DILEPAS Kadin, PT BFA Kampar Ekspor Perdana Pupuk Batubara ke Bostwana Afrika
- account_circle Redaksi
- calendar_month Senin, 1 Apr 2024
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KAMPAR, detak24com – Kadin Riau Masuri melepas ekspor perdana pupuk batubara Futura produksi PT Bursatani Futura Andyta (BFA) ke Bostwana Afrika, Sabtu (30/03/24).
Diketahui, Bostwana salah satu negara yang dikenal dengan tambang berlian di bagian Selatan Benua Afrika pada Sabtu 30 Maret 2024 di Kabupaten Kampar Riau.
Ketum Kadin Riau Masuri menyampaikan rasa bangganya dan sekaligus mengapresiasi adanya produksi pupuk batubara Futura yang di produksi oleh pabrik Sei. Pinang Kabupaten Kampar Riau.
“Kita bangga dan sangat mengapresiasi atas keberhasilan ekspor perdana pupuk hasil dari anak negeri di tanah Riau,” kata Ketum Kadin Riau Masuri, S.H yang akrab dipanggil Mas Bagong, Ahad (31/3/24).
Mas Bagong berharap pupuk Futura yang diproduksi di Riau ini dapat membumi, tidak hanya di negara sendiri, tetapi juga di mancanegara.
“Kita juga menyampaikan ucapan selamat kepada PT BFA atas ekspor perdana ke Bostwana ini serta mendoakan agar perusahaan ini terus maju dan berkembang serta dapat ikut memberikan kontribusi yang besar terhadap pembangunan ekonomi di Provinsi Riau,” ucap Mas Bagong.
Acara pelepasan ekspor perdana pupuk batubara Futura ke Bostwana dari pabrik Sei Pinang Kampar ditandai dengan pemotongan pita oleh Ketua Umum Kadin Riau, Masuri SH.
Pabrik pupuk batubara yang berlokasi di Sei Pinang Kabupaten Kampar, Riau diresmikan oleh Pj. Bupati Kampar pada tanggal 23 Oktober 2023 tahun lalu. PT Bursatani Futura Andyta (PT. BFA) melakukan ekspor perdana ke Bostwana, salah satu negara yang dikenal dengan tambang berlian di bagian Selatan Benua Afrika. Total ekspor perdana ke Bostwana saat ini adalah sebanyak 18 ton.
Direktur PT BFA, Anton Amrin, dalam sambutannya mengatakan bahwa ekspor perdana ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama business to business antara PT BFA dengan perusahaan di Bostwana yang ditandatangani pada tanggal 24 Oktober 2023 silam.
Anton juga mengatakan bahwa pupuk Futura yang diproduksi di pabrik Sei. Pinang ini sudah dibuktikan hasilnya. “Insya Allah, permintaan dari beberapa negara di Afrika akan terus berlanjut.
Acara ini dihadiri oleh Komisaris PT. BFA, H. Agus Triawan dan beberapa tamu undangan, seperti Direktur PT. Agri Nutrisindo Niaga, Leo Sastrowijoyo, Ir. Sumarju dan Zoni Alexander. Tampak hadir salah seorang pemuka masyarakat Kampar, Bakhtiar yang ikut mendampingi Direktur PT. BFA.
Wakil Ketua Komite Tetap Riau sebagai perwakilan Kadin Indonesia di Provinsi Riau, Drs. Muhammad Ridwan, MM, ikut hadir dan memberikan ucapan selamat kepada Direktur PT. BFA. Seperti halnya harapan Mas Bagong, Ridwan juga berharap akan lebih banyak lagi ekspor pupuk batubara Futura dari pabrik Sei Pinang ini ke depan, termasuk ke negara Malaysia, dikutip detak24com dari riauterkini. (*/Berita)
Editor : Kar
Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com












Saat ini belum ada komentar