Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Riau » Ungkap Korupsi Rp 9,5 Miliar, Jaksa ‘Obrak-abrik’ Kantor Disdik Riau 

Ungkap Korupsi Rp 9,5 Miliar, Jaksa ‘Obrak-abrik’ Kantor Disdik Riau 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Kejati Riau menyita tiga kotak dokumen serta sejumlah barang bukti elektronik dalam penggeledahan sekitar 6 jam di kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau, Kamis (23/07/26).

Penggeledahan dilakukan untuk melengkapi alat bukti kasus dugaan korupsi proyek pengadaan perangkat kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan interactive flat panel (smart board) tahun 2024.

Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Riau melakukan penggeledahan dari pukul 09.00 WIB. Sekitar pukul 15.06 WIB, penyidik keluar dari ruang pemeriksaan.

Penyidik yang mengenakan rompi warna merah hitam bertuliskan ‘Satuan Khusus Pemberantasan Korupsi’ membawa tiga box kontainer transparan.

Kasi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Riau Zikrullah, mengatakan bahwa tim penyidik menggeledah ruang Bidang Pembinaan SMA dan sejumlah ruang staf di lingkungan Disdik Riau.

Menurutnya, penyidikan difokuskan pada dugaan penyimpangan dalam proyek pengadaan teknologi pendidikan berbasis AI.

“Terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan alat pembuatan kecerdasan buatan (artificial intelligence) atau pengadaan interactive flat panel pada Dinas Pendidikan Provinsi Riau Tahun Anggaran 2024,” ujarnya.

Dari lokasi, penyidik membawa tiga kotak dokumen dan sejumlah alat bukti elektronik yang diduga berkaitan dengan perkara.

“Penggeledahan tadi penyidik berhasil mengamankan dokumen kemudian alat bukti elektronik. Dokumen berjumlah tiga kotak yang berhasil disita oleh teman-teman penyidik tindak pidana khusus Kejaksaan Tinggi Riau,” ungkapnya.

Seluruh barang bukti tersebut akan dianalisis untuk memperkuat konstruksi perkara sekaligus menelusuri pihak-pihak yang diduga bertanggung jawab.

Dia menegaskan, perkara tersebut telah memasuki tahap penyidikan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) Nomor Print-05/L.4/Fd.2/07/2026 tertanggal 15 Juli 2026.

Hingga kini belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka. Menurutnya, penyidik masih mengumpulkan bukti-bukti untuk membuat terang tindak pidana.

“Kita masih proses penyidikan untuk siapa yang bertanggung jawab terhadap dugaan tindak pidana korupsi ini. Tentunya penyidik terus saat ini melakukan pemenuhan alat bukti,” tutur Zikrullah.

Dalam proses penyidikan, Kejati Riau juga telah memeriksa sejumlah saksi. Namun, identitas maupun jumlah saksi belum dipublikasikan karena penyidikan masih berada pada tahap awal.

“Untuk saksi tentunya sudah ada beberapa saksi dilakukan pemeriksaan, akan tetapi belum bisa kita ungkapkan. Karena masih proses penyidikan awal,” katanya.

Terkait kerugian negara, Kejati Riau masih menunggu hasil penghitungan. Meski demikian, nilai proyek yang menjadi objek penyidikan diperkirakan mencapai sekitar Rp 9,5 miliar.

“Kalau untuk nilai kerugian belum, cuma nilai kegiatan kurang lebih Rp 9,5 miliar,” ujarnya.

