Pasangan Airlangga-Khofifah Unggul, Survei LSI
- account_circle Redaksi
- calendar_month Jumat, 14 Okt 2022
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, detak24.com – Hasil survei LSI, nama Airlangga Hartarto paling banyak diinginkan jadi presiden. Yakni, dengan total 26,1 persen responden. Disusul, Prabowo Subianto sebanyak 24,2 persen, dan Ganjar Pranowo 10,1 persen.
“Andika Perkasa dipilih sebanyak 6,2 persen, Anies Baswedan dipilih sebanyak 4,7 persen, Puan Maharani dipilih sebanyak 3,6 persen, dan yang tidak memilih sebanyak 25,1 persen,” kata Direktur Eksekutif LSI Albertus Dino dalam keterangan tertulis, Kamis (13/10).
Survei yang dilakukannya kemudian juga melakukan simulasi pasangan capres dan cawapres yang paling diinginkan publik. Hasilnya pasangan Airlangga Hartarto- Khofifah Indar Parawansa mendapat 28,6 persen suara responden. Lalu Ganjar Pranowo-Puan Maharani dipilih sebanyak 20,1 persen.
“Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar dengan dipilih sebanyak 19,2 persen. Pasangan Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono dipilih sebanyak 15,7 persen dan yang tidak memilih sebanyak 16,4 persen,” paparnya.
Kesimpulan temuan survei, Airlangga Hartarto memiliki tingkat kepercayaan publik sangat tinggi di atas 80 persen terhadap pemerintahan Jokowi dalam menghadapi dampak gelapnya ekonomi global terhadap perekonomian nasional.
“Airlangga Hartarto merupakan tokoh atau menteri yang diberi tugas oleh Presiden Jokowi untuk mengurusi perekonomian nasional. Serta di sisi lain Airlangga Hartarto dinilai merupakan sosok yang memiliki kriteria untuk melanjutkan program program pembangunan presiden Jokowi,” ucapnya.
Survei dilakukan pada tanggal 30 September sampai 10 Oktober 2022 di 420 Kabupaten/ kota di 34 Provinsi. Populasi survei berasal dari Warga Negara Indonesia (WNI) yang sudah berusia 17 tahun, dengan jumlah sampel 2.280 responden.
Hasil survei diperoleh melalui teknik pengambilan sampel secara acak bertingkat atau multi-state random sampling dengan margin of error sekitar 2,05 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.(RMOL/cakaplah)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com











