/2023 menghadapi Aston Villa di Villa Park, Ahad (06/11/22). Keputusan memberi ban kapten kepada Ronaldo memang sudah lama tidak terjadi. Ronaldo tidak menjadi pilihan kapten di Man United, tidak seperti di timnas Portugal […]

  • MELESET! Pria Kampar Gauli Adik Ipar, Berkali-kali Pulak Tuh 

    MELESET! Pria Kampar Gauli Adik Ipar, Berkali-kali Pulak Tuh 

    • calendar_month Kamis, 19 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    KAMPAR, detak24.com – Seorang pria bernama Suprayitno (35) mendekam di balik jeruji besi lantaran mencabuli ABG, notebene adik iparnya sendiri. Kejadian tersebut dia lakukan hingga berkali-kali. Kapolsek Kampar Kiri Hilir, AKP Elva Hendri mengungkapkan, aksi pelaku terhadap korban masih di bawah umur itu terjadi di Desa Penghidupan, Kecamatan Kampar Kiri Tengah. “Iya, kita sudah terima […]

  • Warga Kualu Kampar Laporkan Penyidik Polda Riau ke Mabes Polri, Ini Kasusnya 

    Warga Kualu Kampar Laporkan Penyidik Polda Riau ke Mabes Polri, Ini Kasusnya 

    • calendar_month Jumat, 6 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Ibu kandung Jamaluddin (alm), korban penganiayaan hingga tewas di Desa Kualu, Kecamatan Tambang, Kampar melaporkan penyidik Polda Riau ke Bareskrim Mabes Polri. Zahara, ibu kandung almarhum kecewa terhadap kinerja Polda Riau yang dianggap tidak profesional dalam menangani kasus kematian Jamaluddin, pada 8 September 2024. Penyidik tak kunjung menangkap pelaku yang masih bebas […]

  • Karutan dan Kadis Perikanan Panen Lele di Rutan Dumai, Lifeskill Warga Binaan

    Karutan dan Kadis Perikanan Panen Lele di Rutan Dumai, Lifeskill Warga Binaan

    • calendar_month Kamis, 6 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    DUMAI, detak24.com – Jeruji bukan sebuah halangan untuk mengembangkan kreatifitas dan kemampuan. Malahan sebaliknya, para napi dituntut untuk bisa berkarya saat mengikuti rehabilitasi tersebut. Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Dumai atau napi terus menggali keterampilan dalam berbagai bidang. Salah satunya melalui budidaya ikan lele.  Dengan membudidayakan ikan lele, WBP terus kembali memanen […]

expand_less