KRONOLOGI Penemuan Mayat Buruh Sawit yang Tenggelam di Sungai Masjid Dumai
- account_circle Redaksi
- calendar_month Jumat, 8 Des 2023
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DUMAI, detak24com – Anggara Siregar, buruh sawit warga Kelurahan Mekarsari Dumai Selatan yang hilang di Sungai Masjid ditemukan dengan kondisi mengenaskan, Jumat (08/12/23).
Korban tenggelam selama dua hari di Sungai Masjid, tepatnya di bawah Jembatan Sepakat, Kecamatan Bangsal Aceh, Kota Dumai, akhirnya ditemukan pada Jumat (08/12/23) sekitar pukul 08.45 WIB. Sayangnya, penemuan tersebut berakhir tragis, dengan kondisi korban yang ditemukan tak bernyawa.
Baca juga : NAHAS! Buruh Sawit Hilang di Sungai Masjid Dumai, Diduga Diterkam Buaya
Tim pencarian yang terlibat, termasuk Basarnas Pekanbaru, Polri, TNI, Tagana BPBD RAPI Wil 04.06 Kota Dumai, serta warga setempat, melakukan upaya pencarian selama dua hari. Korban ditemukan di pinggir sungai, dengan jarak sekitar 2 Km dari lokasi kejadian hilang.
Kapten Leni Tadika dari Basarnas Pekanbaru wilayah kerja Dumai menyampaikan bahwa korban ditemukan dengan bekas luka di lengan sebelah kanan. Meskipun dugaan awal mengarah pada serangan buaya, Leni Tadika menegaskan perlunya menunggu hasil visum untuk konfirmasi lebih lanjut.
Baca juga : BURUH Sawit Hilang di Sungai Masjid Dumai Ditemukan Meninggal
“Korban ditemukan sekitar pukul 08.85 WIB, sekitar 2 Km dari tempat semula dia hilang,” ujar Kapten Leni Rafika di lokasi penemuan mayat buruh sawit.
Pada kesempatan tersebut, Basarnas Pekanbaru wilayah kerja Dumai mengimbau warga untuk waspada di area sekitar sungai.
“Imbauan pun disampaikan kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di pinggiran sungai. Kejadian ini dapat menjadi peringatan bagi kita semua,” imbau Leni Tadika dalam wawancara dengan awak media di lokasi kejadian.
Korban, Anggara Siregar saat ini telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dumai untuk proses lebih lanjut. Kejadian ini menunjukkan pentingnya keselamatan dan kewaspadaan ketika berada di sekitar sungai. serta menegaskan perlunya koordinasi antar instansi dalam situasi darurat.
Peristiwa hilangnya buruh sawit yang bernama Anggara Siregar (25) diketahui terjadi di sekitar Jembatan Sepakat pada Rabu, 6 Desember 2023 sekira pukul 22.30 WIB malam. Korban adalah seorang buruh angkut buah sawit.
Seorang saksi mata, bernama Anto yang berprofesi sama membenarkan hilangnya rekan satu kerjanya itu.
Dikatakan Anto, saat itu temannya bernama Anggara tengah berada dalam sungai sambil mengangkat tandan buah sawit. Sementara, ia berada di atas jembatan ingin mengambil buah sawit yang sudah terkumpul.
“Anggara saat itu tengah berada dalam sungai, saya di atas mengambil buah sawit,” kata Anto, Kamis (07/12/23).
Diceritakan Anto, peristiwa hilangnya Anggara itu sangat cepat dan suasana saat itu gelap sekali.
Terkait dugaan Anggara di terkam buaya, Anto tidak bisa memastikannya. Ia hanya melihat ada riakan air di lokasi Anggara berada terakhir
“Malam itu kami tengah bongkar muat sawit, saya di atas jembatan dan korban posisinya dalam air. Tiba-tiba saja Anggara seperti ditarik ke dalam air dan seketika menghilang. Saat lihat, di air cuman seperti ada riakan gitu,” ungkapnya.
Kemudian, ia berusaha mencari senter/penerangan karena lokasinya sangat minim penerangan. “Hingga dini hari warga menyisir Sungai, namun korban belum ditemukan,” pungkasnya.
Kapolsek Sungai Sembilan, AKP Bonardo Purba yang berada di lokasi membenarkan adanya warga yang hilang di Jembatan Sepakat Sungai Masjid tersebut. Namun, ia belum bisa memastikan penyebab hilangnya warga Mekarsari itu.
Untuk usaha pencarian, Bonardo Purba menjelaskan akan bekerjasama dengan TNI, Basarnas, Tagana, dan warga setempat. “Benar, ada laporan warga yang hilang, berdasarkan keterangan saksi, TKP di bawah Jembatan Sepakat,” kata Kapolsek, Kamis (07/12/23).
Sementara itu
Pantauan di lapangan, hingga pukul 16.00 WIB korban hilang yang bernama Anggara Siregar belum ditemukan. Tim gabungan tengah berusaha menyisir sekitar sungai dengan menggunakan perahu cepat milik Basarnas. (*/berita)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com











