Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Riau » Tuntut CSR dan Kemitraan, Ribuan Warga Desa Pulau Muda Pelalawan Unjuk Rasa di PKS PT THIP

Tuntut CSR dan Kemitraan, Ribuan Warga Desa Pulau Muda Pelalawan Unjuk Rasa di PKS PT THIP

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PELALAWAN, detak24com – Sekitar seribuan lebih warga Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan menggelar aksi unjuk rasa di area Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Tabung Haji Indonesia Plantations (THIP).

Informasi dirangkum Sabtu (01/08/26), unjuk rasa ribuan warga itu berlangsung pada Rabu (29/07/26). Aksi tersebut dipicu oleh sejumlah persoalan yang selama ini disebut belum menemukan penyelesaian.

Masyarakat menyoroti keberadaan perusahaan, terutama terkait pengelolaan lahan Hak Guna Usaha (HGU), kemitraan perkebunan, penyerapan tenaga kerja lokal, hingga program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Warga menilai keberadaan perusahaan belum memberikan manfaat yang sebanding bagi masyarakat sekitar wilayah operasional.

Mereka juga meminta pemerintah turun tangan untuk memastikan seluruh kewajiban perusahaan terhadap masyarakat dan negara dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku.

Koordinator aksi, Ali, mempertanyakan kontribusi perusahaan kepada masyarakat Desa Pulau Muda selama beroperasi.

“Tidak pernah sama sekali kan bapak-ibu. Coba buka data, apa saja yang pernah manfaat perusahaan bapak ke masyarakat kami,” tegas Ali di hadapan massa.

PT THIP disebut merupakan bagian dari grup perusahaan asal Malaysia, TH Plantations Berhad, yang bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit dan industri pengolahan kelapa sawit.

Menurut keterangan masyarakat, perusahaan mengantongi izin HGU sejak 1998 dengan luasan yang disebut mencapai 83.873 hektare di wilayah Kabupaten Pelalawan dan Indragiri Hilir (Inhil).

Sebelumnya, perusahaan tersebut dikenal dengan nama PT Multi Gambut Industri (MGI).

Masyarakat Desa Pulau Muda yang wilayahnya berada di sekitar areal HGU perusahaan kemudian mempersoalkan sejumlah bidang lahan yang menurut mereka masih menjadi persoalan hingga saat ini.

Ali menyebut, berdasarkan hasil pengukuran yang pernah dilakukan, terdapat lahan seluas sekitar 637,93 hektare yang dinilai melebihi luasan HGU dan diminta untuk dikembalikan kepada masyarakat.

Selain itu, terdapat pula sekitar 294 hektare lahan masyarakat yang menurutnya telah dilakukan pengukuran bersama dan berada di Area 2 PT THIP.

Persoalan lainnya berkaitan dengan tuntutan kemitraan. Warga meminta kewajiban penyediaan lahan kemitraan sebesar 20 persen dari areal HGU perusahaan dapat direalisasikan sesuai regulasi yang berlaku.

“Hasil pengukuran sebelumnya lahan kelebihan HGU PT THIP 637,93 hektare agar dikembalikan ke masyarakat. Ditambah lagi kebun masyarakat yang sempat diukur bersama seluas 294 hektare yang terletak di Area 2 PT THIP,” ujar Ali.

Ia menambahkan, masyarakat juga mempertanyakan realisasi kemitraan, CSR, serta kesempatan kerja bagi warga lokal.

“Belum lagi CSR, tenaga kerja lokal, sampai sekarang tak pernah dirasakan sepenuhnya oleh masyarakat kami,” katanya.

Dalam aksi tersebut, masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Pelalawan melalui Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) serta Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) untuk menindaklanjuti persoalan yang mereka sampaikan.

Warga berharap pemerintah dapat melakukan pemeriksaan dan memberikan kepastian hukum atas persoalan lahan yang mereka klaim berada di sekitar areal HGU PT THIP.

Masyarakat juga meminta agar perusahaan menjalankan kewajiban yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat, kemitraan, CSR, serta penyerapan tenaga kerja lokal sesuai ketentuan yang berlaku.

“Ke mana pemerintah selama ini. Jika tidak diberi sanksi dan tuntutan kami sesuai UU dan regulasi yang ada direalisasikan, jangan salahkan kami masyarakat merebut hak-hak kami yang selama ini terabaikan oleh PT THIP PMA asing ini,” pungkas Ali.

Kepala Desa Pulau Muda, Andika, yang hadir memenuhi permintaan masyarakat, membenarkan bahwa persoalan antara warga dan PT THIP telah beberapa kali dibahas.

Namun, menurutnya, pertemuan yang dilakukan antara masyarakat dan pihak perusahaan belum menghasilkan penyelesaian yang diharapkan.

Andika mengatakan Pemerintah Desa Pulau Muda juga telah menyampaikan persoalan terkait lahan HGU tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Pelalawan melalui tim GTRA.

“Saat kita diminta hadir di sana kita telah jelaskan ke PT THIP dan masyarakat bagaimana arahan dari pimpinan, dalam hal ini tim GTRA. Tentu nantinya, kita kembali menyampaikan hasil tuntutan masyarakat ke Pemda Pelalawan,” kata Andika, Kamis (30/7/2026).

Ia memastikan pemerintah desa akan terus membuka ruang komunikasi untuk kepentingan masyarakat.

“Kita dari Desa Pulau Muda selalu terbuka, apalagi untuk kepentingan umum,” ujarnya.

