Toyota Calya Ringsek Usai Hantam Pohon di Sudirman Pekanbaru
- account_circle Redaksi
- calendar_month 1 menit yang lalu
- print Cetak

Toyota Calya ringsek usai menabrak pohon di Pekanbaru. f : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PEKANBARU, detak24com – Satu unit Toyota Calya mengalami ringsek bagian depan usai menabrak pohon di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.
Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Jenderal Sudirman jalur timur, tepatnya dekat tikungan depan Tong Susu, Kecamatan Lima Puluh, Pekanbaru, Jumat (31/07/26) pagi sekitar pukul 04.00 WIB.
Satu unit Toyota Calya bernomor polisi BM 1380 CR yang dikemudikan Arif Rahman (26) diduga hilang kendali saat melintasi tikungan hingga menabrak pohon di sisi timur jalan.
Akibat kejadian tersebut, tiga orang mengalami luka-luka dan dilarikan ke RS Syafira Pekanbaru. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Pengemudi Arif Rahman mengalami luka di dagu, tangan kiri, dan kedua kaki.
Sementara dua penumpangnya, Kadwadi (32), mengalami luka di dagu dan kedua tangan. Sedangkan Sepi Asih (34) mengalami luka di wajah, kedua tangan, dan kedua kaki.
Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Satrio WB Wicaksana mengatakan, tim langsung turun ke lokasi kejadian. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) diketahui mobil melaju dari arah utara menuju selatan dengan kecepatan tinggi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kecelakaan diduga dipicu kelalaian pengemudi yang tidak mengurangi kecepatan saat memasuki tikungan.
“Saat memasuki tikungan di depan Tong Susu, pengemudi diduga tidak mampu mengendalikan kendaraan sehingga keluar jalur dan menabrak pohon di tepi jalan,” ujar Kasat.
Selain menimbulkan korban luka, kecelakaan juga menyebabkan kerugian material karena mobil mengalami kerusakan berat pada bagian depan akibat benturan keras dengan pohon.
Ia mengimbau masyarakat agar selalu berkendara dengan hati-hati, menjaga konsentrasi, mematuhi batas kecepatan, serta memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum mengemudi.
Masih kata Kasat, kecelakaan lalu lintas umumnya diawali oleh pelanggaran maupun kelalaian pengendara. Karena itu, disiplin berlalu lintas menjadi kunci utama untuk mencegah terjadinya kecelakaan.
“Jadikan keselamatan sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban. Kurangi kecepatan saat melintasi tikungan maupun lokasi yang berpotensi membahayakan, sehingga perjalanan dapat berlangsung dengan aman dan selamat sampai tujuan,” pungkasnya dikutip dari cakaplah. (*)
Editor : Kar












