Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Peristiwa » Mencekam, Ribuan Warga Kepung Rumah Kades Pulau Permai Kampar, Ada Teriakan Jhonery Seperti Walid 

Mencekam, Ribuan Warga Kepung Rumah Kades Pulau Permai Kampar, Ada Teriakan Jhonery Seperti Walid 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAMPAR, detak24com Suasana mencekam terjadi di Desa Pulau Permai, Kecamatan Kampar. Ribuan warga setempat mendatangi kediaman Kades Jhonery, Rabu (14/05/25) malam.

Mereka menuntut pertanggungjawaban terkait dugaan Kades menghamili seorang wanita.

Aksi massa yang dipenuhi emosi ini diwarnai teriakan-teriakan dan sorakan bernada sindiran kepada sang Kades. Beberapa warga bahkan meneriakkan kalimat “Walid nak Dewi,” sebuah ungkapan melambangkan perilaku si Kades seperti Walid dalam serial Bidaah.

Baca juga : Polisi Bongkar Sindikat Narkoba di Gunung Sahilan Kampar, Enam Dibekuk 

Warga Bopong Jenazah dari  Kebun Sawit di Kampar, Ambulans Tak Kunjung Datang

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaan mendalam atas perilaku kepala desa tersebut. Ia berharap peristiwa ini menjadi perhatian Bupati Kampar.

Sementara itu, wanita yang dikabarkan menjadi kekasih kepala desa, sebut saja Mawar, memberikan keterangan terkait hubungannya dengan Jhonery. Kepada awak media, Mawar mengaku bahwa awalnya sang kepala desa bersedia bertanggung jawab atas kehamilannya.

“Awalnya dia kan mau tanggung jawab, pernah dia sempat minta gugurkan, dibawahnya cari klinik tapi saya gak minum obatnya. Cuman saya bilang aja, iya sudah saya minum gitu aja kan tapi saya gak minum. Kata dia kalo gak mau gugurkan dia siap untuk bertanggung jawab. Dia mengakui kalau itu anak dia,” ungkap Mawar.

Namun, komunikasi antara keduanya kemudian terputus sejak Desember 2024. Mawar mengaku sempat menghubungi Jhonery melalui pesan singkat beberapa hari terakhir untuk memberitahukan kondisinya yang masih hamil.

“Udah saya sampaikan kalau saya masih hamil, cuman dia gak ada respon. Pernah saya minta uang sama dia untuk periksa, Kata dia mau transfer tapi gak juga dan gak ada lagi istilahnya ngasih duit untuk makan, untuk apa gak ada lagi,” lanjutnya.

Mawar juga menyayangkan adanya informasi yang beredar bahwa Jhonery menyangkal adanya hubungan dengan dirinya. Ia menceritakan awal perkenalannya dengan sang kepala desa pada Oktober 2024.

“Kami satu kampung, awal berhubungan dengan dia bulan Oktober 2024. Saat itu saya dibawah ke tempat ruko dia di Sungai Linang. Setalah itu dibawanya ke rumah sini, mandi di sini. Habis itu baru pergi di antar ke kos saya di Pekanbaru,” jelasnya.

Lebih lanjut, Mawar mengaku tidak mengetahui status pernikahan Jhonery, karena rayuan dan janji tanggung jawab yang diucapkan sang kepala desa.

Mawar mengataka, bahwa dia mengetahui kalau sang kepala desa sudah beristri, namun karena bujuk rayu sang kades akhirnya dia mau menjalin asmara dengan kepala desa.

“Katanya dia mau tanggung jawab, diapun udah mengakui kalo ini anak dia Diiming-imingi tanggung jawab, mau menikahi,” tuturnya.

Saat ini, usia kandungan Mawar telah memasuki tujuh bulan.

Mengenai aksi warga yang terjadi pada malam itu, Mawar mengaku tidak mengetahui pemicunya secara pasti.

“Saya pun gak tahu, dari kemarin pihak keluarga saya memang ada nelpon nanya-nanya lagi diman. Dibilang juga sama kakak, ini orang di kampung masih heboh masalah kamu. Sempat saya takut pulang ke sini karena memikirkan orangtua saya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Jhonery saat dikonfirmasi membenarkan adanya kedatangan warga ke rumahnya. Ia menjelaskan bahwa kedatangan warga tersebut terkait dengan tuntutan seorang wanita yang mengaku hamil olehnya dan meminta untuk dinikahi malam itu juga.

“Ada yang mengaku hamil oleh Kades, jadi dia menuntut malam ini untuk dinikahi. Mana bisa seperti itu, dites DNA dulu, dimediasi dulu atau diperiksa dulu,” tegas Jhonery.

Lebih lanjut, dia membantah pengakuan Mawar dan menyatakan bahwa wanita tersebut masih memiliki suami.

“Padahal dia ada suami. Saya tidak pernah mengakui kalau itu anak saya,” kata Jhonery.

