Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Meranti » Modus Pinjamkan Wifi, Oknum Guru Obok-obok Empat Siswi di Meranti 

Modus Pinjamkan Wifi, Oknum Guru Obok-obok Empat Siswi di Meranti 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SELATPANJANG, detak24com – Dunia pendidikan Kabupaten Kepulauan Meranti tercoreng oleh kasus asusila antara guru dan murid. Kejadian memalukan terjadi SMAN 02 Tebingtinggi Timur.

Informasi dirangkum Selasa (04/03/25), kasus ini terjadi pada tahun 2022, namun baru terungkap beberapa waktu lalu. Para orangtua korban memberanikan diri melaporkan kejadian tersebut kepada Pemerintah Desa Tanjung Gadai, lokasi sekolah tersebut berada. Seterusnya dilaporkan ke Polres Kepulauan Meranti.

Menurut laporan yang diterima, empat orangtua siswa mengadukan dugaan pelecehan yang menimpa anak-anak mereka masing-masing berinisial R, M, G, dan M.

Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Kepulauan Meranti, Bripka Dessy Suwita Dewi mengungkapkan bahwa penyelidikan kasus ini telah dimulai sejak Desember 2024. Namun, prosesnya mengalami hambatan akibat kesulitan menghadirkan saksi.

“Kasus ini sudah kami tangani sejak Desember lalu. Awalnya, laporan dibuat oleh UPTD PPA setelah adanya koordinasi dengan pihak sekolah. Namun, penyelidikan berjalan lambat karena orang tua korban melarang anak-anak mereka untuk datang memberikan keterangan,” ujar Kanit, Selasa (04/03/25).

Berdasarkan penyelidikan, menurut Kanit, kejadian ini terjadi sejak tahun 2022, tetapi baru terungkap pada 2024 setelah para korban berani bersuara. Dugaan pelecehan dilakukan secara terpisah terhadap empat korban, semuanya dilakukan di rumah DF.

“Menurut laporan, DF menggunakan taktik dengan menyediakan WiFi gratis dan mengajak anak-anak bermain game di rumahnya. Setelah larut malam, ketika anak-anak tertidur, DF diduga melakukan aksi bejatnya dengan membuka celana korban dan cara perbuatan cabulnya semua sama. Yakni mengisap organ vital korban,” bebernya.

Siswa Takut Pelaku Tetap Ngajar 

Sementara, Kepala SMAN 02 Tebingtinggi Timur, Hadisan Nasution bahwa situasi di sekolah semakin memburuk setelah siswa mengetahui bahwa DF masih berstatus guru aktif. Ketua OSIS bersama perwakilan kelas langsung mendatangi Hadisan untuk menyampaikan keberatan mereka

“Mereka menyatakan tidak nyaman jika DF tetap mengajar dan lebih mempercayai pengakuan teman-temannya dibanding perjanjian yang dibuat oleh pihak desa. Mereka bahkan mengancam akan mogok sekolah jika DF tetap masuk,” ungkapnya.

Sebagai kepala sekolah, dia merasa tidak bisa memaksakan DF untuk tetap mengajar apabila mayoritas siswa telah menolaknya.

“Saya tidak bisa memaksakan DF untuk tetap mengajar jika para siswa sudah menolaknya. Sebagai kepala sekolah, saya bertanggung jawab agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dengan baik. Jika siswa tidak mau masuk, bagaimana sekolah bisa tetap berjalan,” tuturnya.

Meskipun sudah tidak mengajar sejak protes siswa berlangsung, secara administrasi status DF masih tercatat sebagai guru aktif dalam sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Menurut Dinas Pendidikan, seorang guru baru bisa diberhentikan jika sudah ditetapkan sebagai tersangka. Saat ini, kasus DF masih dalam tahap penyidikan, sehingga ia masih berstatus guru aktif.

Di tengah aksi protes siswa, berbagai tulisan kecaman terhadap DF mulai bermunculan di lingkungan sekolah. Namun, hingga kini tidak ada tindakan kekerasan fisik terhadap DF.

Kepala sekolah pun mengambil langkah antisipatif dengan mengingatkan siswa agar tidak bertindak anarkis.

“Saya juga mengingatkan siswa agar tidak bertindak anarkis terhadap DF. Saya bahkan memanggil beberapa siswa yang saya khawatirkan bisa bertindak agresif untuk menegaskan bahwa mereka tidak boleh menyentuh DF secara fisik. Saya tidak ingin ada siswa yang terlibat masalah hukum karena tindakan di luar batas dan memastikan mereka tetap bisa belajar dengan nyaman,” ungkapnya.

Menyadari dampak besar yang terjadi di sekolah, dia  berinisiatif untuk menggelar mediasi dengan berbagai pihak guna mencari solusi terbaik.

Kepala sekolah juga menjelaskan, bahwa ia awalnya mencari tahu apakah kasus ini telah sampai ke pihak desa. Dari informasi yang diperoleh, kejadian tersebut terjadi di luar jam sekolah, tepatnya pada malam hari, di rumah DF. Beberapa siswa diketahui sering bermain di rumah DF karena fasilitas yang menarik bagi mereka.

“Karena kejadian ini terjadi di luar lingkungan dan jam sekolah, saya menganggap ini sebagai ranah desa. Namun, melihat kondisi sekolah yang mulai kacau, saya berinisiatif mengundang kepala desa, Bhabinkamtibmas, orang tua korban, terduga pelaku, komite sekolah, serta beberapa pihak terkait agar masalah ini bisa diselesaikan dengan jelas,” lanjutnya.

