Pemkab Pelalawan Dampingi Siswi Korban Pelecehan Camat, Alami Trauma Psikis
- account_circle Redaksi
- calendar_month Jumat, 26 Agt 2022
- print Cetak

Kepala DP3AP2KB Pelalawan saat mengunjungi korban. F : CAKAPLAH.COM
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pelalawan, detak24.com – Siswi korban tindakan pelecehan oleh oknum Camat Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan saat ini mengalami trauma dan tertekan. Tak hanya itu, orang tua korban saat ini terbaring di rumah sakit di Pekanbaru untuk menjalani perawatan intensif.
Dikutip Jumat (26/08/22), korban yang masih di bawah umur tersebut tentu tidak dapat membayangkan dirinya akan dipanggil aparat penegak hukum. Dimintai keterangannya sebagai saksi kunci terhadap kasus ini.
Ditambah lagi dirinya, hanya anak kampung yang melanjutkan pendidikan di sekolah menengah atas kejuruan. Untuk sekolah di SMK di Pangkalan Lesung dirinya harus rela meninggalkan kampung halaman dan ‘ngekos’ agar dekat dengan kantor camat tempatnya magang. Tak bisa dibayangkan bagaimana dirinya berjuang sendiri menghadapi kasus yang sudah ditangani penyidik Polres Pelalawan.
Di tengah traumatik yang menghantui korban, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Pelalawan, Prima Merdekawati tidak tinggal diam.
Kamis (25/8/2022) Kadis DP3AP2KB, Prima Merdekawati mendatangi dan mengunjungi korban. Saat itu Prima sempat menggali banyak informasi terhadap korban. Dikatakannya saat berkunjung korban masih sangat terpukul dan sulit diajak berbicara panjang lebar.
Meskipun demikian, Prima Merdekawati harus sabar mendapatkan banyak informasi. Hingga akhirnya, korban berterus terang bahwa saat bersamaan orang tua korban sedang terbaring sakit di rumah sakit Pekanbaru.
Mengingat psikis korban dalam kondisi tertekan, pihaknya dari DP3AP2KB berinisiatif memberikan pendampingan kepada korban. Langkah pertama yang dilakukan adalah memindahkan korban dari kosannya, di Pangkalan Lesung lalu dipindahkan ke Pangkalan Kerinci yakni dititip di RRD Pelalawan.
“Iya, kita pindahkan korban ke Pangkalan Kerinci dititipkan dulu RRD Pelalawan, lalu kita berikan pendampingan, sehingga traumanya sedikit demi sedikit membaik. Terus untuk aktivitas sekolah kita minta izin libur dulu kepada pihak sekolah,” tandas Prima Merdekawati.(cakaplah.com)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com












