Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Sumbar » Hilang Lima Hari, Kakek Erman Ditemukan Jadi Mayat di Danau Singkarak 

Hilang Lima Hari, Kakek Erman Ditemukan Jadi Mayat di Danau Singkarak 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANAH DATAR, detak24com – Beberapa jam setelah penemuan sosok mayat yang ditemukan mengapung di tepian Danau Singkarak, polisi berhasil mengungkap identitas korban, Selasa (21/07/26).

Korban diketahui bernama Erman berusia 69 tahun, warga Jorong Batu Kandang, Nagari Andaleh, Kecamatan Batipuh, Tanah Datar.

Menurut polisi berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban hilang dan tidak diketahui keberadaannya semenjak Jumat 17 Juli 2026 pekan lalu.

“Pihak keluarga menolak untuk diotopsi serta penyelidikan lebih lanjut,” ujar Kapolsek Batipuh Selatan Ipda Syaiful Bahri.

Diketahui, mayat pria tanpa identitas dan busana ditemukan mengapung di tepi Danau Singkarak, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Selasa (21/07/26) pagi.

Kapolsek Batipuh Selatan Ipda Syaiful Bahri, mengatakan bahwa jenazah tersebut pertama kali ditemukan oleh warga sekitar pukul 08 15 WIB.

“Saat itu saksi membersihkan sawah di sekitar lokasi kejadian. Kemudian yang bersangkutan melihat tubuh manusia mengapung,” ujar Kapolsek kepada detak24.com.

Kemudian, saksi memberitahukan temuannya kepada wali nagari setempat, selanjutnya dilaporkan kepada Polsek Batipuh Selatan pada pukul 10.00 WIB. Jenazah lalu dievakuasi berkerja sama dengan BPBD Tanah Datar.

Berdasarkan identifikasi sementara, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki tanpa pakaian dan identitas. Sementara itu, dokter umum Puskesmas Batipuh Selatan Muhamad Zikri Firdaus atas pemeriksaan yang dilakukan, kondisi korban masih utuh tapi sudah membusuk.

“Terkait meninggalnya korban masih dalam penyelidikan. Untuk kondisi tubuh saat pemeriksaan forensik di RSUD Padang Panjang, berdasarkan foto dan video diterima kondisi telah membusuk,” ungkap Kapolsek.

Dari video beredar, juga terlihat lokasi penemuan mayat ramai didatangi warga. Untuk kelancaran penyelidikan, polisi telah memasang police line. (*)

Reporter : Joni Anwar

Editor : Kar

 

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • TAHUN 2023, Meranti Ajukan 31 Titik Pembangunan BTS – Setiap Kecamatan

    TAHUN 2023, Meranti Ajukan 31 Titik Pembangunan BTS – Setiap Kecamatan

    • calendar_month Selasa, 27 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    MERANTI, detak24.com – Tahun 2023, Pemkab Kepulauan Meranti mengusulkan pembangunan menara BTS sebanyak 31 titik. Koordinatnya tersebar di setiap kecamatan. Perihal ini disampaikan Plt Kepala Dinas komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kepulauan Meranti, Amat Syafii MKom, ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (27/12/2022) siang. Kata Amat Syafii, secara keseluruhan, rencananya di Provinsi Riau akan dibangun […]

  • Pemprov Riau Gelar OP Migor Murah, Jaga Stabilitas Harga

    Pemprov Riau Gelar OP Migor Murah, Jaga Stabilitas Harga

    • calendar_month Minggu, 27 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 24Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Guna menjaga stabilitas harga komoditi minyak goreng (migor), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar operasi pasar murah di berbagai kabupaten/kota di Riau. Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindagkop UKM) Riau, Taufiq OH mengungkapkan bahwa operasi pasar murah ini satu diantara langkah kebijakan pemerintah dalam rangka stabilitas harga minyak goreng. “Kegiatan yang […]

  • Gegara Sempadan, Abang Adik Duel Maut di Desa Sendayan Kampar Utara

    Gegara Sempadan, Abang Adik Duel Maut di Desa Sendayan Kampar Utara

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    KAMPAR, detak24com – Seorang warga Desa Sendayan, Kampar Utara bernama Anto tewas dengan luka mengerikan sekujur tubuh. Ia meninggal usai duel maut dengan saudara kandungnya berinisial AK. Peristiwa tragis kembali terjadi di Kabupaten Kampar. Cekcok antara kakak beradik berinisial AK (49) dan RR alias Anto T (44) di Dusun I RT 003 RW 002 Desa […]

  • Ingat! Lima Janji Rizky Billar Usai Bebas Kasus KDRT

    Ingat! Lima Janji Rizky Billar Usai Bebas Kasus KDRT

    • calendar_month Sabtu, 15 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    RIZKY Billar bisa melepaskan baju tahanan pada Jumat (14/10) malam setelah sekitar satu hari mengenakannya akibat jadi tersangka kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Hal itu terjadi setelah Polres Metro Jakarta Selatan mengabulkan permohonan penangguhan penahanan terhadap tersangka kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) Rizky Billar. Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam Indradi mengungkapkan […]

  • HMMM! TERNYATA Ferdy Sambo dan Putri Pisah Rumah, Pantas Saja…

    HMMM! TERNYATA Ferdy Sambo dan Putri Pisah Rumah, Pantas Saja…

    • calendar_month Rabu, 30 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    JAKARTA, detak24.com – Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E mengatakan bahwa eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo sudah pisah rumah dengan istrinya, Putri Candrawathi. Hal itu disampaikan Bharada E saat menjadi saksi untuk terdakwa Bripka Ricky Rizal atau Bripka RR dan Kuat Ma’ruf di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (30/11). Bharada E menuturkan sejak dirinya […]

  • AKBP Achiruddin Hasibuan Dipecat dari Polri, Gegara Anak Aniaya Ken Admiral

    AKBP Achiruddin Hasibuan Dipecat dari Polri, Gegara Anak Aniaya Ken Admiral

    • calendar_month Rabu, 3 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    MEDAN, detak24com – Eks Kabag Bin Ops Direktorat Narkoba Polda Sumut AKBP Achiruddin Hasibuan dipecat dari Polri berdasarkan keputusan Majelis Komisi Kode Etik dalam sidang etik kasus penganiayaan yang dilakukan anaknya Aditya Hasibuan terhadap Ken Admiral. AKBP Achiruddin dijatuhi Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PDTH). AKBP Achiruddin sebagai anggota Polri. Dia dinyatakan bersalah karena membiarkan anaknya menganiaya Ken. […]

expand_less