Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Meranti » Dua Warga Kepulauan Meranti Terpapar Cacar Monyet, Pasien Langsung Diisolasi

Dua Warga Kepulauan Meranti Terpapar Cacar Monyet, Pasien Langsung Diisolasi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MERANTI, detak24com – Dua warga Kepulauan Meranti menunjukkan gejala mirip terpapar penyakit cacar monyet (monkeypox/Mpox). Keduanya kini tengah diisolasi di fasilitas kesehatan daerah setempat.

Plt Kepala Diskes Kepulauan Meranti, Ade Suhartian melalui Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Widya Nengsih menegaskan, kedua pasien masih berstatus suspek alias baru diduga. Sehingga, belum dapat dipastikan positif cacar monyet.

Baca juga: Viral Bokep Sahroni dengan Nafa Urbach, Fakta atau Akal-akalan Netizen?

“Diagnosis belum bisa dipastikan sampai hasil sampel laboratorium keluar. Sementara ini, kedua pasien sudah diisolasi di ruang khusus untuk mencegah penularan,” jelas Widya, Jumat (19/09/25).

Diskes sudah melakukan penyelidikan epidemiologi (PE) sejak Kamis (18/9) lalu dan masih terus berlangsung. Selain mengisolasi pasien, petugas juga meminta yang pernah kontak erat dengan mereka melakukan isolasi mandiri serta membatasi interaksi dengan orang lain.

Widya meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik. Menurutnya, gejala pada kedua pasien juga bisa menyerupai penyakit kulit lain seperti cacar air, campak, atau infeksi kulit biasa. “Ini masih suspek. Bisa saja hasilnya negatif dan hanya penyakit kulit umum. Karena itu, mari tunggu hasil laboratorium resmi,” ujarnya.

Menurutnya penyakit cacar monyet sebenarnya masih tergolong langka di Indonesia. Meskipun pertama kali terdeteksi pada 2022, jumlah kasus masih terkendali.  Data Kementerian Kesehatan RI mencatat, hingga 17 Agustus 2024 terdapat 88 kasus terkonfirmasi yang tersebar di beberapa provinsi seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

Cacar monyet disebabkan oleh virus monkeypox yang awalnya endemik di Afrika, lalu menyebar ke berbagai belahan dunia. Penularannya bisa melalui kontak langsung dengan ruam, cairan tubuh, atau luka pasien. Percikan saluran pernapasan dalam jarak dekat dan waktu lama. Kontak dengan barang atau kain yang terkontaminasi cairan luka pasien.

Gejala awal biasanya berupa demam, sakit kepala, nyeri otot, pembengkakan kelenjar getah bening, diikuti munculnya ruam atau bintil berisi cairan di kulit. Penyakit ini bisa sembuh dalam waktu 2–4 minggu pada sebagian besar kasus.

Diskes Meranti menekankan pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat, memakai masker bila sakit, serta segera memeriksakan diri jika mengalami gejala mirip cacar monyet.

“Paling penting adalah jangan panik. Penyakit ini bisa dicegah dengan disiplin menjaga kebersihan dan menghindari kontak dengan orang yang sedang sakit. Untuk masyarakat, kami imbau tetap waspada tetapi tidak perlu cemas berlebihan,” imbaunya dikutip dari rpg. (Red)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Update Terkini Korban Banjir dan Longsor Sumatra : 964 Meninggal, 262 Hilang 

    Update Terkini Korban Banjir dan Longsor Sumatra : 964 Meninggal, 262 Hilang 

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Tim gabungan menemukan 3 jenazah baru, Selasa  (09/12/25) per pukul 17.45. WIB. Sehingga, korban meninggal pada bencana banjir dan longsor Sumatra bertambah jadi 964 orang, dan hilang 262 jiwa. BNPB menyampaikan data terbaru pencarian korban bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Tim gabungan kembali menemukan […]

  • KELUARGA Besar Pelko Duri Gelar Buka Puasa Bersama 

    KELUARGA Besar Pelko Duri Gelar Buka Puasa Bersama 

    • calendar_month Minggu, 31 Mar 2024
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    DURI, detak24.com – Sukses melaksanakan kegiatan menyantuni anak yatim dan kaum duafa, keluarga besar Pelko Duri melanjutkan kebersamaan dengan menggelar acara buka puasa bersama, Ahad (31/03/24). Buka puasa bersama ini dihadiri puluhan warga Pelko Duri di Gedung Pelko, Jalan Aman, Kelurahan Pematang Pudu, Duri, Kecamatan Mandau. Sebelum berbuka puasa, acara diawali dengan kultum yang disampaikan […]

  • SUPIR Honda Civic Terciduk Bawa 1 Kg Sabu di Sisingamangaraja Pekanbaru

    SUPIR Honda Civic Terciduk Bawa 1 Kg Sabu di Sisingamangaraja Pekanbaru

    • calendar_month Jumat, 7 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Polisi bekuk supir Honda Civic di Jalan Sisingamangaraja Pekanbaru. Saat digeledah, ditemukan 1 Kg sabu dalam mobil tersebut. Informasi dirangkum, Jumat, (07/06/24) di Mapolda Riau, petugas dari Subdit III Reserse Narkoba Polda Riau menangkap 3 orang pengedar sabu. Untuk menangkap pelaku, polisi berpura-pura menyamar jadi pembeli. Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes […]

  • HAKIM Tipikor Bebaskan Mantan Ketua KPU Bengkalis

    HAKIM Tipikor Bebaskan Mantan Ketua KPU Bengkalis

    • calendar_month Kamis, 26 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Mantan Ketua KPU Bengkalis Fadhillah Al Mausuly akhirnya hirup udara bebas. Hakim Tipikor Pekanbaru menolak dakwaan JPU, sehingga sidang tidak bisa dilanjutkan, Kamis (26/10/23). Mantan Ketua KPU Bengkalis itu sebelumnya menjadi terdakwa atas perkara dugaan korupsi senilai Rp4,5 miliar. Ia dinyatakan bebas dari dakwaan jaksa oleh majelis hakim Tipikor. Pada sidang putusan […]

  • Duh! Beli Pertalit dan Solar Pakai MyPertamina Mulai 1 Juli, Berikut Caranya

    Duh! Beli Pertalit dan Solar Pakai MyPertamina Mulai 1 Juli, Berikut Caranya

    • calendar_month Selasa, 28 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    Jakarta, detak24.com – PT Pertamina Patra Niaga membagikan link pendaftaran untuk membeli bahan bakar minyak (BBM) Pertalite dan Solar menggunakan aplikasi digital, MyPertamina.     Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution mengatakan pihaknya berinisiatif dan berinovasi untuk melakukan uji coba penyaluran BBM subsidi itu bagi pengguna berhak yang sudah terdaftar di dalam sistem MyPertamina. […]

  • NETIZEN Soroti dan Curigai Orangtua Bocah 3 Tahun yang Hilang di Subang

    NETIZEN Soroti dan Curigai Orangtua Bocah 3 Tahun yang Hilang di Subang

    • calendar_month Kamis, 4 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    JABAR, detak24com – Kasus anak hilang berusia 3,5 tahun di Kalijati, Kabupaten Subang, Jawa Barat masih menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Tak hanya itu, kasus hilangnya anak kecil secara misterius ini pun masih menjadi misteri dan teka-teki yang cukup sulit terungkap. Pasalnya menurut keterangan keluarga  korban, saat kejadian banyak orang-orang dan keluarga yang berada […]

expand_less