Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Bengkalis » Banyak Kasus Korupsi Menanti, Ade Indrawan Dipercaya Jabat Kajari Bengkalis 

Banyak Kasus Korupsi Menanti, Ade Indrawan Dipercaya Jabat Kajari Bengkalis 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 16 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BENGKALIS, detak24com – Salah seorang putra terbaik Riau, Ade Indrawan SH MH dipercaya nahkodai Kejari Bengkalis. Mantan jaksa Dumai itu dimutasi bersama 90 orang lainnya yang menjabat Kajari di berbagai daerah.

Di Riau, nama Ade Indrawan mungkin tidak asing lagi. Anak watan Melayu kelahiran Dumai itu, pertama kali jadi jaksa pada Kejari daerah tempat kelahirannya.

Saat itu, ia dimutasi ke Kejari Bengkalis menjabat Kasi Datun serta Kacabjari Mandau. Kemudian, jaksa energik tersebut pindah dinas ke Kejari Pelalawan.

Setelah keluar dari Provinsi Riau, jaksa dikenal low profile itu melanglang dinas ke berbagai daerah di Indonesia, serta berdinas di Kejagung.

Tercatat, ia pernah menjabat Kajari di Provinsi NTT dan Pringsewu Lampung. Selanjutnya, berdinas di Kejati NTB sebagai Asdatun hingga mendapat SK pengangkatan jadi Kajari Bengkalis.

“SK pengangkatan sebagai Kajari Bengkalis sudah saya terima sejak beberapa hari lalu. Ya, mungkin sekitar tanggal 10 Agustus sertijab-nya,” ujar Ade Indrawan saat dihubungi detak24com.

Pemutasian Ade Indrawan ke Bengkalis bak pulang kampung. Karena, selain pernah bertugas di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan itu, orangtuanya juga berasal dari sana.

Kedatangan Kajari baru tersebut sudah pasti ditunggu masyarakat, di tengah gebrakan Kejaksaan Agung yang sedang gencar-gencarnya mengusut kasus korupsi.

Daftar Mutasi Terbaru Kejagung 

Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan mutasi besar-besaran jabatan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di Indonesia. Sebanyak 90 Kajari berganti.

Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna menerangkan mutasi dan rotasi tersebut tertuang dalam surat keputusan KEP-IV-10122/C/07/2026, yang ditandatangani Jaksa Agung Muda Pembinaan Hendro Dewanto.

Anang menjelaskan mutasi dan rotasi itu sebagai penyegaran untuk meningkatkan pelayanan dan penegakan hukum kepada masyarakat.

“Ini merupakan proses mutasi dan rotasi bagian dari promosi dan penyegaran organisasi untuk terus meningkatkan pelayanan dan penegakan hukum kepada masyarakat,” kata Anang saat dikonfirmasi pada Kamis (30/07/26).

Total 90 jaksa yang dimutasi menjadi Kajari. Berikut daftarnya seperti dikutip dari detikcom, Jumat (31/07/26).

