Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Riau » KPK Mendadak Datangi Petani Sawit Riau, Begini Kejadiannya!

KPK Mendadak Datangi Petani Sawit Riau, Begini Kejadiannya!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 18 Agt 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – KPK melalui Direktorat Deteksi dan Analisis Korupsi mendatangi sejumlah petani sawit Riau. Sebelumnya, Kejagung dan Polri juga melakukan hal yang sama.

Kedatangan KPK kali inu melakukan konsolidasi tatakelola perkebunan kelapa sawit, terkhusus perkebunan kelapa sawit rakyat. KPK memulai dari beberapa kabupaten di Riau untuk konsolidasi dan mendengar keluhan yang dihadapi petani sawit.

Fokus dari kunjungan KPK tersebut adalah bertemu dan berdialog dengan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Riau, Kelompok Tani dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).

Sesuai surat KPK dengan nomor B/4541/MON.00/34/08/2023 tanggal 4 Agustus 2023, yang ditujukan kepada Ketua DPW Apkasindo Provinsi Riau, diketahui bahwa terdapat empat sampel DPD Apkasindo dari 11 DPD yang menjadi fokus pertemuan tersebut, yaitu DPD Apmasindo Kampar, Pelalawan, Siak dan Kuantan Singingi.

Ketua DPW Apkasindo Riau, KH Suher, mengatakan bahwa KPK mempercayakan Apkasindo perihal data dan informasi yang dibutuhkan tentang tatakelola perkebunan kelapa sawit rakyat di Provinsi Riau.

“Pertemuannya dilakukan secara terbatas di masing-masing 4 DPD Apkasindo, sesuai jadwal dari KPK di bulan Agustus,” katanya.

Pertemuan dengan empat DPD Apkasindo tersebut telah berlangsung dengan baik dan lancar di kantor/sekretariat DPD Apkasindi masing-masing.

“Tim KPK yang hadir langsung ke Riau empat orang, yang diketuai oleh Bapak Suyadi dari Direktorat Deteksi dan Analisis Korupsi KPK,” lanjutnya.

Ia mengaku banyak poin-poin deteksi dan analisa yang dibahas dalam pertemuan KPK-Apkasindo. Dan pihaknya sudah meminta laporan dari masing-masing DPD perihal materi pertemuan, namun secara umum topiknya sama.

“Saya memahami bahwa tujuan utamanya KPK dari Direktorat Deteksi dan Analisis Korupsi ini adalah untuk perbaikan tata kelola industri kelapa sawit dan KPK ingin mendapatkan data dan informasi yang sebenar-benarnya dari kami petani sawit,” ujar KH Suher.

Adapun poin-poin deteksi dan analisis korupsi yang difokuskan KPK antara lain terkait klaim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terhadap kebun petani sawit dalam kawasan hutan, dan permasalahan harga TBS (Tandan Buah Sawit) petani terkait Permentan 01 tahun 2018.

Termasuk juga soal tatacara penetapan harga TBS, siapa saja tim harga TBS Riau, bagaimana implementasi harga TBS Petani versi penetapan disbun di PKS (Pabrik Kelapa Sawit), kemitraan petani sawit yang tidak diwajibkan kepada PKS-PKS, PKS tanpa kebun yang lebih dominan menekan harga TBS Petani dan tidak patuh kepada harga TBS Disbun.

Selanjutnya, bagaimana sistem pembelian TBS Petani, mengenai Pajak TBS oleh PKS, kecurangan PKS dalam hal potongan wajib timbangan, timbangan PKS tidak pernah ditera, perbedaan harga TBS petani di PKS-PKS, implementasi Pergub 77 tentang tataniaga TBS Petani Sawit, mengapa petani sawit masih sedikit yang sudah ISPO dan apa saja kendalanya, serta mengapa terjadi selisih harga TBS yang cukup jauh antara petani swadaya dengan petani bermitra.

Kemudian, apa dasar penetapan harga TBS petani swadaya kalau faktanya tidak dilindungi oleh Permentan, bagaimana hubungan harga TBS dengan Harga CPO hasil tender di KPBN, bagaimana perhitungan produk sampingan TBS seperti cangkang, bungkil dan jangkos terhadap harga TBS.

Lalu hal penting lainnya adalah bagaimana kejujuran data-data yang disajikan oleh korporasi PKS dalam penetapan harga TBS di Disbun Riau tiap minggunya, bagaimana pendapat petani sawit terhadap bursa CPO dan Kantor Lelang CPO (KPBN), bagaimana peran Dinas Perkebunan dalam hal keadilan harga TBS petani baik di harga Disbun dan eksisting di PKS, serta bagaimana peran asosiasi sawit dalam penetapan harga TBS dan terkait ke UUCK.

