Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Babel » Usaha Galian C di Kawasan Bukit Mangkol Ilegal, DPMPTSP: Seharusnya Tak Boleh Ada Aktivitas!

Usaha Galian C di Kawasan Bukit Mangkol Ilegal, DPMPTSP: Seharusnya Tak Boleh Ada Aktivitas!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANGKA TENGAH, detak24com – Aktivitas penambangan pasir di sekitar kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Mangkol, Bangka Tengah, belum kantongi izin.

Lokasi yang berada di Desa Terak, Kecamatan Simpang Katis, Kabupaten Bangka Tengah, tepatnya di sekitar Tahura Bukit Mangkol, diketahui masih beroperasi pada Selasa (04/08/26), meski proses perizinannya disebut belum selesai.

Berdasarkan pantauan awak media di lapangan, aktivitas penambangan berlangsung cukup ramai. Puluhan truk terlihat keluar-masuk lokasi untuk mengangkut pasir, sementara sejumlah kendaraan lainnya tampak mengantre menunggu giliran memuat material.

Di dalam area penambangan, sebuah ekskavator berukuran kecil berwarna oranye gelap terlihat mengeruk pasir secara terus-menerus untuk dimuat ke bak truk. Di pintu masuk lokasi juga tampak dua orang yang diduga bertugas mengatur keluar-masuk kendaraan sekaligus memberikan karcis kepada para sopir pengangkut pasir.

Temuan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai legalitas aktivitas penambangan tersebut. Pasalnya, berdasarkan informasi yang diperoleh awak media, izin usaha penambangan diduga masih dalam tahap pengurusan sehingga seharusnya belum diperbolehkan melakukan kegiatan operasional.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, aktivitas penambangan tersebut diklaim untuk memenuhi kebutuhan pembangunan sebuah pondok pesantren di sekitar lokasi. Namun, di lapangan muncul dugaan bahwa sebagian material pasir juga dipasarkan ke sejumlah wilayah di Kabupaten Bangka Tengah hingga Kota Pangkalpinang.

Sejumlah warga sekitar turut mempertanyakan aktivitas tersebut.
Endi, menyebut lokasi penambangan diduga berada di dalam kawasan IUP PT Timah Tbk yang belum direklamasi.

“Iya, itu masuk IUP PT Timah,” ujarnya kepada awak media.

Endi juga mengaku memperoleh informasi bahwa kegiatan tersebut diduga berkaitan dengan PT SMS yang dikelola melalui CV Start Trak Sejahtera. Namun, ia menduga perusahaan tersebut belum mengantongi izin operasional.

Sementara itu, saat dikonfirmasi langsung di lokasi, salah seorang pekerja mengaku hanya menjalankan pekerjaan dan tidak mengetahui secara rinci terkait legalitas usaha tersebut.

“Saya pekerja, Bang. Dulu dikelola PT SMS, sekarang lewat CV. Ini punya Bu Hj Sulas,” ujarnya Selasa (04/08/26).

Sementara itu, Kepala Bidang Perizinan Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP) Kabupaten Bangka Tengah Opaldo Adi Barmono, membenarkan bahwa izin usaha tersebut belum diterbitkan dan masih dalam proses.

“Belum ada izinnya, masih dalam proses perizinan. Seharusnya memang tidak boleh ada aktivitas apa pun selama proses perizinan berlangsung. Informasi yang kami terima, pasir itu hanya untuk kebutuhan pembangunan pesantren di dekat lokasi,” kata Opaldo saat dikonfirmasi, Rabu (05/08/26).

Pernyataan tersebut mempertegas bahwa aktivitas penambangan Galian C pasir telah berlangsung sebelum izin diterbitkan, maka hal itu berpotensi bertentangan dengan ketentuan perizinan yang berlaku. Berpotensi Melanggar Ketentuan

Aktivitas penambangan mineral bukan logam dan batuan, termasuk pasir, wajib memenuhi ketentuan perizinan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Penambangan tanpa izin dapat dikenakan sanksi berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba).

Dalam ketentuan tersebut, setiap orang yang melakukan penambangan tanpa izin dapat dikenai ancaman pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp 100 miliar.

Pemilik Membantah

Awak media juga meminta konfirmasi kepada diduga Solihin yang sebagai pihak pemilik serta di direktur PT SMS maupun CV Start Trak Sejahtera. Namun, ia membantah tudingan tersebut.

“Salah, Bang. Besok datang saja ke lokasi, temui Rama,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, Rabu (05/08/26).

Sementara itu, Hj Sulas yang namanya disebut oleh salah seorang pekerja sebagai pemilik lahan, hingga berita ini diterbitkan belum memberikan tanggapan meski telah dihubungi.

Awak media juga masih berupaya memperoleh keterangan resmi dari Kepala Desa Terak, PT Timah Tbk, serta instansi terkait lainnya guna memperoleh penjelasan yang berimbang.