1. Yudhi Kurniawan menjadi Kajari Purwakarta

2. Hary Palar menjadi Kajari Paser

3. Agus Wirawan Eko Saputro menjadi Kajari Kota Bogor

4. Agustinus Baka Tangdililing menjadi Kajari Kota Magelang

5. Shinta Ayu Dewi menjadi Kajari Gunung Kidul

6. Kusufi Esti Ridliani menjadi Kajari Karangasem

7. I Wayan Sumertayasa menjadi Kajari Badung

8. Sunandar Pramono menjadi Kajari Tanggamus

9. Ahmad Latupono menjadi Kajari Jayawijaya

10. Romy Arizyanto menjadi Kajari Kota Jambi

11. Akwan Anas menjadi Kajari Samosir

12. Ariyanto Novindra menjadi Kajari Sumba Timur

13. Muib menjadi Kajari Bantul

14. Andre menjadi Kajari Kuantan Singingi

15. Denny Iswanto menjadi Kajari Seruyan

16. Winro Tumpal Halomoan Haro Munthe menjadi Kajari Kabupaten Bogor

17. Neneng Rahmadini menjadi Kajari Cimahi

18. Ricky Parlin Jahyamanda menjadi Kajari Metro

19. Suseno menjadi Kajari Pasuruan

20. Sundoro Adi menjadi Kajari Tanjung Pinang

21. Naungan Harahap menjadi Kajari Tapanuli Utara

22. Nurdin menjadi Kajari Morowali

23. Arief Indra Kusuma Adhi menjadi Kajari Jakarta Barat

24. Heberth Pesta Hutapea menjadi Kajari Tarakan

25. Didik Haryanto menjadi Kajari Maluku Tengah

26. Aditya Rakatama menjadi Kajari Tangerang Selatan

27. Jainah menjadi Kajari Hulu Sungai Tengah

28. Ivan Hebron Siahaan menjadi Kajari Kaur

29. Heru Kamarullah menjadi Kajari Ciamis

30. Andi Rio Rahmat Rahmatu menjadi Kajari Bima

31. Suci Wijayanti menjadi Kajari Cianjur

32. Ibnu Firman Ide Amin menjadi Kajari Lampung Selatan

33. Ali Toatubun menjadi Kajari Toli-Toli

34. Salomina Meyke Saliama menjadi Kajari Kendal

35. Muhammad Ruslan menjadi Kajari Jembrana

36. Asep Sunarsa menjadi Kajari Landak

37. Rajendra Dharmalingga Wiritanaya menjadi Kajari Pidie

38. Erianto menjadi Kajari Kota Banjar

39. Aji Kalbu Pribadi menjadi Kajari Kutai Kartanegara

40. Muchsin menjadi Kajari Banjarmasin

41. Andri Kurniawan menjadi Kajari Yogyakarta

42. Regie Komara NA menjadi Kajari Majalengka

43. Andi Herman menjadi Kajari Buol

44. Anggara Suryanagara menjadi Kajari Tanjung Perak

45. Denny Wicaksono menjadi Kajari Tabalong

46. Andhy Hermawan Bolifaar menjadi Kajari Karimun

47. Ratih Andrawina Suminar menjadi Kajari Batang

48. Rizky Fachrurrozi menjadi Kajari Indragiri Hulu

49. David Razi menjadi Kajari Tojo Una-Una

50. Andi Reny Rummana menjadi Kajari Grobogan

51. Ikram Mhd Saleh menjadi Kajari Donggala

52. Dinar Kripsiaji menjadi Kajari Sleman

53. Putri Ayu Wulandari menjadi Kajari Kulon Progo

54. Bayu Novrian Dinata menjadi Kajari Lombok Tengah

55. Diana Wahyu Widiyanti menjadi Kajari Kota Bekasi

56. Muhammad Yuris Rawando menjadi Kajari Nabire

57. Adung Sutranggono menjadi Kajari Kota Malang

58. Johannes Harysuandy Siregar menjadi Kajari Indragiri Hilir

59. Arif Mirra Kanahau menjadi Kajari Belu

60. Andi Helmi Adam menjadi Kajari Bulungan

61. Mohtar Arifin menjadi Kajari Bombana

62. Agus Chandra menjadi Kajari Kabupaten Cirebon

63. Taruli Phalti Patuan menjadi Kajari Purbalingga

64. Agung Pamungkas menjadi Kajari Kotabaru

65. Mahfuddin Cakra Saputra menjadi Kajari Sumbawa Barat

66. Mohamad Rohmadi menjadi Kajari Bojonegoro

67. Lapatawe menjadi Kajari Palu

68. Rio Aditya Arifiansyah menjadi Kajari Wajo

69. Agita Tri Moertjahjanto menjadi Kajari Sibolga

70. Agus Rujito menjadi Kajari Kota Semarang

71. Abdurrachman menjadi Kajari Karanganyar

72. Alfian Bombing menjadi Kajari Tebo

73. Yosef Umbu Hina Marawali menjadi Kajari Timor Tengah Selatan

74. Ade Indrawan menjadi Kajari Bengkalis

75. Edwin Ignatius Beslar menjadi Kajari Kotawaringin Timur

76. Andi Fitriana menjadi Kajari Kepulauan Talaud

77. Marlambson Carel Williams menjadi Kajari Pekanbaru

78. Nanang Dwi Priharyadi menjadi Kajari Batubara

79. Adief Swandaru menjadi Kajari Pulang Pisau

80. Mohammad Nasir menjadi Kajari Palembang

81. Aka Kurniawan menjadi Kajari Kabupaten Tasikmalaya

82. Kiki Yonata menjadi Kajari Musi Banyuasin

83. Bohal Parlambohan Lubis menjadi Kajari Rejang Lebong

84. Hadiman menjadi Kajari Pati

85. Ardian menjadi Kajari Kota Tegal

86. Ujang Sutisna menjadi Kajari Tuban

87. Todo Batara Silalahi menjadi Kajari Konawe Selatan

88. Rahmad Isnaini menjadi Kajari Serdang Bedagai

89. Abdul Halim menjadi Kajari Barito Timur

90. Nur Wahyu Bintari menjadi Kajari Lebong

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • INFO BMKG:  Wilayah Riau Masih Diguyur Hujan Petir dan Angin Kencang 

