Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » DPRD Minta Pemprov Sulsel Lawan Praktik Mafia Tanah di CPI

DPRD Minta Pemprov Sulsel Lawan Praktik Mafia Tanah di CPI

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 25 Nov 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

detak24.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) didesak untuk melawan praktik mafia tanah, menyusul salah satu aset pemerintah di wilayah reklamasi Center Poin of Indonesia (CPI) Jalan Metro Tanjung telah diambil pihak swasta melalui eksekusi oleh Pengadilan Negeri (PN) Makassar.

“Itu bagian dari kerja-kerja mafia tanah. Pemprov tidak boleh tinggal diam melihat persoalan ini. Biro hukum harus segera mengambil langkah hukum untuk mengajukan PK (Peninjauan Kembali),” ujar Ketua Komisi A DPRD Sulsel Selle KS Dalle, di Kantor DPRD Sulsel, Makassar, Kamis (25/11) seperti dilansir Antara.

Ia menjelaskan, tanah yang diklaim pihak swasta itu berada di tanah tumbuh sebelum adanya reklamasi. Bahkan, Pemprov Sulsel telah memverifikasinya sebagai aset. Tetapi belakangan ada pihak swasta mengklaim lahan tersebut miliknya, bahkan dimenangkan pengadilan.

Permasalahan utama dalam kasus itu, kata Selle, karena pihak pengembang reklamasi CPI, PT Ciputra Grup, sampai saat ini belum memenuhi kewajibannya menunjukkan di mana letak lahan pengganti pada lahan tumbuh yang bermasalah tersebut.

“Bisa-bisanya itu tanah tumbuh dikalahkan (dimenangkan swasta). Setahu saya, tanah tumbuh itu ada sebelum reklamasi, kenapa ada punya. Tiba-tiba juga ada putusan pengadilan, ini jelas akal-akalan,” ujar dia pula.

Ia menduga, pengambilan lahan itu adalah pola-pola permainan praktik mafia tanah. Lahan itu kemudian coba dimainkan untuk menghindari tanggung jawab dari pemerintah setempat.

“Ini kan menjadi isu nasional selama ini. Bahwa tidak ada tempat bagi mafia tanah, termasuk penegasan KPK. Seluruh pemangku kepentingan yang berkaitan langsung masalah tanah harus berkomitmen bersama,” ujar Selle.

Pihaknya berharap, mudah-mudahan pola-pola lama diduga dimainkan orang dalam pemerintahan dan instansi pertanahan sudah ditinggalkan, atau tidak terindikasi 'bermain mata', sebab konsekuensi hukumnya jelas bila terlibat.

Sebelumnya, tim eksekutor PN Makassar mengeksekusi lahan yang diklaim milik Pemprov Sulsel seluas 1,5 hektare, di kawasan Center Poin of Indonesia (CPI), Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar, Sulawesi Selatan pada Rabu, 24 November 2021.

Eksekusi lahan di Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, bahkan nyaris terjadi kericuhan antara para pihak yang saling klaim.

Penggugat yakni PT Gihon Abadi Jaya mengklaim lahan itu miliknya, setelah memenangkan gugatan dengan mengalahkan Pemprov Sulsel atas dasar kepemilikan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) di tingkat pengadilan. [bal]

Sumber: Merdeka

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • NAIF! Kepala Dusun di Kampar Terciduk Jual Sabu

    NAIF! Kepala Dusun di Kampar Terciduk Jual Sabu

    • calendar_month Selasa, 16 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    KAMPAR, detak24com – Bukan mengayomi, oknum kepala dusun inisial AS (41) ini malahan jual sabu pada warganya. Tersangka beralamat di Desa Beringin, Kecamatan Tapung Hilir Kampar bersama seorang lainnya inisial IA (20) akhirnya diciduk polisi. Informasi dirangkum Selasa (16/05/23), penangkapan ini berawal, sekitar pukul 10.30 WIB, Kapolsek Tapung Hilir AKP M Simanungkalit SH MH mendapatkan […]

  • Pelaku Tetangga Korban, Kalimat Ini Pemicu Pembunuhan Emak Emak Pemilik Warung di Dumai

    Pelaku Tetangga Korban, Kalimat Ini Pemicu Pembunuhan Emak Emak Pemilik Warung di Dumai

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Polisi menangkap pemuda berinisial WAS (27), tersangka pembunuhan emak emak pemilik warung di Dumai. Kekesalan pelaku bermula dari kalimat yang dilontarkan korban. ‘Gimana itu utang mamak? Sudah lama ini, jangan tahunya ngambil saja kau’. Dua kalimat tersebut membuat tersangka WAS kalap. Dengan nekat, ia menghabisi nyawa Munasiah (56), janda yang juga tetangganya. […]

  • Pak Tarno Sangka Anderson Dirinya, Pertama Lihat Video

    Pak Tarno Sangka Anderson Dirinya, Pertama Lihat Video

    • calendar_month Minggu, 8 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    PAK Tarno mengaku sangat kaget mengetahui dirinya viral karena disebut mirip Anderson Paak. Bahkan awalnya, ia benar-benar mengira bahwa Anderson Paak adalah dirinya saat melihat video musisi Amerika Serikat tersebut di acara Met Gala. “Iya aku juga kaget, dikira saya. Awalnya kaget, kok saya bisa ada di situ (Met Gala),” kata Pak Tarno kutip, Ahad […]

  • Heboh Polwan Bunuh Suami, Leher Korban Terikat di Bawah Batang Kayu 

    Heboh Polwan Bunuh Suami, Leher Korban Terikat di Bawah Batang Kayu 

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    LOMBOK, detak24com – Seorang Polwan bernama Briptu Rizka Sintiyani jadi tersangka pembunuhan suaminya Brigadir Esco Faska Relly, anggota Intel Polsek Sekotong, Lombok Barat, NTB. Kabid Humas Polda NTB, Kombes Mohammad Kholid mengatakan Bripka Rizka ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan hasil gelar perkara pada Jumat (19/09/25) lalu. Baca juga : Viral Bokep Sahroni dengan Nafa Urbach, Fakta atau […]

  • Menkes: Risiko Terbesar Omicron di RI dari Hong Kong, Italia dan Inggris

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    detak24.com – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, Hong Kong memiliki risiko paling besar sebagai sumber kasus impor varian virus Corona baru berjenis Omicron ke Indonesia. Sebab, intensitas penerbangan dari wilayah itu ke Tanah Air tercatat paling sering ketimbang negara lain yang telah mengumumkan temuan kasus infeksi Omicron. “Risiko terbesar ada dari Hong Kong, […]

  • Beraksi di Jayamukti Dumai, Maling Hp Kabur ke Bathin Solapan

    Beraksi di Jayamukti Dumai, Maling Hp Kabur ke Bathin Solapan

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Maling Hp warga Jalan Janur Kuning Dumai berinisial BA (23), dicokok di Desa Batang Dui Bathin Solapan. Informasi dirangkum, Kamis (18/07/24), tersangka BA dibekuk di rumah orangtuanya, Rabu (17/07/24). Maling Hp itu sebelumnya beraksi di Jalan Janur Kuning Dumai, saat pemilik rumah tertidur lelap. Kapolsek Dumai Timur Kompol Abdul Rahman mengatakan, kejadian […]

expand_less