Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » VIRAL » Pasca Meledak, Lima Ambulans Dikabarkan Keluar dari Kilang Pertamina Dumai 

Pasca Meledak, Lima Ambulans Dikabarkan Keluar dari Kilang Pertamina Dumai 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUMAI, detak24com – Lima unit ambulans dikabarkan keluar dari areal Kilang Pertamina Dumai pasca meledak, Rabu (01/10/25) malam.

Ambulans tersebut juga dilaporkan masuk pemukiman warga lewat Jalan Sibayak (samping pagar kilang Pertamina Dumai).

Baca juga : Kilang Pertamina Dumai Meledak, Warga Panik dan Mengungsi 

Dari fakta tersebut diperkirakan ada korban jiwa dalam peristiwa Kilang Pertamina Dumai meledak tersebut. Baik dari kalangan pekerja kilang, serta masyarakat sekitar yang terdampak.

Ledakan dahsyat bak suara bom meletus disertai kobaran api menggegerkan warga sekitar Kilang PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) RU II Dumai, Rabu malam (30/09/25) sekitar pukul 20.45 WIB.

Baca juga : Kilang Pertamina Dumai Meledak, Warga Diingatkan Waspada 

Suara dentuman keras yang diikuti gemuruh panjang membuat masyarakat panik dan berhamburan keluar rumah, mencari tempat aman untuk menyelamatkan diri.

Gemuruh pasca ledakan yang memekakkan telinga itu terus bergema selama beberapa menit, menambah suasana mencekam. Warga mengaku ketakutan, karena bukan hanya api yang terlihat, melainkan juga getaran hebat yang dirasakan hingga ke pemukiman.

“Ledakan kali ini sangat menakutkan. Ini bukan yang pertama, kejadian di kilang Pertamina Dumai sudah berulang kali,” ungkap seorang warga yang enggan disebutkan namanya, dikutip dari thekingbingal.

Ia mengaku melihat sedikitnya lima unit mobil ambulans keluar dari area kilang, diduga untuk membawa korban. Situasi semakin mencekam ketika terlihat iringan ambulans memasuki Jalan Sibayak, Kelurahan Tanjung Palas guna mengevakuasi masyarakat yang terdampak ledakan dan kebakaran tersebut.

Warga menuntut transparansi penuh dari pihak manajemen PT KPI RU II Dumai.

“Manajemen harus bertanggung jawab dan menjelaskan dengan sejujur-jujurnya kepada publik. Jangan ada yang ditutup-tutupi, karena ini menyangkut nyawa manusia dan kenyamanan ribuan masyarakat di sekitar kilang,” tegasnya dengan nada penuh kekesalan.

Peristiwa Ledakan Kilang Pertamina Dumai ini kembali menegaskan bahwa keberadaannya bagaikan “bom waktu” yang setiap saat bisa mengancam keselamatan warga. Publik kini menanti sikap serius pemerintah dan Pertamina, apakah terus membiarkan potensi bencana berulang, atau benar-benar berbenah demi keselamatan rakyat.

Area Manager Communication Relation & CSR Kilang Dumai, Agustiawan mengatakan tim pemadam saat ini fokus pada penanganan kejadian.

“Petugas penanganan diturunkan untuk dapat segera melakukan pemadaman ke lokasi kejadian untuk mengisolasi agar tidak meluas ke area lain,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang membuat masyarakat sekitar terganggu kenyamanannya.

“Mohon bantuan doa dari masyarakat, agar kejadian ini dapat segera kami tangani dengan baik,” harapnya dikutip dari sekilasriau.

Diberitakan, Kilang Pertamina Dumai meledak, bunyi ledakan sangat kuat diperkirakan terdengar sampai ke Purnama, Rabu (01/10/25) malam sekitar pukul 20 45 WIB.Destinasi wisata

Kawasan jalan sekitar pagar kilang Pertamina hingga Jalan Makmur ramai dipadati warga. Sejumlah warga yang mempunyai anak bayi serta para lansia langsung mengungsi ke tempat aman.

Pantauan detak24com di Jalan Sibayak tepat di pinggir pagar kilang, bunyi ledakan kilang Pertamina seperti bom diledakkan, sebanyak dua kali. Sementara, dari dapur kilang terlihat api yang cukup besar.

Warga sekitar yang kaget dengan bunyi ledakan kuat tersebut, spontan keluar rumah dan lari ke tempat yang jauh. Para ibu yang punya anak bayi serta kaum lansia pergi mengungsi.

“Ledakan kilang Pertamina Dumai itu berasal dari dapur kilang. Sehingga menimbulkan api yang sangat besar,” ujar saksi di TKP.Destinasi wisata

Sementara, saksi lain menyebut bahwa bunyi usai ledakan dahsyat tersebut akan berakhir kalau uapnya sudah habis.

