Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Siak » Harimau Terkam Pekerja Saat BAB di Teluk Lanus Siak, BBKSDA Pasang Kamera Jebakan 

Harimau Terkam Pekerja Saat BAB di Teluk Lanus Siak, BBKSDA Pasang Kamera Jebakan 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIAK, detak24com – Seorang pekerja di Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Siak kritis diterkam harimau saat BAB. Hewan buas tersebut akhirnya kabur setelah disoroti lampu alat berat.

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau terus mengintensifkan penanganan interaksi negatif harimau sumatera yang terjadi di Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak.

Sebelumnya, harimau menyerang Hari Harianto (31), pekerja alat berat pada Selasa (21/07/26). Korban berhasil diselamatkan rekan kerjanya dengan menyorotkan lampu alat berat ke arah hewan dilindungi tersebut.

Kepala BBKSDA Riau Supartono, mengatakan tim telah berada di lokasi kejadian, dan berkoordinasi dengan Camat Sungai Apit. Selanjutnya, dilakukan pemantauan dari udara dan darat serta memasang kamera jebak.

Ia menjelaskan, perjalanan menuju Kampung Teluk Lanus difasilitasi Pemerintah Kabupaten Siak menggunakan transportasi air berupa pompong dengan waktu tempuh sekitar lima jam dari Tanjung Pal.

Hasil identifikasi lapangan menunjukkan lokasi interaksi negatif berada di kawasan Areal Penggunaan Lain (APL), bukan di dalam kawasan konservasi.

“Meski demikian, lokasi tersebut relatif dekat dengan habitat alami Harimau Sumatera, yakni Suaka Margasatwa Tasik Belat yang berjarak sekitar enam kilometer dari titik kejadian,” jelas Supartono, Selasa (28/7/2026).

Sebagai langkah awal penanganan, tim memasang dua unit camera trap di sekitar lokasi untuk mendeteksi keberadaan Harimau Sumatera dan memantau pergerakan satwa secara berkala.

Selain pemantauan di darat, BBKSDA Riau juga mengoperasikan drone guna melakukan pemantauan udara terhadap kemungkinan keberadaan Harimau Sumatera sekaligus memetakan kondisi tutupan lahan di sekitar lokasi.

Dari hasil pemantauan sementara, tim belum menemukan tanda-tanda keberadaan Harimau Sumatera, baik melalui pengamatan langsung maupun pemantauan udara.

“Akan tetapi, hasil pemetaan menunjukkan kawasan tersebut masih memiliki tutupan hutan, sehingga tetap berpotensi menjadi lintasan maupun habitat satwa liar,” kata Supartono.

Supartono mengungkapkan, tim akan terus melakukan pemantauan, pendalaman di lapangan, termasuk mengumpulkan informasi tambahan dari masyarakat sekitar guna memastikan pola pergerakan Harimau Sumatera.

“Tim BBKSDA Riau akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Siak, aparat kecamatan, pemerintah kampung, serta para pihak terkait untuk menentukan langkah penanganan berikutnya berdasarkan hasil pemantauan di lapangan,” jelas Supartono.

Supartono mengimbau masyarakat di Kampung Teluk Lanus dan wilayah sekitarnya untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, mengurangi aktivitas seorang diri di kawasan hutan atau kebun yang berbatasan dengan hutan.

“Apabila menemukan jejak, suara maupun kemunculan harimau sumatera, segera melapor ke petugas terdekat. Agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” pungkasnya.

Diterkam Saat BAB 

Kendati kritis, seorang pekerja alat berat bernama Harianto (31) selamat setelah diterkam harimau sumatera saat BAB di Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.30 WIB ketika korban keluar dari camp menuju area kanal untuk buang air besar (BAB). Sekitar 10 menit kemudian, rekan-rekan kerjanya mendengar teriakan minta tolong dari arah lokasi tersebut.

Menyadari adanya situasi darurat, para pekerja segera keluar melakukan pencarian. Dalam kondisi minim penerangan, mereka menyalakan mesin excavator beserta lampu sorot alat berat untuk mencari sumber suara.

Sorotan lampu kemudian memperlihatkan seekor Harimau Sumatera yang tengah menerkam korban. Cahaya terang dan suara bising mesin alat berat diduga membuat satwa liar tersebut terkejut hingga melepaskan gigitannya dan melarikan diri ke dalam hutan.

Camat Sungai Apit Tengku Muhtasar, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, korban berhasil diselamatkan meski mengalami luka serius akibat gigitan dan cakaran harimau.

