Banjir dan Longsor Sibolga Renggut 8 Nyawa, Puluhan Orang Hilang
- account_circle Redaksi
- calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
- print Cetak

Kota Sibolga lumpuh akibat banjir. f : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SIBOLGA, detak24com – Kepala SAR Nias, Putu Arga Sudjarwadi mengatakan, sebanyak 8 orang meninggal dunia dan 21 orang hilang akibat dari banjir dan longsor di Kota Sibolga.
Berdasarkan data yang Tribun Medan dapatkan 8 orang yang meninggal itu berada di Jalan Perjuangan 2 orang, Jalan Sutoyo LK I Pasar Baru 2 orang. jalan Masjid Budi Sehati 2 orang, Lapo Uci 2 orang.
Sementara data korban hilang berada di tujuh titik yakni Jalan Perjuangan 2 orang, Jalan Beo 1 orang, Lapo Uci 1 orang, Jalan Murai 10 orang, Jalan Kenanga (Aek Habil) 7 orang lebih.
“Korban lost contact M. Azhar Hasibuan (Ketua Pengadilan Agama Sibolga) sempat hilang tapi telah tiba di Posko SAR (Markas Kopi) bersama keluarga,” katanya, Rabu (26/11/25).
Dijelaskan Putu, pihaknya menggerakkan seluruh personil untuk melakukan pencarian dan evakuasi terhadap seluruh warga.
“Titik lokasi yang terdampak banjir terdiri dari Badiri, Pinangsori, Lumut, Sarudik, Tukka, Pandan, Tapian Nauli, Kolang,” katanya.
Sementara, tanah longsor terjadi di 7 titik antara lain : Badiri, Sibabangun, Lumut, Sarudik, Tapian Nauli.
Saat ini banjir masih terus berlanjut. Dan tinggi airnya selutut orang dewasa. Adapun lokasi banjir terdiri dari Jalan Sibuluan Nauli (Tugu Ikan), dan Simpang Tukka- Sibuluan Baru dan Pondok Batu.
Sementara jembatan Fransiskus putus dan longsor Matauli. Namun alat alat berat sudah mulai bekerja.
“Saat ini pengungsi di GOR Pandan kurang lebih 200 orang dan terus bertambah,” jelasnya.
Berikut Jumlah KK Terdampak di Sibolga dan Tapteng:
Pandan: 150 KK
* Sarudik: 338 KK
* Barus: 65 KK
* Kolang: 1.261 KK
* Tukka: 10 KK
* Lumut: 78 KK, seperti dikutip dari Tribun Medan. (Red)
Editor : Kar












