TOLAK Berzinah, Pria Seberida Bunuh Kakak Ipar
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rabu, 22 Mar 2023
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INHU, detak24.com – Seorang pria di Sungai Arang, Kecamatan Seberida Inhu bernama Lukman (34) kalap dan membunuh YM (35) karena menolak berzinah.
Sebelum menghabisi nyawanya kakak iparnya itu, tersangka berusaha hendak memerkosa korban, namun gagal. Tersangka ditangkap sekitar 8 jam setelah kejadian.
Usai membunuh korban, tersangka sempat kabur dan bersembunyi. “Alhamdulillah, dalam tempo kurang dari 8 jam, kasus ini berhasil kita ungkap dan mengamankan pelaku berinisial LK warga Dusun Sungai Arang,” kata Kapolres Inhu, AKBP Dody Wirawijaya, dikutip Rabu (22/03/23).
Kasus ini berawal saat warga menemukan jasad wanita di depan rumah kosong di Desa Sungai Arang Kecamatan Seberida. Saat ditemukan kondisi korban penuh luka di bagian wajah.
Dimana saat itu ada dua orang penggembala melintas di lokasi. Dua penggembala itu pun melaporkan hal itu ke warga. Belakangan diketahui bahwa korban adalah YM. Kasus ini dilaporkan ke pihak berwajib. Polisi pun mencari siapa pelakunya.
“Dari hasil visum, diketahui korban mendapat kekerasan dan mengalami luka bekas hantaman benda tumpul, tengkorak bagian belakang retak, kulit terkelupas akibat diseret, luka lebam di bagian punggung dan kening serta hidung mengeluarkan buih,” tegasnya.
Setelah mengetahui pelakunya, polisi pun menangkap Lukman. Awalnya Lukman sempat berkelit kalau dia pelaku pembunuhan. Dia pun akhirnya mengakuinya.
“Dimana pada 20 Maret 2023, dia mengikuti kakak iparnya yang baru keluar dari rumah untuk bekerja sebagai buruh. Suami dari YM tidak bisa menafkahi karena sedang di penjara,” jelas Kapolres.
Sekitar 100 meter meninggalkan rumah, Lukman menghalang dan meminta berhubungan intim. Korban pun menolaknya. YM berusaha mempertahankan kehormatannya. Tidak terima ditolak, pelaku menyerang korban dengan batu, seperti yang dilansir dari sindonews.
“Pelaku mengambil sebongkah batu dan memukul kepala korban bagian belakang berkali-kali. Korban dan diseret sejauh sekitar 10 meter, tepatnya di depan rumah kosong. Pelaku mengambil handphone milik korban dan meninggalkan korban yang sudah tidak bernyawa,” tukasnya. (halloriau)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com












