Reses Ketua Komisi III Sanusi di Desa Balai Makam, Warga Pertanyakan Aturan Soal LKS
- account_circle Yusrizal Sikumbang
- calendar_month Senin, 10 Nov 2025
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BATHINSOLAPAN, detak24.com – Lembaga Kerja Siswa (LKS) yang diwajibkan setiap semester di sekolah, dipertanyakan warga dalam kegiatan reses, anggota DPRD Bengkalis Sanusi SH MH, Senin (10/11/25) di Perumahan Residen I RT 07 RW 07, Desa Balai Makam, Kecamatan Bathin Solapan.
Warga ingin mengetahui dasar aturan perihal kewajiban membeli LKS bagi siswa setiap semester. Hal ini tentu memberatkan bagi orangtua, karena hampir semua pelajaran ada LKS-nya.
“Kenapa sekarang harus beli LKS pula, padahal dahulu tidak ada. Kita ingin tahu bagaimana aturannya. Apakah ini petunjuk dari Dinas Pendidikan atau hanya internal sekolah,” ujar salah seorang warga.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Sanusi yang juga ketua Komisi III DPRD Kabupaten, berjanji akan menindaklanjuti kepada Dinas Pendidikan, agar permasalahan LKS ini bisa dijelaskan segera-terangnya.
“Apa yang menjadi keresahan orang tua murid ini harus kita carikan jalan keluarnya, supaya tidak ada permasalahan di belakang hari. Orangtua siswa tentu ingin tahu, karena mereka harus mengeluarkan uang untuk LKS, apakah aturannya jelas atau bagaimana. Untuk itu hal ini akan coba kita telusuri,” papar politisi Partai Keadilan Sejahtera ini.
Selain itu, warga juga meminta kepada Sanusi untuk membantu pembangunan mushola baru di lingkungan perumahan tersebut. Sanusi menyarankan agar mencari tempat yang pas sebelum dibangun.
“Kemudian BPJS kesehatan ini merupakan hal yang penting. Karena kita tidak tahu kapan kita sakit. BPJS kesehatan ini dibutuhkan bagi orang yang membutuhkan. Ini sangat diperlukan, makanya siapa yang belum mengurus, segera urus ini. Kemudian tenaga kerja lokal, dimana tenaga kerja lokal ini harus diberikan seluas-luasnya. Namun harus memiliki kompetensi yang mumpuni. Tak hanya itu, skill juga diperlukan bahkan menjadi perhatian penting,” tukasnya.(*)
- Penulis: Yusrizal Sikumbang











