Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Riau » ‘Unjuk Rasa Berdarah’ di DPRD, IMM Desak Copot Kapolda Riau 

‘Unjuk Rasa Berdarah’ di DPRD, IMM Desak Copot Kapolda Riau 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Seorang kader terbaik Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) bernama Luthfi Suhaz, mengalami luka serius saat unjuk rasa di DPRD Riau.

DPD IMM Riau mengecam keras tindakan represif dan kekerasan berlebihan yang dilakukan oleh aparat kepolisian saat pengamanan aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Riau, Senin (22/06/26).

Dalam insiden yang terjadi Senin (22/06/26) tersebut, mengakibatkan salah seorang kader terbaik IMM Riau bernama Luthfi Suhaz, mengalami luka serius dan harus mendapatkan perawatan dari tenaga medis.

​Ketua Umum DPD IMM Riau, Alpin Jarkasih Husein Harahap, menilai bahwa tindakan represif yang dilakukan oleh aparat penegak hukum di lapangan bukan hanya sekadar pelanggaran Standar Operasional Prosedur (SOP) pengamanan, melainkan sebuah hantaman keras terhadap prinsip-prinsip demokrasi dan hak asasi manusia yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar 1945.

​Alpin menegaskan, bahwa kekerasan yang menimpa Luthfi Suhaz merupakan alarm keras bagi kondisi ruang sipil di Riau. Ia menyatakan insiden ini tidak boleh disederhanakan sebagai bentuk kekhilafan individu anggota di lapangan.

​”Kami menilai insiden ini harus diusut secara transparan, objektif, dan akuntabel. Setiap tindakan aparat yang melampaui kewenangan, apalagi hingga mengakibatkan warga sipil dan mahasiswa terluka, harus dipertanggungjawabkan di muka hukum. Ini adalah persoalan institusional, bukan sekadar oknum,” ujar Alpin.

​Sementara itu, Ketua  Bidang Hikmah Kebijakan Publik dan Politik DPD IMM Riau Iyowan May Ozifa, menyoroti dari perspektif kebijakan publik dan iklim politik daerah. Menurutnya, aparat kepolisian kerap lupa bahwa tugas utama mereka adalah mengayomi dan mengamankan jalannya aspirasi, bukan bertindak sebagai eksekutor kekerasan di ruang publik.

Ia menilai, tindakan represif yang dilakukan pihak keamanan kepada massa aksi merupakan bukti kemunduran demokrasi di Riau.

​”Hak menyatakan pendapat di muka umum adalah hak konstitusional yang sah dan dilindungi undang-undang. Ketika instrumen negara merespons dialektika mahasiswa dengan kekerasan fisik, maka ada fungsi pengamanan yang fatal dan keliru di lapangan,” imbuhnya.

​Ia menyebut, DPD IMM Riau tidak akan tinggal diam melihat hak-hak kader dan masyarakat dicederai. “Kami akan mengonsolidasikan seluruh kekuatan gerakan untuk membawa kasus ini ke ranah hukum hingga tuntas,” ucapnya.

Atas tindakan represif aparat tersebut, DPD IMM Riau menyampaikan sejumlah tuntutan terhadap aparat kepolisian. Beberapa tuntutan yang disampaikan DPD IMM Riau di antaranya, mendesak agar Kapolda Riau dicopot dari jabatannya.

Kepolisian jangan berlindung di balik oknum. Pimpinan harus bertanggung jawab atas setiap pentungan yang menghantam rakyatnya sendiri.

Kemudian, meminta anggota kepolisian yang terlibat kekerasan tersebut agar diadili dan dilepas dari jabatannya. Tidak ada ampun bagi aparat yang berkhianat pada sumpah Tri Brata.

“Menuntut agar Kapolri tidak bungkam. Jika diam, maka Kapolri ikut menanggung noda darah Luthfi Suhaz,” ucapnya berapi-api.

DPRD Riau Minta Usut Tuntas 

Sementara, Anggota Komisi I DPRD Riau Andi Darma Taufik, meminta Kapolda Riau untuk mengusut tuntas kasus kekerasan terhadap salah seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau yang menyampaikan aspirasi di Depan Gedung DPRD Riau, Senin (22/06/26).

Dalam kejadiannya, salah seorang kader dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Riau, Luthfi Suhaz, menjadi korban kekerasan saat melakukan aksi demontrasi bersama sejumlah organisasi mahasiswa lainnya.

Luthfi Suhaz, dipukuli oleh orang tidak dikenal (OTK) saat unjuk rasa. Akibatnya, Luthfi terpaksa dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

Padahal, kata Andi, mereka para mahasiswa ini hanya menyampaikan aspirasi masyarakat yang dibawanya kepada DPRD Riau agar diteruskan kepada pemangku kewenangan.

Karena kejadian itu, pihaknya meminta agar pihak Kapolda Riau untuk mengusut tuntas tindakan kekerasan terhadap mahasiswa tersebut.