Apabila lokasi penambangan juga berada di kawasan hutan atau berada dalam wilayah IUP pihak lain sebagaimana dugaan yang berkembang, maka aspek perizinan kehutanan, lingkungan hidup, serta kewenangan pemegang IUP juga menjadi hal yang perlu diklarifikasi oleh instansi berwenang. (*)

Reporter : Tama

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • TANGKAP Dua Kurir, Polisi Pekanbaru Gagalkan Peredaran 64,6 Kg Sabu Asal Malaysia

    TANGKAP Dua Kurir, Polisi Pekanbaru Gagalkan Peredaran 64,6 Kg Sabu Asal Malaysia

    • calendar_month Selasa, 3 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Polresta Pekanbaru mengungkap peredaran narkotika terbesar yaitu 64,6 kilogram sabu. Dari pengungkapan itu petugas menangkap dua orang sebagai kurir. Wakapolda Riau, Brigjen Pol Kasihan Rahmadi mengatakan, barang haram tersebut disita dari dua orang pelaku, SA dan A, yang diduga berperan sebagai kurir jaringan internasional. “Tim gabungan Polresta Pekanbaru melakukan pengembangan dan penyelidikan […]

  • MALING di Pekanbaru Jarah Kos-kosan, Pelaku Teman Pemilik Rumah

    MALING di Pekanbaru Jarah Kos-kosan, Pelaku Teman Pemilik Rumah

    • calendar_month Kamis, 2 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    PEKANBARU, detak24.com– Seorang pemuda berusia 19 tahun bernama Dzaki Albari nekat merampok sebuah rumah kosan. Padahal pemilik rumah tersebut sebelumnya sudah membantu mengobati dirinya saat terluka. Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Andrie Setiawan, Kamis (02/02/23) mengatakan, kejadian diketahui pada Selasa (31/01/2023) saat korban bernama Wisnu selaku penyewa kos dihubungi oleh pemilik kos Rizal. Saat itu […]

  • Dinas PKH Riau Bentuk Lima Check Point, Antisipasi Wabah PMK

    Dinas PKH Riau Bentuk Lima Check Point, Antisipasi Wabah PMK

    • calendar_month Jumat, 21 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    PEKANBARU, detak24 – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Riau memaksimalkan antisipasi penyebaran PMK, dengan membentuk lima check point.  Kepala Seksi Kelembagaan Sumber Daya Kesehatan Hewan dan Pengawasan Obat, Dinas PKH Riau, drh Revalita Budhiani mengatakan Satgas Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), tengah memaksimalkan antisipasi penyebaran PMK. Saat ini terdapat lima check point di kabupaten […]

  • Gubernur Riau Lepas Kloter I Jemaah Haji di EHA Pekanbaru

    Gubernur Riau Lepas Kloter I Jemaah Haji di EHA Pekanbaru

    • calendar_month Sabtu, 18 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    Pekanbaru, detak24. com – Gubernur Riau, H Syamsuar  melepas 54 Jamaah Calon Haji Kloter I  Prov. Riau yang tergabung dalam Kloter 04 BTH, Sabtu (18/6/22) di Aula Keberangkatan Embarkasi haji Antara (EHA) Riau.  Gubri didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Riau Dr H Mahyudin MA dan Karo Kesra Sekdaprov Riau, H Zulkifli Syukur. Tampak juga […]

  • JUMAT Keramat! Mantan Kadiskominfotik Dumai Ditangkap, Bersama Bos Mayatama

    JUMAT Keramat! Mantan Kadiskominfotik Dumai Ditangkap, Bersama Bos Mayatama

    • calendar_month Jumat, 17 Mei 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Jaksa  tangkap mantan Kadiskominfotik Dumai, M Fauzan beserta bos PT Mayatama inisial SU dalam kasus korupsi pengadaan bandwidth tahun 2019, Jumat (17/05/24). Setelah melalui proses yang panjang, akhirnya kasus dugaan korupsi pengadaan bandwidth di Dinas Kominfotik tahun 2019 akhirnya Kejari Dumai, Jumat (17/05/24) sekira pukul 16.00 WIB menahan dua orang. Kedua orang […]

  • BREAKING NEWS : Kebakaran Melanda Rumah di Jalan Sungai Siak Dumai, TKP Disesaki Warga

    BREAKING NEWS : Kebakaran Melanda Rumah di Jalan Sungai Siak Dumai, TKP Disesaki Warga

    • calendar_month Senin, 26 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    DUMAI, detak24.com – Satu unit rumah di Jalan Sungai Siak, Buluhkasap Dumai terbakar, Senin (26/12/22) siang sekitar pukul 13.30 WIB. Dikutip dari akun Facebook Memet Dumai, rumah yang terbakar tersebut bercat hijau biru. Terlihat dari foto yang diposting, asap membubung ke angkasa. Seketika, lokasi tersebut disesaki warga yang ingin menyaksikan langsung. Beberapa personel TNI dan […]

expand_less