Sementara itu, saat ditanya mengenai pemeriksaan terhadap Kadisdik Riau, ia memastikan hingga saat ini yang bersangkutan belum dimintai keterangan, seperti diwartakan cakaplah. (*)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • KORBAN Dibacok dan Diikat, Pria di Semunai Pinggir Kalap Pergoki Istri Selingkuh

    KORBAN Dibacok dan Diikat, Pria di Semunai Pinggir Kalap Pergoki Istri Selingkuh

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PINGGIR, detak24com – Eko Andrianto (36), warga Desa Semunai, Kecamatan Pinggir membacok Untung (36). Pelaku kalap pergoki korban berduaan dengan istrinya dalam rumah. “Pelaku menggerebek istrinya berduaan selingkuh dengan korban (Untung). Lalu Eko emosi hingga akhirnya membacok korban,” ujar Kapolres Bengkalis AKBP Setyo Bimo Anggoro , Rabu (29/05/24). Bimo menjelaskan peristiwa itu terungkap saat kakak […]

  • Maling Gasak AC Kantor LAMR Dumai, Pelaku Diringkus di BTN Panorama 

    Maling Gasak AC Kantor LAMR Dumai, Pelaku Diringkus di BTN Panorama 

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Polisi meringkus maling kantor LAMR Dumai berinisial MNS alias T (29) di BTN Panorama, Jayamukti setelah jadi buronan lima bulan lebih, Kamis (09/07/26) malam. Kronologis kasus tersebut bermula pada Kamis (05/02/26) malam. Penjaga kantor LAMR Dumai bernama Muhammad Taufik mendapati satu unit AC Floor Standing merek Panasonic tiba-tiba sudah tercabut dan teronggok di […]

  • Polres Pelalawan Tangkap 20 Tersangka Berbagai Kasus Selama Operasi Antik, Ini Rinciannya!

    Polres Pelalawan Tangkap 20 Tersangka Berbagai Kasus Selama Operasi Antik, Ini Rinciannya!

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Polres Pelalawan menangkap 20 tersangka selama Operasi Antik 2024 dengan berbagi kasus. Pidana yang menonjol yakni narkoba dengan BB sabu 224,1 gram. Hal itu terungkap dalam gelar konferensi pers di Aula Teluk Meranti, Mapolres Pelalawan, Senin (12/08/24). Kegiatan dipimpin Kapolres Pelalawan AKBP Afrizal Asri, didampingi Kasat Reskrim AKP Kristofel, Kasat Narkoba AKP […]

  • BAWASLU Usul Pilkada 2024 Ditunda, Begini Tanggapan Mahfud MD

    BAWASLU Usul Pilkada 2024 Ditunda, Begini Tanggapan Mahfud MD

    • calendar_month Minggu, 16 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    JAKARTA, detak24com – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menyebut usulan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI terkait opsi penundaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2024 tidak relevan. “Tidak relevan. Kalau ada kesulitan lalu pilkada atau pemilu mau ditunda, ya tidak akan pernah ada pemilu,” kata Mahfud seperti dilansir Antar, Ahad (16/07/23). […]

  • POLISI Bekuk Komplotan Pemeras Toke Pupuk di Rokan IV Koto, Begini Motifnya!

    POLISI Bekuk Komplotan Pemeras Toke Pupuk di Rokan IV Koto, Begini Motifnya!

    • calendar_month Senin, 30 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHUL, detak24com – Polisi membekuk tiga orang komplotan pemeras toke pupuk di Kecamatan Rokan IV Koto, Rohul. Dalam aksinya, komplotan pemeras menuduh korban jual pupuk palsu. Kapolres Rohul melalui Kasat Reskrim AKP Raja Kosmos Parmulais, dikutip Senin (30/10/24) menerangkan, para pelaku berinisial SFL, MIS dan RS dibekuk pada Kamis (28/10/23). Sedangkan seorangnya buron berinisial AM. […]

  • Jahit Asa di Desa Petani, Pertamina Drilling Dorong UMK Bertumbuh

    Jahit Asa di Desa Petani, Pertamina Drilling Dorong UMK Bertumbuh

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    BENGKALIS, detak24.com — Di sebuah balai desa sederhana di Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, suara mesin jahit mulai terdengar bersahut-sahutan. Bukan sekadar bunyi jarum dan benang, melainkan langkah kecil menuju kemandirian ekonomi desa. PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Patalo Bumi, Desa Petani, baru saja menggulirkan Pertamina Usaha […]

expand_less