Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Inhil » Monyet Liar Teror Pemukiman di Tembilahan, 8 Orang Jadi Korban 

Monyet Liar Teror Pemukiman di Tembilahan, 8 Orang Jadi Korban 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INHIL, detak24com – Seekor monyet liar berkeliaran di perkampungan membuat warga Tembilahan hidup dalam kewaspadaan tinggi. Dalam kurun waktu enam hari, sedikitnya 10 warga dilaporkan menjadi korban serangan primata tersebut.

Korban berasal dari berbagai kalangan, mulai dari balita, anak-anak, orang dewasa hingga lansia. Sejumlah korban mengalami luka akibat gigitan dan cakaran sehingga harus mendapatkan perawatan medis dan jahitan di rumah sakit.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan (DPKP) Inhil Junaidi Ismail, mengatakan bahwa hasil penelusuran sementara mengindikasikan seluruh serangan dilakukan oleh seekor monyet yang sama.

“Berdasarkan identifikasi awal, pelaku teror diduga satu ekor monyet ekor panjang berwarna abu-abu, dengan ukuran yang sangat besar,” ungkap Junaidi pada Jumat (31/07/26).

Teror tersebut pertama kali terjadi pada 25 Juli 2026. Saat itu, seorang warga yang sedang duduk santai di depan rumah tiba-tiba diserang tanpa sebab. Monyet tersebut menggigit dan mencakar korban sebelum melarikan diri ke kawasan permukiman di Parit 13 dan Parit 14.

Menurut Junaidi, primata itu memiliki cara bergerak yang tidak biasa. Monyet diduga memanfaatkan konstruksi rumah panggung khas kawasan pinggiran sungai untuk masuk ke pemukiman warga.

Hewan tersebut bahkan merayap melalui kolong rumah dan masuk lewat celah papan lantai yang berlubang. Akibatnya, beberapa warga menjadi korban saat masih berada di dalam rumah, bahkan ketika sedang tertidur pada pagi hari.

“Beberapa warga yang sempat memergoki keberadaan monyet misterius ini mencoba melumpuhkannya menggunakan senapan angin,” katanya dilansir dari MCRiau.

Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Monyet itu berhasil meloloskan diri dan kembali bersembunyi di kawasan pemukiman.

Mengantisipasi munculnya korban baru, DPKP Inhil telah menerjunkan tim gabungan yang terdiri dari personel evakuasi dan tenaga medis untuk memburu keberadaan monyet tersebut.

Selain melakukan pencarian, petugas kesehatan juga memberikan vaksin rabies secara gratis kepada seluruh korban guna mencegah risiko penularan penyakit akibat gigitan hewan.

Meski situasi mulai berangsur kondusif dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal, pihak berwenang mengingatkan warga agar tetap waspada. Masyarakat diminta menutup celah-celah rumah yang dapat menjadi akses masuk hewan liar.

“Segera melapor kepada petugas apabila melihat keberadaan monyet ekor panjang berwarna abu-abu yang hingga kini masih belum berhasil ditangkap,” imbaunya. (*)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tahan Persijap, Persib Bandung Juara Liga Indonesia 

    Tahan Persijap, Persib Bandung Juara Liga Indonesia 

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, detak24com – Persib memastikan diri juara Super League atau Liga 1 musim 2025/2026 setelah bermain imbang 0-0 melawan Persijap Jepara pada pekan ke-34 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Sabtu (23/05/26). Hasil tersebut sudah cukup bagi Maung Bandung untuk mengunci posisi puncak klasemen akhir Liga 1 sekaligus menuntaskan perjuangan mereka sepanjang musim […]

  • HONORER RSUD Dumai Palak Siswi SMP, Terciduk di Rumah Mertua

    HONORER RSUD Dumai Palak Siswi SMP, Terciduk di Rumah Mertua

    • calendar_month Minggu, 9 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    DUMAI, detak24com –  Seorang honorer di RSUD Dumai inisial DS (29) dibekuk Unit Reskrim Polsek Medang Kampai usai melakukan Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan (Curas). Dijelaskan Kapolres Dumai AKBP Nurhadi Ismanto melalui Kapolsek Medang Kampai AKP Edwi Sunardi, Ahad (09/04/23), kurang dari 24 jam, DS (29) tersangka warga Kelurahan Teluk Binjai Kecamatan Dumai Timur dibekuk. […]

  • Jaksa Tahan Pak Kades dan Kadus Desa Kelayang Inhu, Jual Lahan Pemkab 18 Ha 

    Jaksa Tahan Pak Kades dan Kadus Desa Kelayang Inhu, Jual Lahan Pemkab 18 Ha 

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INHU, detak24com – Kejari Inhu menetapkan dua tersangka kasus korupsi penjualan aset pemerintah. Mereka menjual lahan milik Pemkab setempat seluas 18 hektare. Perkara korupsi yang menjerat Kades Kelayang inisial A serta Kadus Dusun IV inisial S tersebut, terkait penerbitan Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) atas lahan milik Pemkab Inhu. Dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka […]

  • CURI START! Parpol Terancam Pidana, Berikut Partai Peserta Pemilu 2024 serta Nomor Urut

    CURI START! Parpol Terancam Pidana, Berikut Partai Peserta Pemilu 2024 serta Nomor Urut

    • calendar_month Jumat, 16 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    JAKARTA, detak24.com – KPU RI menetapkan 17 partai politik menjadi peserta pemilu 2024. Anggota Bawaslu RI Puadi mengingatkan tak ada yang  curi star kampanye. “Secara teknis hukum kampanye hanya boleh dilalukan di tahapan masa kampanye. Kalau pun sudah ada peserta pemilu, namun tidak otomatis sudah bisa kampanye,” ujar Puadi kepada wartawan, Kamis (15/12/2022). “Apabila partai […]

  • GILA! Biaya Ganti Oli 2,7 Juta, Motor Genio Terpaksa Naik Pikap

    GILA! Biaya Ganti Oli 2,7 Juta, Motor Genio Terpaksa Naik Pikap

    • calendar_month Rabu, 3 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    MOTOR yang rusak dan viral gara-gara enggan diminta biaya perbaikan Rp 2,7 juta sudah betul lagi. Motor diperbaiki oleh bengkel lain dengan biaya turun mesin yang lebih terjangkau. Akun TikTok Echadama08, yang sebelumnya membuat video viral soal bengkel ketok harga di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat memberi informasi terbaru. Motor Honda Genio sudah diperbaiki oleh […]

  • Tim gabungan memadamkan api Karhutla di Rohil

    KARHUTLA di Pekanbaru Capai 11 Hektar, Pj Wako Wanti-wanti Warga

    • calendar_month Senin, 19 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Hingga kini, kasus karhutla di Pekanbaru mencapai11 hektar. Penjabat (Pj) Wako Muflihun mengingatkan warga untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Muflihun mengatakan, mayoritas lahan yang terbakar berada di wilayah pinggiran dan merupakan daratan gambut. Terakhir kebakaran lahan terjadi di Kecamatan Payung Sekaki. “Itu kemarin di Payung Sekaki lahan satu hektare sudah […]

expand_less