“Kejadian sekitar pukul 19.30 WIB. Korban selamat, tetapi mengalami pendarahan cukup banyak dan sudah dirujuk ke RSUD Tengku Rafian untuk mendapatkan penanganan medis,” ujar Tengku Muhtasar.

Usai dievakuasi dari lokasi kejadian, Harianto sempat mendapatkan pertolongan pertama di Puskesmas Pembantu (Pustu) Kampung Teluk Lanus sebelum dirujuk ke RSUD Tengku Rafian Siak karena luka yang dideritanya memerlukan penanganan lebih lanjut, seperti diwartakan cakaplah. (*)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maling Gasak Kabel LPJU Jalan Sudirman Pekanbaru, Dishub Gerak Cepat 

    Maling Gasak Kabel LPJU Jalan Sudirman Pekanbaru, Dishub Gerak Cepat 

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru bergerak cepat memperbaiki lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang padam di sejumlah titik Jalan Jenderal Sudirman. Perbaikan dilakukan setelah diketahui adanya pencurian kabel oleh orang tak dikenal (OTK), yang menyebabkan lampu jalan tersebut tidak berfungsi alias mati. Baca juga : Info Lakalantas : Pengendara Vixion Meregang Nyawa […]

  • LBHI BATAS Indragiri Dumai Dampingi Anak Korban Penganiayaan di Purnama, Munthe: Kita Giring Sampai ke Polri

    LBHI BATAS Indragiri Dumai Dampingi Anak Korban Penganiayaan di Purnama, Munthe: Kita Giring Sampai ke Polri

    • calendar_month Sabtu, 18 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    DUMAI, detak24.com – Seorang ibu (FY) tak terima melihat anaknya (korban) yang berusia 11 tahun mengalami luka memar pada kelopak mata bawah sebelah kanan. Juga luka memar pada pipi kanan, bengkak pada pipi kanan dan luka gores pada pipi kiri diduga dianiaya. Peristiwa yang terjadi pada pertengahan bulan November 2022 lalu itu langsung dilaporkan FY […]

  • PENGUNGKAPAN Terbesar, Polres Meranti Amankan 4 Kg Sabu di Dua Lokasi

    PENGUNGKAPAN Terbesar, Polres Meranti Amankan 4 Kg Sabu di Dua Lokasi

    • calendar_month Jumat, 6 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    MERANTI, detak24com – Polres Meranti menggagalkan peredaran 4 Kg sabu jaringan internasional di dua tempat. Operasi tersebut langsung dipimpin Kapolres. Kapolres AKBP Andi Andi Yul LTG dalam press release, Jumat (06/10/23) mengungkapkan, penangkapan sabu seberat 4 kilogram menjadi yang terbesar sejauh ini.  Penyelidikan terhadap kasus ini sudah dilakukan selama 20 hari. “Adapun ketiga tersangka adalah […]

  • 52 Anggota Khilafahtul Muslimin Deklarasi Setia NKRI

    52 Anggota Khilafahtul Muslimin Deklarasi Setia NKRI

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    Surabaya, detak24.com – Sebanyak 52 anggota Khilafatul Muslimin di wilayah Surabaya Raya mendeklarasikan setia kepada Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Kamis (30/06/22).       Proses deklarasi kebangsaan dilakukan di hadapan para Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Jawa Timur. Khilafatul Muslimin dicap sebagai organisasi yang bertentangan dengan Pancasila. Sekarang ini adalah waktunya gotong […]

  • Foto kedua tersangka

    Polres Inhil Ringkus Dua Pemain Sabu di Kuala Enok

    • calendar_month Sabtu, 27 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    Inhil, detak24.com – Polsek Tanah Merah, Polres Indragiri Hilir (Inhil) meringkus dua pelaku kasus tindak pidana narkotika. Pelaku pertama adalah RSU (30) warga Kuala Enok yang ditangkap pada 24 Agustus 2022 sekitar pukul 12:00 wib, di Jalan Sadar Gang Ros RT 01 RW 02 Desa Tanah Merah, Kecamatan Tanah Merah. Dari tangan pelaku, ditemukan 1 […]

  • Las Vegas bird rescuer still searching for pigeons wearing cowboy hats

    Las Vegas bird rescuer still searching for pigeons wearing cowboy hats

    • calendar_month Senin, 23 Des 2019
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Atqui eorum nihil est eius generis, ut sit in fine atque extrerno bonorum. Non autem hoc: igitur ne illud quidem. Atque haec coniunctio confusioque virtutum tamen a philosophis ratione quadam distinguitur. Utilitatis causa amicitia est quaesita. Sed emolumenta communia esse dicuntur, recte autem facta et peccata non […]

expand_less