Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Meranti » Terlilit Utang, Pria Asal Desa Bokor Selatpanjang Rekayasa Cerita Jadi Korban Begal

Terlilit Utang, Pria Asal Desa Bokor Selatpanjang Rekayasa Cerita Jadi Korban Begal

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SELATPANJANG, detak24com – Kabar dugaan aksi begal yang sempat menghebohkan warga Selatpanjang pada Rabu (08/07/26) akhirnya dipastikan tidak benar.

Informasi dirangkum Jumat (10/07/26), sesuai laporan ke polisi, peristiwa itu awalnya disebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB di Jalan Merdeka Gang Sahabat, Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebing Tinggi. Korban diketahui bernama Zulkifli (39), seorang warga asal Desa Bokor, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Dalam proses penyelidikan, polisi juga meminta keterangan dari Juliana, yang merupakan istri korban, serta Maulana, rekan korban. Keterangan kedua saksi tersebut dipadukan dengan hasil pemeriksaan di lapangan untuk memastikan kebenaran informasi yang disampaikan korban.

Selain itu, petugas turut mengamankan barang bukti berupa satu unggahan (posting) Facebook atas nama Nova Nazira yang berkaitan dengan informasi dugaan peristiwa tersebut.

Rekaman CCTV yang diperoleh dari dua titik di sekitar gudang MSP kemudian dianalisis oleh penyidik. Dari hasil pemeriksaan tersebut, tidak terlihat adanya kejadian pencurian dengan kekerasan seperti yang dilaporkan korban.

Hasil penyelidikan Polsek Tebing Tinggi menunjukkan tidak ditemukan adanya tindak pidana pencurian dengan kekerasan seperti yang dilaporkan. Polisi melakukan pengecekan terhadap korban, memeriksa saksi-saksi, hingga menganalisis rekaman CCTV di sekitar lokasi yang disebut sebagai TKP.

Menurut Kapolsek Tebing Tinggi AKP JA Lubis, setelah dihadapkan dengan hasil penyelidikan, korban akhirnya mengakui bahwa dirinya sengaja merekayasa cerita menjadi korban begal. Ia mengaku nekat melakukan hal tersebut karena tertekan untuk melunasi utang kepada sejumlah pihak yang telah meminjamkan uang kepadanya.

Kapolsek Tebing Tinggi AKP JA Lubis, mengingatkan masyarakat untuk tidak membuat laporan atau keterangan yang tidak sesuai fakta. “Itu dapat menghambat proses penegakan hukum dan menimbulkan keresahan,” imbaunya. (Rls)

Editor : Kar

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penangkapan Ketua Ormas PETIR, GMPR Tuding Polisi Lakukan Pengalihan Isu 

    Penangkapan Ketua Ormas PETIR, GMPR Tuding Polisi Lakukan Pengalihan Isu 

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Gerakan Mahasiswa dan Kepemudaan Peduli Provinsi Riau (GMPR) menyatakan keprihatinan atas arah penegakan hukum di Riau yang dinilai tidak proporsional dan terkesan tebang pilih. Dalam pernyataan resminya, GMPR menilai aparat hukum lebih fokus pada kasus tertentu, tanpa menyentuh akar persoalan yang lebih besar. Ketua GMPR, Ali Jung-Jung Daulay, menyoroti langkah Kepolisian Daerah […]

  • BUNTUT Pengancaman Peneliti BRIN, Muhammadiyah Resmi Melapor ke Bareskrim

    BUNTUT Pengancaman Peneliti BRIN, Muhammadiyah Resmi Melapor ke Bareskrim

    • calendar_month Selasa, 25 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    JAKARTA, detak24com – Sejumlah warga Muhammadiyah menyambangi Gedung Badan Reserse Kriminal (Bareskrim), Jakarta, Selasa (25/4/2023). Mereka membuat laporan terkait dua peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yakni Andi Pangerang Hasanuddin dan Thomas Djamaluddin. Adapun Andi diduga melakukan pengancaman terhadap warga Muhammadiyah dalam unggahan media sosial Facebook milik Thomas Djamaluddin. Pantauan Kompas.com di lobi Bareskrim, […]

  • Mahasiswi Dugem Tabrak Maut Bu Guru, Ternyata Asal Kebun Durian Kampar

    Mahasiswi Dugem Tabrak Maut Bu Guru, Ternyata Asal Kebun Durian Kampar

    • calendar_month Senin, 5 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Marisa Putri, mahasiswi dugem  tabrak ibu guru TK hingga tewas di Pekanbaru ternyata warga Desa Kebun Durian, Kampar. Tercatat, mahasiswi dugem itu tinggal di Desa Kebun Durian Kecamatan Gunung Sahilari. Kabar kecelakaan yang menyeret Marisa Putri ternyata membuat geger kampung halamannya tersebut. Bahkan ada warga desa tak mau disebutkan namanya angkat bicara […]

  • Gegara Utang Nikah, Anak Durhaka Bunuh Ayah Kandung di Surabaya 

    Gegara Utang Nikah, Anak Durhaka Bunuh Ayah Kandung di Surabaya 

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SURABAYA, detak24com – Kasus tragis terjadi di Surabaya. Seorang pemuda warga Pabean Cantikan tega membunuh ayah kandung demi melunasi utang pesta pernikahan.  Informasi dirangkum Selasa (08/04/25), tersangka berinisial AUO (22) dilaporkan memiliki tunggakan sebesar Rp 25 juta kepada vendor pernikahan. Untuk menutupinya, ia nekat menggadaikan mobil Toyota Fortuner milik sang ayah, MS (65) tanpa sepengetahuan. Namun, […]

  • SYABAS! Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran 30 Kg Sabu, 3 Tersangka Diciduk

    SYABAS! Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran 30 Kg Sabu, 3 Tersangka Diciduk

    • calendar_month Senin, 21 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    BENGKALIS, detak24.com – Polres Bengkalis menangkap tiga orang kurir narkotika jenis sabu jaringan internasional. Dalam operasi aparat berhasil menyita 30 Kg sabu. Ketiga pria ini bernama Muhammad Hatta alias Ata (30), nelayan, Herwan alias Iwan (45), petani, beralamat di Desa Api-api, Kecamatan Bandar Laksamana, Bengkalis, dan Herman Tino alias Eman (27), tidak bekerja, berdomisili di […]

  • PERANG Sarung, Polsek Tebingtinggi Angkut Puluhan Pemuda di Kuburan Cina

    PERANG Sarung, Polsek Tebingtinggi Angkut Puluhan Pemuda di Kuburan Cina

    • calendar_month Selasa, 28 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 36Komentar

    MERANTI, detak24com – Polsek Tebingtinggi Polres Kepulauan Meranti Polda Riau, Selasa (28/03/23) dini hari, mengamankan puluhan pemuda yang melakukan aksi perang kain sarung dan berkumpul di jam rawan tindak kejahatan. Giat patroli ini dilaksanakan terkait adanya informasi tawuran antar pemuda yang menggunakan kain sarung di Kuburan Cina, Kelurahan Selatpanjang Selatan. Berdasarkan informasi itu, Kapolsek Tebingtinggi […]

expand_less