Dalam pertemuan tersebut, kepala sekolah menyampaikan bahwa pihak sekolah telah menerima laporan mengenai dugaan tindakan asusila yang dilakukan DF terhadap empat siswa. Ia menegaskan bahwa kejadian ini berdampak langsung pada sekolah, mengganggu ketenangan siswa, dan berpotensi menghambat kegiatan belajar mengajar.

Para orangtua korban dalam pertemuan itu meminta DF untuk mengakui perbuatannya. Bahkan, pihak desa dan Bhabinkamtibmas turut menyarankan agar DF mengakui perbuatannya jika memang bersalah, sehingga proses hukum bisa berjalan lebih mudah. Namun, DF tetap bersikukuh membantah semua tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

Sebelumnya, kasus ini sempat didamaikan secara adat. Dimana, pelaku telah membayar ganti rugi sebesar Rp 18 juta kepada para korban, dikutip detak24com dari halloriau. (*)

Editor : Kar 

 

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPBD Inhil melakukan pendinginan karhutla di Kecamatan Gaung. F : M DION RINALDI

    LIMA Hektar Lahan Terbakar di Gaung, BPBD Inhil Lakukan Proses Pendinginan

    • calendar_month Kamis, 3 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    INHIL, detak24com – Tim Reaksi Cepat (TRC) Kabupaten Indragiri Hilir bersama masyarakat dan unsur terkait melakukan pemadaman serta pendinginan karhutla di Desa Simpang Gaung, Kecamatan Gaung, Indragiri Hilir. Dari penuturan BPBD Kabupaten Indragiri Hilir Riau, kebakaran lahan terjadi di titik koordinat Lat 0.047939 Long 103.054238 Dusun Simpang Dalam Desa Simpang Gaung Kecamatan Gaung, Indragiri Hilir. […]

  • PASAR Langkitin Rohul Terbakar, 16 Rumah dan Kios Ludes Jadi Abu

    PASAR Langkitin Rohul Terbakar, 16 Rumah dan Kios Ludes Jadi Abu

    • calendar_month Rabu, 12 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHUL, detak24com – Sebanyak 16 unit rumah petak dan kios di Pasar Langkitin, Kecamatan Rambah Samo, Rohul dilalap si jago merah, Rabu (12/06/24) sekitar pukul 06.00 WIB pagi. Belum diketahui penyebab kebakaran, namun berdasarkan keterangan warga, api pertama kali terlihat di salah satu rumah kosong. “Kebakaran Pasar Langkitin Desa Langkitin, diduga berasal dari salah satu […]

  • Keterlaluan! Ayah-Anak Kompak Dagang Sabu di Bengkalis Riau, BB 3 Kg

    Keterlaluan! Ayah-Anak Kompak Dagang Sabu di Bengkalis Riau, BB 3 Kg

    • calendar_month Kamis, 26 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 6Komentar

    Bengkalis, detak24.com- Polisi berhasil menggulung sindikat peredaran narkoba di Bengkalis Riau, dengan tersangkanya ayah dan anak. Selain itu, apar juga menyita 3 Kg barang bukti sabu yang disimpan di kebun. Dikutip Kamis (26/05/22), Satuan Narkoba Polres Bengkalis menangkap dua orang tersangka pengedar narkoba jenis sabu dalam jumlah besar di Jalan Utama Desa Muntai, Kecamatan Bantan, Bengkalis. Riau.. Mirisnya, kedua […]

  • Pelindo Grup Dumai Dukung Penuh Program Green Policing

    Pelindo Grup Dumai Dukung Penuh Program Green Policing

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Polres Dumai bersama seluruh jajaran Polsek menggelar kegiatan penanaman pohon secara serentak di berbagai titik rumah ibadah Dumai, Jumat (08/08/25). Program ini merupakan implementasi Green Policing yang diinisiasi Kapolda Riau, sebagai langkah konkret kepolisian dalam mendukung pelestarian lingkungan. Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan penuh dari Pelindo Grup Dumai. Kapolres Dumai AKBP Angga […]

  • Duh, Tarif Parkir di Istana Siak Dipatok Rp 10 Ribu per Mobil 

    Duh, Tarif Parkir di Istana Siak Dipatok Rp 10 Ribu per Mobil 

    • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SIAK, detak24com – Momen lebaran Idul Fitri dimanfaatkan jukir nakal memalak pengunjung Istana Siak. Tak tanggung-tanggung, oknum itu mematok harga parkir Rp 10 ribu per mobil. Kabupaten Siak merupakan salah satu destinasi wisata yang sangat diminati bagi masyarakat Riau untuk berlibur. Khususnya di momen hari raya Idul Fitri 2025. Di sana menyimpan banyak tempat wisata […]

  • Bukan Defisit Anggaran, Ini Sebab Proyek APBD 2025 Belum Terealisasi di Riau 

    Bukan Defisit Anggaran, Ini Sebab Proyek APBD 2025 Belum Terealisasi di Riau 

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com  Kemendagri merilis data 10 provinsi dengan kinerja realisasi APBD tahun 2025 atau pelaksanaan proyek fisik terendah. Provinsi Riau termasuk dalam daftar tersebut, mencatatkan realisasi pendapatan hanya 12,34 persen dan realisasi belanja sebesar 10,87 persen. Baca juga : APBD ‘Dikapling’, Eks Pj Wako Pekanbaru Cs Didakwa Korupsi Rp 8,9 Miliar Jembatan Siak V Pekanbaru […]

expand_less