Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Inhil » PEMBORONG Gedung Baru SMAN 1 Tembilahan Dituntut 2,6 Tahun Penjara

PEMBORONG Gedung Baru SMAN 1 Tembilahan Dituntut 2,6 Tahun Penjara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 5 Okt 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com  – Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut empat terdakwa dugaan korupsi pembangunan gedung SMAN 1 Tembilahan, Inhil Tahun 2017 dengan hukuman berbeda.

Para terdakwa, yakni Khairil Anwar selaku mantan Kabid SMA Disdik Provinsi Riau tahun 2017, Dian Anggriani selaku Direktur CV Rejaya Anugrah, M Faisal Lufti selaku Pelaksana Lapangan CV Rejaya Anugrah, dan Syamsudin Sitorus sebagai Konsultan Pengawas.

JPU Ade Maulana menyatakan para terdakwa bersalah melanggar Pasal 3 juncto Pasal 18 Ayat (1) huruf a dan huruf b, Ayat (2) dan Ayat (3) UU RI Nomor: 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dengan UU RI Nomor: 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP.

Tuntutan dibacakan pada sidang di Pengadilan Tipikor Pekanbaru yang dipimpin Yuli Artha Pujoyotama, Rabu (04/10/23) petang. JPU menuntut Pelaksana Lapangan CV Rejasa Anugrah, M Faisal Lutfi, lebih tinggi dari terdakwa lain.

“Menuntut terdakwa M Faisal Lutfi dengan pidana penjara selama 2 tahun dan 6 bulan, dipotong masa tahanan sementara yang telah dijalankan,” ujar JPU.

Selain penjara, Faisal dituntut membayar denda sebesar Rp 100 juta. Dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar, maka dapat diganti dengan pidana kurungan selama 4 bulan.

Berbeda dengan Faisal, JPU menuntut tiga terdakwa lainnya yakni, Khairil Anwar, Dian Anggraini dan Syamsudin Sitorus dengan pidana penjara 1 tahun 6 bulan dan denda Rp 50 juta atau subsider 2 bulan kurungan.

Atas tuntutan jaksa itu, penasehat hukum terdakwa langsung mengajukan pembelaan atau pledoi kepada hakim. Pembacaan pembelaan dilakukan pada pekan depan.

JPU dalam dakwaannya menyebutkan, dugaan korupsi ini berawal ketika Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau mendapatkan alokasi anggaran yang berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Riau 2017 dalam Program Pendidikan Menengah Kegiatan Pembangunan USB SMA di Kabupaten/Kota Propinsi Riau.

Kemudian, Kamsol selaku Kepala Disdik Provinsi Riau dan selaku Pengguna Anggaran menandatangani Dokumen Penggunaan Anggaran (DPA) dengan jumlah alokasi anggaran pembangunan USB SMAN 1 Tembilahan sebesar Rp 1.735.940.000.

“Rinciannya, kegiatan perencanaan sebesar Rp 75.950.000, anggaran pekerjaan konstruksi sebesar Rp 1.558.000.000. Lalu, anggaran kegiatan pengawasan sebesar Rp 55.490.000 dan anggaran untuk pengelolaan sebesar Rp 46.500.000,” jelas JPU.

Proyek ini dimenangkan oleh CV Rejaya Anugerah yang dipimpin Dian Anggraini dengan nilai tender Rp 1,4 miliar lebih. Waktu pelaksanaan yakni 105 hari kalender, terhitung sejak tanggal 11 September sampai dengan 24 Desember 2017.

Dian Angraini kemudian meminjamkan perusahaan kepada M Faisal Lutfi untuk mengerjakan proyek tersebut. Dian pun menerima uang Rp 25 juta dari Faisal.

Sementara, untuk pagu anggaran perencanaan sebesar Rp 75.950.000 dimenangkan oleh PT Alocita Mandiri sebagai Konsultan Perencana. Sedangkan untuk pagu anggaran pengawasan besarannya Rp 54.000.000 dimenangkan oleh PT Calvindam Jaya EC (Engineer Consultant) sebagai Konsultan Pengawas dengan pimpinan Syamsudin Sitorus.

Namun dalam pelaksanaannya, ternyata banyak terjadi salah konstruksi pada pembangunan SMA 1 Tembilahan itu. Padahal, anggarannya telah dicairkan 100 persen.

Diantaranya, mengalami penurunan pondasi yang tidak merata dengan penurunan 0 cm – 23 cm. Bangunan miring dibawah ketentuan yang berlaku, sehingga berdasarkan pada penurunan bisa dikategorikan mengalami kegagalan bangunan.

“Perencanaan dan pelaksanaan pekerjaan pembangunan USB SMAN 1 Tembilahan di kelurahan Sungai Beringin tidak berdasarkan pertimbangan kearifan lokal,” kata JPU.

Selanjutnya, perencanaan dan pelaksanaan pekerjaan pembangunan USB SMAN 1 Tembilahan tidak berdasarkan data-data teknis daya dukung tanah (sondir atau boring). Pengawas pekerjaan kurang cermat dalam mengarahkan jalannya pekerjaan.

