Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Peristiwa » Ngeri! Leher Robek, Bocah Perempuan Tewas Diterkam Harimau di Pelalawan

Ngeri! Leher Robek, Bocah Perempuan Tewas Diterkam Harimau di Pelalawan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PELALAWAN, detak24com – Seorang anak perempuan bernama Jerlin Zalukhu (12), meninggal dunia setelah diserang harimau di kawasan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan Tanaman Industri (PBPH-HTI), Kecamatan Pelalawan.

Informasi dirangkum Jumat (10/07/26), peristiwa tragis itu terjadi pada Selasa (07/07/26) dini hari sekitar pukul 04.30 WIB. Harimau datang ke lokasi kamp perusahaan, tempat korban dan orangtuanya tinggal.

Kepala Balai BBKSDA Riau Supartono, mengatakan bahwa ketika kejadian korban sedang menemani kakaknya mencuci piring di kamar mandi kamp.

Saat itu, korban menunggu kakaknya di luar kamar mandi. Sementara, pagar pelindung pada bagian belakang kamp diketahui dalam kondisi rusak dan terbuka, sehingga memudahkan harimau masuk.

“Korban kemudian ditemukan sekitar 10 meter di belakang kamp dengan luka pada bagian leher kiri dan kanan,” ujarnya, Jumat (10/07/26).

Ia mengatakan, kejadian itu dilaporkan pihak perusahaan ke BBKSDA Riau. Tim langsung diturunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan mitigasi.

Berdasarkan hasil identifikasi, lokasi kejadian berada di camp pekerja yang berbatasan dengan habitat alami Harimau Sumatera. Lokasi tersebut berjarak sekitar 5,3 kilometer dari Taman Nasional Zamrud dan 5,7 kilometer dari kawasan Restorasi Ekosistem Riau (RER).

Secara administratif, kawasan itu berada dalam wilayah Desa Sungai Ara serta Desa Pangkalan Terap, Kecamatan Pelalawan.

Usai melakukan olah TKP, tim BBKSDA Riau menemukan jejak harimau sumatera di sekitar kamp pekerja.

“Jejak tersebut memiliki ukuran sekitar 16 sentimeter x 15 sentimeter, dengan jarak langkah terjauh antara kaki depan dan kaki belakang mencapai 120 sentimeter,” jelasnya.

Untuk memastikan keberadaan satwa, petugas memasang camera trap di sejumlah titik strategis di sekitar lokasi kejadian.

“Hingga pukul 18.00 WIB, tim masih menerima laporan kemunculan harimau sumatera di sekitar kamp pekerja,” ungkapnya.

Tim gabungan kemudian menggelar patroli malam menggunakan drone thermal guna memantau pergerakan satwa sekaligus menjamin keselamatan masyarakat dan pekerja.

Hasil pemantauan udara menunjukkan harimau sumatera masih berada di sekitar lokasi kejadian. Karnivora ganas itu diduga bertahan sekitar kawasan tersebut karena terdapat hewan peliharaan dalam kamp pekerja. Keberadaan satwa itu diduga menarik harimau mendekati pemukiman pekerja.

Sebagai langkah mitigasi, petugas bersama manajemen perusahaan melakukan penyitaan terhadap satwa mangsa tersebut, untuk mengurangi potensi konflik lanjutan antara manusia dan satwa liar.

Dia mengimbau seluruh masyarakat, pekerja, dan perusahaan yang beraktivitas di sekitar habitat harimau sumatera agar meningkatkan kewaspadaan.

“Masyarakat diminta tidak beraktivitas seorang diri, terutama pada malam hingga dini hari. Pastikan pagar dan sistem pengamanan kamp dalam kondisi baik,” ingatnya.

Selain itu, masyarakat juga diminta segera melapor kepada petugas apabila mengetahui keberadaan satwa liar di sekitar lokasi.

BBKSDA Riau melakukan penanganan konflik manusia dan harimau sumatera secara terukur bersama para pihak terkait demi keselamatan masyarakat dan satwa dilindungi.