Aksi massa yang berlangsung sehari sebelumnya sempat diwarnai ketegangan. Berdasarkan pantauan di lapangan, terjadi aksi saling dorong antara sejumlah peserta aksi dan petugas keamanan perusahaan.

Situasi kemudian dapat dikendalikan dan kembali kondusif setelah personel dari Kepolisian Sektor Teluk Meranti, Polres Pelalawan, berada di lokasi untuk membantu pengamanan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari manajemen PT THIP terkait berbagai tudingan dan tuntutan yang disampaikan masyarakat.

Manajemen PT THIP Aidil Fitri, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon oleh media ini belum memberikan tanggapan, seperti diwartakan halloriau. (*)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • TRAGIS! Bocah 1,8 Tahun Rohil Meninggal di Sungai – Hilang Saat Disuapi Makan

    TRAGIS! Bocah 1,8 Tahun Rohil Meninggal di Sungai – Hilang Saat Disuapi Makan

    • calendar_month Senin, 9 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    ROHIL, detak24.com – Setelah hilang sekitar 15 jam, seorang bocah bernama Hafiz Ramadhan (1,8 ) tahun ditemukan meninggal, Senin (09/01/23). Korban tersangkut di pintu air Sungai KPL Bangko, Rohil. Informasi diperoleh, Senin (09/12/23) kejadian bermula pada hari Ahad (08/01/23) sekira pukul 19.30 WIBb malam. Ibu korban warga Kepenghuluan Bagan Hulu, Kecamatan Bangko memberinya makan di […]

  • Spesialis Curanmor Ini Beraksi di 26 Titik, Akhirnya Digulung Polisi

    Spesialis Curanmor Ini Beraksi di 26 Titik, Akhirnya Digulung Polisi

    • calendar_month Selasa, 27 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    INHIL, detak24.com – Tim Reserse Mobile (Resmob) Satuan Reserse Kriminal Polres Inhil menorehkan prestasi dengan menangkap pelaku Curanmor dan penggelapan yang sudah beraksi di 26 titik di beberapa kabupaten/ kota di Riau. Tersangka Dodi Gunawan Als Dodi (29) berhasil ditangkap di Pasar Terapung Jalan Yos Sudarso, Tembilahan Kota, Kecamatan Tembilahan, Jumat (23/09/2022) sekira pukul 16.00 […]

  • Empat Pemudik Tewas, Kereta Api Tabrak Toyota Sigra di Sukoharjo 

    Empat Pemudik Tewas, Kereta Api Tabrak Toyota Sigra di Sukoharjo 

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SUKOHARJO, detak24com – Sebuah mobil tertabrak kereta api (KA) Batara Kresna di Sukoharjo, Jawa Tengah. Empat orang dilaporkan tewas dalam kecelakaan ini, Rabu (26/03/25). Dilansir detikJateng, kecelakaan ini terjadi di perlintasan kereta api (KA) dengan palang pintu di jalan Lingkar Timur, Kelurahan Gayam, Kecamatan/Kabupaten Sukoharjo. Tepatnya dekat di depan Terminal Sukoharjo. Kecelakaan melibatkan KA Batara Kresna, […]

  • Kepala Rutan Dumai, Yudhi Khairudin membagikan paket sembako kepada keluarga warga binaan. ( f : ist)

    Patut Dicontoh, Rutan Dumai Berbagi Sembako dengan Keluarga Narapidana 

    • calendar_month Senin, 2 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Sebagai wujud peduli sesama, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai membagikan paket sembako kepada keluarga narapidana. Dirilis Senin (02/12/24), program dilaksanakan pada Sabtu (30/11/24) lalu menjadi wujud nyata implementasi salah satu dari lima program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Yakni, memberikan perhatian dan dukungan kepada kelompok yang membutuhkan sekaligus mempererat hubungan […]

  • KEPALA BNNP RIAU Mendadak Temui Kapolres Meranti, Ada Apa Ya?

    KEPALA BNNP RIAU Mendadak Temui Kapolres Meranti, Ada Apa Ya?

    • calendar_month Rabu, 2 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 23Komentar

    MERANTI, detak24.com –  Kepala BNNP Riau, Brigjen Pol Robinson DP Siregar beserta rombongan, Selasa (01/11/22) petang berkunjung ke Mapolres Kepulauan Meranti. Kunjungan kerja dan silaturahmi yang berlangsung di ruangan rapat utama Mapolres Kepulauan Meranti itu disambut Kapolres AKBP Andi Yul LTG SH SIK MH didampingi Wakapolres Kompol Robet Arizal SSos, para PJU serta personel Polres. […]

  • DKP Riau Salurkan 22 Unit Kapal Katinting untuk Nelayan, Alokasi Tiga Daerah

    DKP Riau Salurkan 22 Unit Kapal Katinting untuk Nelayan, Alokasi Tiga Daerah

    • calendar_month Kamis, 30 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    Pekanbaru, detak24.com – Pemprov Riau melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Riau tahun ini melakukan pengadaan 22 unit kapal Katinting. Bantuan tersebut untuk enam kelompok nelayan di tiga daerah. Yakni, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Pelalawan dan Kota Pekanbaru.  Menurut Kepala DKP Riau, Herman mengatakan, bantuan kapal tersebut sebagai dukungan pemerintah dalam meningkatkan daya tangkap ikan […]

expand_less