Saat disinggung terkait pengakuan Mawar sudah berhubungannya sejak bulan 10 tahun 2024, Jhonery mengaku itu bohong.

“Sedangkan kemarin kami cari, dia dengan suaminya. Cewek ini punya suami,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi lebih lanjut mengenai langkah mediasi atau tindakan hukum terkait permasalahan ini. Suasana di sekitar kediaman kepala desa terpantau masih ramai oleh warga, dikutip dari haluanriau. (Red)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • SIMAK INFO Pengumuman Kuota Sekolah SNBP 2023, Sudah Bisa Diakses Lho!

    SIMAK INFO Pengumuman Kuota Sekolah SNBP 2023, Sudah Bisa Diakses Lho!

    • calendar_month Kamis, 29 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    DETAK24.COM – Pengumuman kuota sekolah SNBP 2023 (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi) sudah bisa diakses di laman snpmb.bppp.kemdikbud.go.id. Kuota sekolah SNBP 2023 sudah dapat diakses mulai Rabu (28/12/22). Pengumuman kuota sekolah SNBP 2023 ini, untuk layanan masa sanggah kuota dibuka hingga 17 Januari 2023. SNBP adalah sistem baru Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) yang penilaiannya […]

  • Kenagarian Nan Tujuah Palupuah Gelar Pentas Seni Budaya Selama Dua Hari 

    Kenagarian Nan Tujuah Palupuah Gelar Pentas Seni Budaya Selama Dua Hari 

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PALUPUAH, detak24com – Pemerintah Kenagarian Nan Tujuah, Kecamatan Palupuh, Agam mengelar pentas seni budaya tahun 2026 selama dua hari. Hal tersebut guna melestarikan seni budaya daerah adat Minangkabau. Acara tersebut dihadiri oleh Asisten 1 Setdakab Agam Yunilson, mewakili Bupati Agam H Benni Warlis. Dalam sambutannya, Yunilson mengatakan kegiatan pentas seni budaya sejalan dengan Bupati Agam, […]

  • Pasangan Airlangga-Khofifah Unggul, Survei LSI

    Pasangan Airlangga-Khofifah Unggul, Survei LSI

    • calendar_month Jumat, 14 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    JAKARTA, detak24.com – Hasil survei LSI, nama Airlangga Hartarto paling banyak diinginkan jadi presiden. Yakni, dengan total 26,1 persen responden. Disusul, Prabowo Subianto sebanyak 24,2 persen, dan Ganjar Pranowo 10,1 persen. “Andika Perkasa dipilih sebanyak 6,2 persen, Anies Baswedan dipilih sebanyak 4,7 persen, Puan Maharani dipilih sebanyak 3,6 persen, dan yang tidak memilih sebanyak 25,1 […]

  • DUA Mahasiswa Unri Tewas Saat KKN, Rektor Ucapkan Belasungkawa

    DUA Mahasiswa Unri Tewas Saat KKN, Rektor Ucapkan Belasungkawa

    • calendar_month Senin, 10 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Rektor Unri Rektor Unri, Prof Dr Sri Indarti mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya dua mahasiswa saat menuju KKN di Lipat Kain, Kampar. Kabar duka dari civitas akademika Universitas Riau (Unri) dimana dua mahasiswa Unri mengalami kecelakaan tunggal saat menuju lokasi Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) tahun 2023, Ahad (9/7/2023). Baca juga : https://detak24.com/dua-mahasiswa-kkn-unri-asal-bengkalis-tewas-di-kampar-kiri-motor-terjun-masuk-jurang Rektor […]

  • Apes! Bocah di Desa Pulau Muda Pelalawan Salah Sunat, Organnya Luka 

    Apes! Bocah di Desa Pulau Muda Pelalawan Salah Sunat, Organnya Luka 

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Seorang bocah laki-laki berinisial A, korban salah sunat oleh seorang bidan di Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Pelalawan dirujuk ke RS Eka Hospital, Pekanbaru, pada Senin (25/08/25). Rujukan ini dilakukan untuk memberikan penanganan intensif terhadap luka yang diderita pada organ vitalnya. Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Pelalawan, Asril mengungkapkan, bahwa bocah tersebut […]

  • PEMBORONG Gedung Baru SMAN 1 Tembilahan Dituntut 2,6 Tahun Penjara

    PEMBORONG Gedung Baru SMAN 1 Tembilahan Dituntut 2,6 Tahun Penjara

    • calendar_month Kamis, 5 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com  – Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut empat terdakwa dugaan korupsi pembangunan gedung SMAN 1 Tembilahan, Inhil Tahun 2017 dengan hukuman berbeda. Para terdakwa, yakni Khairil Anwar selaku mantan Kabid SMA Disdik Provinsi Riau tahun 2017, Dian Anggriani selaku Direktur CV Rejaya Anugrah, M Faisal Lufti selaku Pelaksana Lapangan CV Rejaya Anugrah, dan Syamsudin […]

expand_less