Pria Dumai Pasang Cincin di Mr P, Petugas Damkar Keringat Dingin Melepaskan
- account_circle Redaksi
- calendar_month 3 jam yang lalu
- print Cetak

Petugas Damkar Dumai melepaskan cincin yang terpasang di kelamin seorang pria. f : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DUMAI, detak24com – Personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Dumai, berhasil melepaskan cincin di kelamin seorang pria. Proses pelepasan membutuhkan waktu lebih dari dua jam, dan membuat petugas berkeringat dingin.
Kadis Damkar dan Penyelamatan Kota Dumai Zulkarnain, membenarkan tindakan pertolongan melepaskan cincin yang tersangkut di alat kelamin seorang pria.
Ia mengungkapkan, pihaknya menerima laporan pada Ahad (19/07/26) melalui layanan darurat 112 Dumai Idaman. Dalam laporannya, warga tersebut mengaku membutuhkan bantuan untuk melepaskan cincin yang terpasang di alat kelaminnya.
“Setelah menerima laporan dari 112 Dumai Idaman, personel langsung menuju lokasi dan melakukan penanganan. Alhamdulillah, cincin tersebut berhasil dilepaskan dengan aman,” katanya dikutip detak24com, Selasa (21/07/26).
Ia mengaku, proses pertolongan itu tidak berjalan mudah. Personel mengalami kesulitan karena posisi cincin yang sudah menempel erat. Sehingga harus dipotong secara perlahan dan sangat hati-hati, agar tidak menimbulkan cedera pada korban.
“Proses pelepasan membutuhkan waktu sekitar dua jam lebih. Kondisinya cukup sulit sehingga personel harus bekerja dengan penuh kehati-hatian. Keselamatan korban menjadi prioritas utama. Berkat fokus, kesabaran, dan kerja keras tim, cincin akhirnya berhasil dilepaskan tanpa menimbulkan cedera yang lebih serius,” terangnya.
Kadis menegaskan bahwa Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Dumai tidak hanya menangani kebakaran, tetapi juga berbagai operasi penyelamatan yang dibutuhkan masyarakat.
Menurutnya, personel Damkar selalu bersiaga selama 24 jam untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, mulai dari evakuasi ular, sarang tawon, membuka pintu atau mobil yang terkunci, hingga berbagai kondisi darurat lainnya yang memerlukan bantuan penyelamatan.
“Kami siap memberikan pelayanan selama 24 jam kepada masyarakat. Apa pun bentuk kondisi darurat yang membutuhkan bantuan penyelamatan, masyarakat dapat menghubungi Damkar maupun Call Center 112 Dumai Idaman,” terangnya.
Dia mengingatkan seluruh personel agar selalu menjalankan tugas sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) serta mengutamakan keselamatan, baik bagi warga yang ditolong maupun petugas di lapangan.
“Saya terus mengingatkan kepada seluruh personel agar selalu bekerja sesuai SOP. Keselamatan masyarakat dan keselamatan petugas harus menjadi prioritas utama dalam setiap operasi penyelamatan,” tambah Kadis seperti diwartakan tribunpekanbaru. (*)
Editor : kar