Penyebab miringnya bangunan adalah pondasi tidak mampu memikul beban berat sendiri dan beban bangunan lainnya. “Akibat hal itu menimbulkan kerugian negara sebesar Rp1.264.393.328,” ungkap JPU dikutip dari CAKAPLAH. ***

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • VIRAL PEKANBARU : Video Warga Tangkap Penculik Anak Bikin Resah, Ternyata…

    VIRAL PEKANBARU : Video Warga Tangkap Penculik Anak Bikin Resah, Ternyata…

    • calendar_month Kamis, 9 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 21Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Warga Pekanbaru kembali dibuat resah, pasca viralnya sebuah video seorang pria diamankan warga terkait penculikan anak. Ternyata setelah hasil investigasi, petugas Polsek Tampan Pekanbaru menjelaskan bahwa pria tersebut bukanlah pelaku penculikan anak. Namun, pelaku jambret yang tertangkap oleh warga. Kapolsek Tampan, Kompol I Komang Aswatama menjelaskan, pelaku itu diketahui berinisial A yang […]

  • Penataan PKL, Kawasan Jalan Cut Nyak Dien Pekanbaru Ditutup Per Malam Ini

    Penataan PKL, Kawasan Jalan Cut Nyak Dien Pekanbaru Ditutup Per Malam Ini

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Disperindag Pekanbaru data ulang pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Cut Nyak Dien. Untuk kelancaran, kawasan tersebut ditutup mulai, Selasa (08/10/24) malam ini. Tercatat ada sekitar 300 lebih pedagang yang terdata di Jalan Cut Nyak Dien tersebut. Selanjutnya, Disperindag Pekanbaru akan melakukan verifikasi terhadap pedagang yang mendaftar. Verifikasi dilakukan untuk memastikan benar […]

  • Dandim 0303 Bengkalis: Eksistensi Polri Sudah Teruji, Sempena HUT Bhayangkara ke-76

    Dandim 0303 Bengkalis: Eksistensi Polri Sudah Teruji, Sempena HUT Bhayangkara ke-76

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    BENGKALIS, detak24.com — Dandim 0303/Bengkalis, Letkol Inf Endik Yunia H mengatakan eksistensi Polri sudah teruji dalam menciptakan Kamtibmas di tengah-tengah masyarakat. Hal itu dikatakan Dandim di sela-sela menghadiri upacara Hari Bhayangkara ke-76 di Lapangan Upacara Markas Polres Bengkalis, Jalan Pertanian, Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Selasa (05/07/22). Upacara yang berlangsung penuh khidmat itu diikuti […]

  • UPDATE Terbaru Kasus Wakil Bupati Rokan Hilir : Diduga Staycation Jabatan, DRS Booking Kamar Hotel

    UPDATE Terbaru Kasus Wakil Bupati Rokan Hilir : Diduga Staycation Jabatan, DRS Booking Kamar Hotel

    • calendar_month Sabtu, 27 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    ROKAN HILIR, detak24com – Perempuan inisial DRS, pejabat eselon III Bapenda Rokan Hilir belakangan ini jadi viral, pasca penggerebekan Wakil Bupati Rokan Hilir di Hotel Premiere Pekanbaru. Ia masih berumur 30 tahun, namun sudah mendapatkan posisi tinggi di pemerintahan. DPRD Riau pun menduga si perempuan staycation dengan Wakil Bupati Rokan Hilir. Sehingga cepat naik jabatan […]

  • MANCHESTER UNITED Kapok Mainkan Ronaldo

    MANCHESTER UNITED Kapok Mainkan Ronaldo

    • calendar_month Selasa, 15 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    PELATIH Erik ten Hag langsung bereaksi atas curhatnya Cristiano Ronaldo. Pria asal Belanda tidak mau lagi memainkan si pemain serta mencoret Ronaldo dari klub. Cristiano Ronaldo baru-baru ini buka suara soal situasinya di Manchester United. Dalam wawancara dengan Piers Morgan di TalkTV, Ronaldo menyinggung soal pengkhianatan kepada dirinya di klub, rasa tidak respek kepada Erik ten Hag, dan tempat […]

  • Polisi Bekuk Dedengkot Tekong TKI Dumai, Hendak ‘Jual’ Lima Perempuan ke Malaysia 

    Polisi Bekuk Dedengkot Tekong TKI Dumai, Hendak ‘Jual’ Lima Perempuan ke Malaysia 

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Seorang tekong TKI Dumai dibekuk saat memberangkatkan lima TKI ke Malaysia. Polisi telah memantau sepak terjang tersangka sejak beberapa bulan belakangan. Kepolisian Daerah Riau menggagalkan upaya pengiriman lima Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal ke Malaysia. Tim gabungan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau menangkap satu pelaku dan menyelamatkan lima perempuan yang hendak […]

expand_less