Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Siak » THR dan TPP Belum Cair, Wabup Siak: Kalau Ada ASN Tak Makan atau hanya Sama Garam Datang ke Rumah Saya!

THR dan TPP Belum Cair, Wabup Siak: Kalau Ada ASN Tak Makan atau hanya Sama Garam Datang ke Rumah Saya!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIAK, detak24com – Wabup Siak keluarkan pernyataan tendensius kepada ASN yang keluhkan THR dan TPP belum dibayar. Jika ada yang tak makan atau hanya dengan garam, dia mengundang ke rumahnya.

Wakil Bupati Siak Husni Merza mendadak jadi perbincangan masyarakat khususnya para ASN karena pernyataannya yang tendensius saat jadi pembina upacara di Kantor Bupati Siak, Senin (14/04/25).

Seorang PNS yang tak ingin namanya disebutkan mengungkapkan kekecewaannya atas pernyataan Wabup Husni Merza. PNS ini mengaku mendengar Husni mengatakan ‘Kalau ada pegawai yang tak makan atau makan sama garam datang ke rumah saya’.

“Kami ikut dalam apel pagi tadi. Wabup bilang kalau pegawai tak makan datang ke rumahnya. Sontak kami kaget dan sangat kecewa sambil berangsur bubar barisan di apel itu,” kata seorang PNS minta namanya dirahasiakan karena khawatir ada intervensi dari atasan.

Ia menyampaikan pernyataan itu terlontar bermula saat menyinggung isu tunda bayar dan defisit anggaran di Kabupaten Siak. Termasuk belum dibayarkan THR serta Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi pegawai. Ekspresi dan nada bicara Wabup Siak itu juga berubah dan bernada tinggi.

“Kami pikir bukan soal bisa makan atau tidak. Ini soal hak kami yang belum dibayarkan. Kami bekerja sesuai kewajiban, tapi hak-hak kami, seperti THR dan TPP ditunda pembayaran tanpa kejelasan,” tekannya.

Pegawai tersebut juga menambahkan, hingga saat ini, gaji bulan April pun belum diterima oleh para ASN. Sementara di sisi lain, Pemkab Siak disebut-sebut telah mendahulukan pembayaran kepada pihak ketiga, bahkan tidak merata.

“Yang dibayarkan pun bukan semua, tapi katanya hanya orang-orang tertentu saja yang didahulukan. Sungguh kami kecewa,” tambahnya.

Menurutnya, alih-alih menenangkan justru pernyataan Wabup itu menyulut kekecewaan lebih dalam. Oleh karena dinilai tidak mencerminkan sikap bijak seorang pemimpin Melayu.

“Seharusnya beliau bisa menyampaikan sesuatu yang sejuk dan menenangkan di tengah kondisi seperti ini. Bukan malah menyampaikan pernyataan yang justru membuat kami merasa diremehkan,” tutupnya.

Sementara, Wakil Bupati Siak, Husni Merza saat dikonfirmasi membenarkan pernyataannya yang menyebut kalau pegawai tidak makan atau makan sama garam pada apel tadi pagi. Namun ia membantah soal ucapannya dengan nada tinggi atau marah-marah.

Ia menyampaikan ucapan itu sebagai bentuk tanggungjawabnya sebagai pemimpin di Kabupaten Siak. Jika ada bawahannya yang kesusahan silahkan melapor kepadanya.

“Saya tidak marah-marah. Saya hanya menegaskan kepada ASN bahwa meski kondisi keuangan daerah sedang sulit, mereka harus tetap berkerja secara profesional dan tetap memberikan pelayanan prima ke masyarakat,” katanya.

Terkait pegawai yang tidak bisa makan, kata Husni, itu kiasan menandakan pertanggungjawabannya kepada bawahannya. Bukan bermaksud merendahkan atau ada niat lain.

“Kami sebagai pemimpin harus memikirkan bawahan kami, kalau sampai ada pegawai yang tidak makan datang ke rumah saya, itu kami pertanggungjawabkan. Maksudnya ini kan kondisi lagi sulit, itu konsekuensi kami sebagai pemimpin, begitu maksud dan hemat kami,” kilahnya dikutip detak24com dari cakaplah. (*)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Bengkalis saat berkunjung di Desa Sadar Jaya, Siak Kecil, Bengkalis

    Waspada!!! Harimau Berkeliaran di Kampung Bengkalis, Wabup Ingatkan Warga Berkelompok-BKSDA Pasang Kamera

    • calendar_month Rabu, 6 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    Bengkalis, detak24.com – Wakil Bupati Bagus Santoso melakukan kunjungan spontan menemui warga eks transmigrasi Desa Sadar Jaya, Kecamatan Siak Kecil Bengkalis, Riau sebagai respon cepat pemerintah pasca kemunculan satwa endemik harimau yang berkeliaran di kampung tersebut. Kedatangan Bagus Santoso disambut gembira Kades Slamet Widodo lengkap beserta aparat desa dan warga. Pada kesempatan tersebut langsung diadakan […]

  • KPK Mendadak Datangi Petani Sawit Riau, Begini Kejadiannya!