    INFO BMKG:  Wilayah Riau Masih Diguyur Hujan Petir dan Angin Kencang 

    • calendar_month Senin, 7 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 10Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Sebagian wilayah Riau masih turun hujan, dengan intensitas ringan hingga lebat isertai petir dan angin kencang di awal pekan ini, Senin (07/11/22). Dikatakan Forecaster On Duty BMKG stasiun Pekanbaru Yasir Prayuna , hujan mengguyur mengguyur Riau sejak pagi tadi  dan masih akan mengguyur Riau hingga dini hari. “Hujan ini tidak merata, terjadi […]

  • Tak Disangka! Ternyata Ini Alasan Lesty Kejora Cabut Laporan KDRT Rizky Billar

    Tak Disangka! Ternyata Ini Alasan Lesty Kejora Cabut Laporan KDRT Rizky Billar

    • calendar_month Sabtu, 29 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    PEDANGDUT  Lesti Kejora secara tegas jika dirinya memiliki alasan logis mengapa dirinya memutuskan untuk mencabut laporan KDRT yang dilakukan Rizky Billar kepada dirinya. Keputusan tersebut akhirnya menimbulkan pro dan kontra di masyarakat Indonesia karena keputusan yang disampaikan oleh Lesti Kejora adalah Rizky Billar adalah ayah dari Baby L. Namun, baru-baru ini kembali viral salah satu video […]

  • DUH! Anggaran Kemiskinan Capai Rp 500 Triliun hanya Buat Rapat dan Stuban

    DUH! Anggaran Kemiskinan Capai Rp 500 Triliun hanya Buat Rapat dan Stuban

    • calendar_month Minggu, 29 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    JAKARTA, detak24.com – Fakta miris diungkap Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi PKB Marwan Dasopang. Alokasi pengentasan kemiskinan capai Rp 500 triliun, namun dipakai untuk rapat dan studi banding (stuban). “Masih terkesan kita (pemerintah) hanya memelihara orang miskin, bukan mengentaskan kemiskinan,” kata Marwan saat dihubungi, dikutip Ahad (29/01). Ia mengkritik pemerintah soal anggaran penanganan […]

  • Tersangka pencuri sampan di Dumai serta barang bukti. F. :. IST

    Duh! Maling Sampan Gentayangan di Pantai Dumai, Ditangkap Polisi Saat Tidur

    • calendar_month Senin, 25 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    Dumai, detak24.com – Kekondusifan wilayah pantai Dumai Riau terusik oleh aksi pencurian. Tak tanggung-tanggung, sampan milik warga yang tengah tambat pun digasak.  Informasi dirangkum, Senin (25/07/22), aparat Sat Polairud Polres Dumai menangkap pelaku pencurian sampan kayu (pompong) yang dilaporkan telah hilang pada Kamis (21/07/22) pagi sekira pukul 10.00 WIB di Perairan Kolam Bandar (depan Pos […]

  • SAMBUT IMLEK, Rumah Warga Tionghoa di Bengkalis Ludes Jadi Abu

    SAMBUT IMLEK, Rumah Warga Tionghoa di Bengkalis Ludes Jadi Abu

    • calendar_month Senin, 23 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    BENGKALIS, detak24.com – Satu unit rumah di Jalan H. Ikhsan Desa Selatbaru, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis ludes dilalap api saat menyambut malam perayaan Imlek 2023, Sabtu (21/01/23). Belum diketahui pasti penyebab musibah kebakaran menimpa rumah semi permanen itu. Namun kuat dugaan api berasal dari arus pendek listrik dari dapur. Rumah itu diketahui dihuni oleh pemiliknya […]

  • Koalas aren’t primates, but they move like monkeys in trees

    Koalas aren’t primates, but they move like monkeys in trees

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2019
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Atqui eorum nihil est eius generis, ut sit in fine atque extrerno bonorum. Non autem hoc: igitur ne illud quidem. Atque haec coniunctio confusioque virtutum tamen a philosophis ratione quadam distinguitur. Utilitatis causa amicitia est quaesita. Sed emolumenta communia esse dicuntur, recte autem facta et peccata non […]

expand_less