“Kami mengedepankan dua prinsip utama, yakni keselamatan manusia dan pelestarian Harimau Sumatera sebagai satwa dilindungi yang populasinya semakin terancam di alam liar,” imbuhnya seperti diwartakan cakaplah. (*)

Editor : Kar

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • POLSEK SUNGAI Sembilan Ciduk Supir Kencing CPO Milik PT Meridan Dumai

    POLSEK SUNGAI Sembilan Ciduk Supir Kencing CPO Milik PT Meridan Dumai

    • calendar_month Rabu, 28 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    DUMAI, detak24.com– Unit Reskrim Polsek Sungai Sembilan menangkap seorang supir kencing CPO. Aparat juga mengamankan truk BK 9232 VN. “Seorang supir CV Teman Setia berinisial YHP (26) diserahkan ke Mapolsek Sungai Sembilan usai melakukan penggelapan CPO yang dibawa dari PT Panca Surya Agrindo. Pelaku terlibat penggelapan CPO order PT Meridan Sejati Surya Plantation (MSSP), ditangkap […]

  • Piala Dunia 2026 : Argentina, Inggris, dan Kolombia Juara Grup

    Piala Dunia 2026 : Argentina, Inggris, dan Kolombia Juara Grup

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DETAK24COM – Tiga timnas yakni Argentina, Inggris, dan Kolombia memastikan diri lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan status juara grup, setelah menuntaskan pertandingan terakhir fase grup, Ahad (28/06/26) WIB. Argentina menjadi sorotan setelah menyapu bersih tiga pertandingan di Grup J. Juara bertahan itu mengamankan posisi puncak klasemen usai mengalahkan Yordania 3-1 di […]

  • Sidang vonis kasus sabu 11 Kg dan ineks 10 ribu butir di PN Dumai. (f : Erikson Manalu)

    Tuntutan Mati, Lima Pemilik 11 Kg Sabu dan 10 Ribu Ineks Divonis 18 Tahun 

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Majelis hakim PN Dumai memvonis lima terdakwa pemilik 11 kg sabu dan 10 ribu butir ineks dengan hukuman masing-masing 18 tahun, Selasa (12/11/24). Vonis 18 tahun penjara lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dimana, JPU Andi Saputra Sinaga SH MH pada sidang sebelumnya menuntut kelima terdakwa dengan hukuman mati. Dalam […]

  • SEBAB FAKTOR EKONOMI, Ratusan Perempuan di Meranti Jadi Janda

    SEBAB FAKTOR EKONOMI, Ratusan Perempuan di Meranti Jadi Janda

    • calendar_month Sabtu, 17 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    MERANTI, detak24.com – Tingkat perceraian di wilayah Kepulauan Meranti sangat tinggi. Faktor ekonomi dan selingkuh menjadi penyebab utama kasus tersebut. Selain faktor ekonomi yang paling dominan jadi penyebab perceraian, ada penyebab lain yang membuat pasangan tidak harmonis, diantaranya pasangan yang tidak setia atau selingkuh. Data yang dirilis Pengadilan Agama (PA) Selatpanjang, angka perceraian disebabkan banyak […]

  • Buru Suami Sadis Pembunuh Bu Guru, Polisi Tutup Pintu Keluar Kabupaten Kuansing 

    Buru Suami Sadis Pembunuh Bu Guru, Polisi Tutup Pintu Keluar Kabupaten Kuansing 

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUANSING, detak24com – Kapolres Kuansing AKBP Angga F Herlambang perintahkan anggotanya memburu pelaku pembunuh bu guru Juniwarti, hingga menutup pintu keluar Kabupaten Kuansing  “Saya sudah perintahkan buru tersangkanya sampai dapat. Anggota saya larang pulang sebelum berhasil menangkap tersangka,” ujar AKBP Angga, Senin (24/02/25). Kapolres meyakini suami dari korban Juniwarti (51 tahun) masih berada di Kuansing. […]

  • Dihadiri Syekh Asal Palestina, Yayasan Tijarotan Lantabur Indonesia Jamu Relawan KNRP Duri Buka Puasa Bersama 

    Dihadiri Syekh Asal Palestina, Yayasan Tijarotan Lantabur Indonesia Jamu Relawan KNRP Duri Buka Puasa Bersama 

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    DURI, detak24.com – Yayasan Tijarotan Lantabur Indonesia, Duri menjamu relawan KNRP (Komite Nasional Relawan Palestina) di pesantren, Jalan Jenderal Sudirman, Gg Teratai, Kelurahan Gajah Sakti, Selasa (11/03/25). Pada kesempatan tersebut juga hadir Syekh Ibrahim Alomari dari Palestina, Syeich Dr Sameh Salem Abdul Hamid Al Mishri, Mudir Ma’had Qiraat Asyarah Tijarotan Lantabur, pengurus Yayasan Tijarotan Lantabur […]

expand_less