    KPK Mendadak Datangi Petani Sawit Riau, Begini Kejadiannya!

    • calendar_month Jumat, 18 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    PEKANBARU, detak24com – KPK melalui Direktorat Deteksi dan Analisis Korupsi mendatangi sejumlah petani sawit Riau. Sebelumnya, Kejagung dan Polri juga melakukan hal yang sama. Kedatangan KPK kali inu melakukan konsolidasi tatakelola perkebunan kelapa sawit, terkhusus perkebunan kelapa sawit rakyat. KPK memulai dari beberapa kabupaten di Riau untuk konsolidasi dan mendengar keluhan yang dihadapi petani sawit. […]

  • Gasak Kebun Jonny Sitohang, Polsek Sungai Sembilan Ringkus Maling Sawit di Basilambaru

    Gasak Kebun Jonny Sitohang, Polsek Sungai Sembilan Ringkus Maling Sawit di Basilambaru

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Seorang maling sawit inisial GU dibekuk polisi usai menggasak sawit milik Jonny Sitohang di Jalan Pelajar, Basilambaru, Dumai. Informasi dirangkum, Jumat (06/03/06), Polsek Sungai Sembilan berhasil mengungkap kasus diduga tindak pidana pencurian kelapa sawit yang terjadi pada hari Rabu (04/03/26) sekitar pukul 16.00 WIB di Jalan Pelajar RT 006 Kelurahan Basilam Baru, Kecamatan […]

  • Laknat! Dicuekin Istri, Pria di Dayun Siak ‘Makan’ Anak Kandung Usia 7 Tahun Berkali-kali 

    Laknat! Dicuekin Istri, Pria di Dayun Siak ‘Makan’ Anak Kandung Usia 7 Tahun Berkali-kali 

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SIAK, detak24com – Bukannya melindungi, seorang ayah di Dayun Siak malah menyetubuhi anak kandungnya yang masih beranjak usia 7 tahun.  Perangai bejat sang ayah terungkap bermula dari ibu korban memergoki perilaku tak lazim anaknya di kamar. Korban melakukan sesuatu dengan organ vitalnya yang membuat pelapor bak tersambar petir. “Saat itu, Ahad (11/08/24) sekitar pukul 16.00 […]

  • Kajari Pringsewu Ade Indrawan meneken Deklarasi Anti Inses di sela seminar nasional sempena HBA ke-63. F : IST

    GAWAT! Pringsewu Darurat Inses, Kurun 5 Bulan Terjadi Empat Kasus 

    • calendar_month Selasa, 4 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 21Komentar

    PRINGSEWU, detak24com – Kasus kekerasan dan hubungan seksual sedarah (inses) di Kabupaten Pringsewu Lampung kondisinya sangat mengkuatirkan. Dalam lima bulan terakhir, Kejari Pringsewu menerima pelimpahan 4 perkara dari penyidik kepolisian. Menurut Kepala Kejari Pringsewu, Ade Indrawan, di tahun 2023 ini kurun waktu lima bulan terakhir pihaknya sudah menerima empat perkara kasus inses. Dua perkara sudah […]

  • NAHAS! Ditinggal dalam Kamar, Bayi 1.5 Tahun Meninggal di Sungai Pematang Reba Inhu

    NAHAS! Ditinggal dalam Kamar, Bayi 1.5 Tahun Meninggal di Sungai Pematang Reba Inhu

    • calendar_month Jumat, 26 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    INHU, detak24com – Seorang bayi bernama Okta Ria (1,5 Tahun) warga Pematang Reba, Kecamatan Rengat Barat Inhu ditemukan meninggal dalam, Jumat (26/05/23). Kapolres Inhu dikonfirmasi melalui PS Kasubsi Penmas Aipda Misran membenarkan adanya penemuan mayat bayi dalam sungai. “Didapati informasi bahwa ada anak yang hilang, umur 1 tahun 6 bulan di Jalan Raya Rengat Pematang […]

expand_less