“Terakhir dan paling lama dibahas adalah kejujuran PKS dalam menyajikan data Biaya Operasional Langsung (BOL), Pertanggungjawaban Biaya Operasional Tidak Langsung (BOTL) dan relefansi Indeks K. Perihal BOL dan BOTL ini memang sangat menjelimet, termasuk peran gubernur Riau melalui Disbun Riau, peran asosiasi sawit, semua ditanya secara rinci,” ungkap KH Suher.(CAKAPLAH)

Editor : Kar

 

Terimakasih ntelah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLENO KPU, Ini Daftar Lengkap Anggota DPRD Riau Hasil Pileg 2024 Per Dapil

    PLENO KPU, Ini Daftar Lengkap Anggota DPRD Riau Hasil Pileg 2024 Per Dapil

    • calendar_month Senin, 11 Mar 2024
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Pada Sabtu (9/3/24) lalu, KPU melakukan finalisasi penghitungan suara Pileg 2024. Sebanyak 65 caleg dari 8 Dapil berhak menduduki kursi DPRD Riau. Dikutip Senin (11/03/25), Dapil Riau 1 Kota Pekanbaru, ada jatah 9 kursi. 8 partai yang meraih suara terbanyak adalah PKS dengan 98.720 suara, kemudian Golkar 81.596 suara, Nasdem 68.431 suara, […]

  • Hendra/Ahsan Melaju ke Babak Kedua India Open 2022

    Hendra/Ahsan Melaju ke Babak Kedua India Open 2022

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    New Delhi (DETAK24.COM) – Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan memulai perjalanan di India Open 2022 dengan mulus. Menghadapi Prem Singh Chouhan/Rajesh Verma (India), The Daddies menang straight set 21-18, 21-10 dalam waktu 24 menit saja. Bermain di KD Jadhav Indoor Hall, Selasa (11/1/2022), Hendra/Ahsan mendapat perlawanan ketat di awal set pertama. Duet Chouhan/Verma sempat unggul 7-5, namun […]

  • WALIKOTA Ini Hanya Punya Mio 2004 Meski Dua Kali Menjabat, Jadi Termiskin di Sumbar

    WALIKOTA Ini Hanya Punya Mio 2004 Meski Dua Kali Menjabat, Jadi Termiskin di Sumbar

    • calendar_month Kamis, 17 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    PADANG, detak24com – Provinsi Sumatera Barat memiliki 7 kotamadya. Tujuh walikota jadi kepala daerah ialah Walikota Padang, Solok, Sawahlunto, Padangpanjang, Bukittinggi, Payakumbuh, dan Pariaman. Dirilis detak24com, Kamis (17/08/23), Mlmasing-masing walikota di Sumatera Barat itu memiliki harta kekayaan yang berbeda-beda. Dari 7 walikota tersebut, ternyata ada satu walikota yang harta kekayaannya paling sedikit atau “termiskin”. Walikota […]

  • BREAKING NEWS : Densus 88 Tangkap Teroris di Sukoharjo

    BREAKING NEWS : Densus 88 Tangkap Teroris di Sukoharjo

    • calendar_month Kamis, 1 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    JAKARTA, detak24.com – Densus 88 Mabes Polri melakukan penangkapan terhadap terduga kasus terorisme di wilayah Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Kamis (01/12/22). Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol.Iqbal Alqudusy membenarkan upaya penegakan hukum yang dilakukan Densus 88 di wilayah Sukoharjo tersebut. “Kami membenarkan bahwa ada kegiatan penegakan hukum oleh Densus 88 di wilayah Sukoharjo […]

  • MIRIS! Berbulan-bulan Kebun Sawit Warga di Pangkalan Gondai Pelalawan Dirusak Gajah

    MIRIS! Berbulan-bulan Kebun Sawit Warga di Pangkalan Gondai Pelalawan Dirusak Gajah

    • calendar_month Jumat, 5 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Warga Desa Pangkalan Gondai, Kecamatan Langgam, sejak enam bulan belakangan diresahkan dengan kehadiran gajah. Kawanan hewan berbelalai panjang itu selalu merusak kebun sawit mereka. “Iya, warga sampai kini masih terus menjaga kebun sawit mereka. Karena kerap kali gajah kembali dan merusak kebun sawit setelah dihalau,” kata warga Pangkalan Gondai, Kahar dikutip, Jumat  […]

  • Air menggenangi jalan di kawasan Jabodetabek diperkirakan hampir satu meter

    Kawasan Jabodetabek Dikepung Banjir Setinggi Satu Meter

    • calendar_month Jumat, 15 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 24Komentar

    Jakarta, detak24.com — Banjir melanda sejumlah kawasan Tangerang Selatan pada Jumat malam (15/7). Banjir terjadi akibat hujan deras yang turun selama beberapa jam.       Banjir melanda wilayah Ciledug Indah, Bintaro, Serpong Utara. Jalan raya yang tergenang air membuat lalu lintas jadi terganggu. Laju kecepatan menjadi terbatas hingga menimbulkan antrean kendaraan bermotor di sejumlah ruas […]

expand_less