“Tentu kita minta Kapolda Provinsi Riau mengusut tuntas kasus kekerasan terhadap mahasiswa yang hari ini menyampaikan aspirasi di muka umum,” ujar Andi, Selasa (23/06/26).

Menurutnya, penyampaian aspirasi dimuka umum dilindungi dan hak warga negara. Namun hal ini malah sebaliknya, mahasiswa dipukuli hingga menjalani perawatan.

Untuk itu, ia berharap agar pihak kepolisian menindak tegas atas tindak kekerasan terhadap mahasiswa tersebut, seperti diwartakan cakaplah. (*)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • RESPON CEPAT, Polres Dumai Bekuk Pelaku Curanmor – Pengaduan Lewat Hotline

    RESPON CEPAT, Polres Dumai Bekuk Pelaku Curanmor – Pengaduan Lewat Hotline

    • calendar_month Sabtu, 10 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    DUMAI, detak24.com  – Tim Ops Polres Dumai menciduk tersangka curanmor inisial AW di Gang Al-Muttaqin, Jalan Pangeran Diponegoro (Sukajadi) beberapa saat setelah korban melapor via hotline. Melalui layanan 24 jam call center Polri (0765) 110 maupun nomor telepon Kapolres Dumai 0819-9912-0002, korban Tito Krama melaporkan satu unit motor Scoopy miliknya telah hilang. Respon cepat yang […]

  • Kios Ludes Dilalap Api, Pedagang Pasar Rakyat Tembilahan Kais Puing-puing Sisa Kebakaran 

    Kios Ludes Dilalap Api, Pedagang Pasar Rakyat Tembilahan Kais Puing-puing Sisa Kebakaran 

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    TEMBILAHAN, detak24com  – Kendati yakin tak ada dagangan tersisa, para pedagang Pasar Rakyat Tembilahan tetap berupaya mengais puing-puing kebakaran, Jumat (10/10/25). Api memang telah padam dan asap pun mulai reda. Namun rasa pilu mendalam tak bisa disembunyikan oleh pada pedang sayur dan ikan asin Pasar Rakyat Tembilahan. Baca juga : Pasar Tembilahan Terbakar, 400 Kios […]

  • Bentrok massa bela Palestina dan ormas di Bitung Sulut. (f: ist)

    BENTROK Massa Bela Palestina Vs Ormas di Bitung Sulut, Seorang Dilaporkan Tewas

    • calendar_month Sabtu, 25 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SULUT, detak24com – Seorang dikabarkan tewas dalam bentrok kelompok massa pro-Palestina dan ormas di Bitung, Sulut. Pihak kepolisian tengah mendalami kasus tersebut. “Nanti informasi saya dalami lagi (soal adanya korban jiwa),” ujar Kapolda Sulut Irjen Setyo Budiyanto dilansir detikSulsel, Sabtu (25/11/23). Insiden bentrok dua kelompok massa ini di Bitung disebut terjadi pada ruas jalan Kota Bitung […]

  • Polisi Ringkus Pelaku Pesta Narkoba di TK Langgam Pelalawan 

    Polisi Ringkus Pelaku Pesta Narkoba di TK Langgam Pelalawan 

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Polisi menangkap pelaku pesta narkoba di TK Pembina Langgam, Kabupaten Pelalawan. Kasus tersebut menjadi prioritas penanganan, karena sempat viral. Tersangka narkoba tesebut berinisial E, yang juga merupakan salah satu pelaku pemakai narkoba di TK Pembina Langgam, yang videonya sempat viral beberapa waktu lalu, bersama ketiga rekan lainnya yang saat ini masih dalam […]

  • Ternak di Pelalawan Riau Positif PMK, Total  862 Kasus

    Ternak di Pelalawan Riau Positif PMK, Total  862 Kasus

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    Pelalawan, detak24.com – Hewan ternak yang terpapar Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Riau terus bertambah. Data terakhir, wabah tersebut telah ditemukan di Kabupaten Pelalawan. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Riau, Herman melalui Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan drh Faralinda Sari mengatakan, sampai saat ini, sudah terjadi sebanyak 862 kasus PMK pada […]

  • PANDANGAN Umum Fraksi DPRD Dumai Terhadap Ranperda APBDP 2023: Soroti PAD, Kualitas hingga Pemerataan Pembangunan

    PANDANGAN Umum Fraksi DPRD Dumai Terhadap Ranperda APBDP 2023: Soroti PAD, Kualitas hingga Pemerataan Pembangunan

    • calendar_month Sabtu, 26 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    DUMAI, detak24com – Rapat paripurna dengan agenda pandangan umum fraksi terhadap Ranperda APBDP 2023, sekaligus jawaban Walikota Dumai digelar di DPRD Dumai, Jumat (25/08/23). Dipimpin Wakil Ketua DPRD Dumai, Bahari, delapan Fraksi DPRD Dumai menanggapi Ranperda APBDP 2023, secara umum tentang peningkatan PAD serta DBH. Fraksi Demokrasi Indonesia Perjuangan meminta Pemko mengakomodir kebutuhan masyarakat tentang […]

expand_less