“Dulu pernah juga kejadian seperti ini. Bunyi setelah ledakan itu berakhir sampai pagi,” ungkap, Andi warga sekitar.

Hingga berita ini diturunkan, bunyi gemuruh pasca ledakan masih terdengar. (Red)

Editor : Kar

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Malam Hari Letak di Luar, Maling Gasak Vario Warga Langgam Pelalawan 

    Malam Hari Letak di Luar, Maling Gasak Vario Warga Langgam Pelalawan 

    • calendar_month Minggu, 25 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Polisi menangkap pelaku curanmor inisial H (32), beralamat di RT 08/RW. 04 Kelurahan Langgam, Kabupaten Pelalawan. Informasi dirangkum, Ahad (25/08/24), pelaku ditangkap pada Sabtu, 24 Agustus 2024 di Desa Perhentian Luas, Logas, Kuansing. Kapolsek Langgam Iptu Alferdo Krisnata Kaban mengatakan,TKP di rumah korban RT. 04 / RW. 01 Kelurahan Langgam, Kabupaten Pelalawan. […]

  • Gedung Empat Lantai Meledak di Tangsel, Penjinak Bom Sisir Lokasi 

    Gedung Empat Lantai Meledak di Tangsel, Penjinak Bom Sisir Lokasi 

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Gedung empat lantai milik PT Nucleus Farma di Jalan Jombang Raya, Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan meledak, Rabu (08/10/25) malam. Dua unit mobil taktis Gegana Polda Metro Jaya tiba di sekitar pukul 22.24 WIB. Petugas berpakaian penjinak bahan peledak terlihat melakukan penyisiran di area reruntuhan. Sebagian anggota lainnya tampak […]

  • Ridho Rhoma Menangis Akui Kesalahan di Depan Sang Ayah

    Ridho Rhoma Menangis Akui Kesalahan di Depan Sang Ayah

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    PEDANGDUT Ridho Rhoma dua kali menjalani hukuman karena terjerumus narkoba. Hal itu benar-benar membuatnya menyesali perbuatannya. Di channel YouTube Rhoma Irama Official, Ridho Rhoma mengakui kesalahannya. Penyesalan itu disampaikan di depan sang ayah. “Yang pasti atas tindakan kesalahan Ridho kemarin, kebodohan Ridho lah itu, I still really malu, menyesal,” ujarnya. Sebelum menjalani hukuman yang kedua […]

  • Suap Kasus Narkotika, Jaksa SH: Kajari Bengkalis Tak Bertanggung Jawab!

    Suap Kasus Narkotika, Jaksa SH: Kajari Bengkalis Tak Bertanggung Jawab!

    • calendar_month Rabu, 24 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Jaksa Sri Haryanti bercucuran tangis ketika membacakan pledoi suap kasus narkotika di Pengadilan Tipikor PN Pekanbaru, Selasa (23/07/24) petang. Sambil terisak, jaksa yang bertugas di Kejari Bengkalis itu mengatakan, ia sebagai PNS tidak berniat mencederai kodrat sebagai jaksa yang diembannya. “Dalam menjalankan tugas sebagai aparatur, saya tidak pernah berniat mencederai kodrat jaksa […]

  • Polisi Cinta Petani, Kapolsek KSKP Dumai Serahkan Bantuan Pupuk di Pangkalan Sesai

    Polisi Cinta Petani, Kapolsek KSKP Dumai Serahkan Bantuan Pupuk di Pangkalan Sesai

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Kepedulian terhadap para petani terus ditunjukkan jajaran Polsek Kawasan Pelabuhan (KSKP) Dumai, melalui kegiatan sosial bertajuk Polisi Cinta Petani. Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek KSKP Dumai AKP Hardianto SE MSi, bersama personel turun langsung menyerahkan bantuan pupuk kepada kelompok tani jagung di Kelurahan Pangkalan Sesai, Dumai, Senin (18/05/26). Kegiatan ini menjadi bentuk nyata […]

  • Pria Ini Bawa Kabur Sarang Walet Herman, Korban Rugi Miliaran Rupiah

    Pria Ini Bawa Kabur Sarang Walet Herman, Korban Rugi Miliaran Rupiah

    • calendar_month Kamis, 29 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Tersangka penipuan jual beli sarang burung walet dibekuk Satreskrim Polsek Tenayan Raya, Pekanbaru. Tidak tanggung-tanggung, pria berinisial H (28) telah menipu korbannya bernama Herman (38) sebesar Rp1,589 miliar. Kapolsek Tenayan Raya, Kompol Manapar Situmeang mengatakan, pelaku melancarkan aksinya karena motif berfoya-foya dan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Motif tersangka mau melakukan penggelapan dan […]

expand_less