Berkendara Sambil Standing, Remaja Jatuh dan Hilang di Sungai Kampar
- account_circle Redaksi
- calendar_month 3 jam yang lalu
- print Cetak

Polisi melakukan olah TKP pengendara jatuh saat standing di jembatan Rantau Berangin, Kampar. f : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KAMPAR, detak24com – Seorang pemuda bernama Rifky (21) dilaporkan hilang setelah terjatuh ke Sungai Kampar dari Jembatan Rantau Berangin, Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Selasa (14/07/26) malam sekitar pukul 22.00 WIB.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, sebelum terjatuh korban diduga melakukan standing atau mengangkat roda depan sepeda motor saat melintas di atas Jembatan Rantau Berangin yang membentang sekitar 200 meter di atas Sungai Kampar.
Kasat Lantas Polres Kampar AKP Wulan Afdhalia Ramdhani, mengatakan bahwa penyebab pasti kejadian masih dalam penyelidikan. Namun, hasil pemeriksaan sementara mengarah pada dugaan korban kehilangan kendali saat melakukan aksi tersebut.
“Berdasarkan keterangan saksi, korban melakukan standing, kemudian hilang kendali, menabrak pembatas jembatan, lalu terjatuh ke Sungai Kampar bersama sepeda motornya,” ujar Kasat, Rabu (15/07/26).
Usai menerima laporan, Unit Gakkum Satlantas Polres Kampar langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari para saksi.
“Setelah kejadian, anggota kami bersama tim gabungan dan warga langsung melakukan pencarian terhadap korban. Namun hingga saat ini korban belum ditemukan,” katanya.
Sementara, Kantor SAR Kelas A Pekanbaru juga mengerahkan satu tim Rescue setelah menerima laporan dari Kepala Dusun Merangin pada Selasa malam.
Kepala Kantor SAR Kelas A Pekanbaru Budi Cahyadi, mengatakan bahwa operasi pencarian dilakukan bersama tim gabungan yang terdiri atas Basarnas Pekanbaru, BPBD Kabupaten Kampar, kepolisian, serta masyarakat.
“Hingga saat ini korban masih dalam pencarian. Kami bersama unsur SAR gabungan terus menyisir Sungai Kampar dan mengimbau seluruh personel serta masyarakat yang terlibat agar selalu mengutamakan keselamatan selama operasi berlangsung,” ujar dia.
Tim SAR memfokuskan pencarian di sekitar lokasi korban diduga terjatuh dengan melakukan penyisiran di aliran Sungai Kampar.
Budi menyatakan tim akan berusaha maksimal melakukan pencarian hingga korban ditemukan sesuai dengan prosedur operasi pencarian dan pertolongan yang berlaku.
“Kami juga mengharapkan dukungan masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan korban agar segera melaporkannya kepada petugas di lapangan,” pintanya.
Hingga berita ini diterbitkan, korban belum berhasil ditemukan. Tim gabungan masih terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Kampar, seperti diwartakan cakaplah. (*)
Editor : kar











