Sita 7 Butir Ekstasi, Belasan Pengunjung MP Club Pekanbaru Terciduk Polisi
- account_circle Redaksi
- calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PEKANBARU, detak24com – Polisi mengamankan 19 pengunjung MP Club Pekanbaru dalam razia narkotika di tempat hiburan malam, Selasa (16/07/24) dinihari.
Dari belasan yang diamankan tersebut, 16 orang positif mengkonsumsi narkotika. Tidak itu saja, aparat juga menyita 7 butir ekstasi dari para tersangka.
Direktur Resnarkoba Polda Riau Kombes Manang Soebeti langsung meminpin razia dalam rangka Operasi Antik Lancang Kuning 2024. Razia digelar dari pukul 00.00 WIB hingga 03.00 WIB.
Tim mendatangi tempat hiburan malam MP Club Pekanbaru Jalan Jenderal Sudirman, New Paragon KTV Pool and Cafe Jalan Kuantan Raya dan D Point di Jalan Ahmad Yani. Pengunjung dites urine.
“Dalam razia, petugas mengamankan 19 orang pengunjung. Sebanyak 16 diantaranya positif menggunakan narkotika, terdiri dari 12 laki-laki dan 4 perempuan,” ujar Manang.
Selain itu, petugas juga mengamankan 7 butir pil ekstasi di MP Club yang diduga milik 3 orang pengunjung pria. Sementara di Paragon serta D Point, tidak ada ditemukan narkotika.
Selain tes urine, tambah Manang, pihaknya juga melakukan pengecekan barang bawaan serta badan para pengunjung tempat hiburan tersebut.
Manang menjelaskan, sasaran razia adalah masyarakat yang mengunjungi tempat hiburan malam. Tujuannya untuk mencegah peredaran serta penggunaan narkotika di tempat hiburan malam.
“Ke tempat hiburan tidak dilarang yang dilarang itu menggunakan narkoba,” tegas Manang.
Razia melibatkan personel POM TNI, Provos, Pol Airud, Samapta, Dokkes. Razia dibagi dua tim. Tim satu dipimpin Kasubdit I, AKBP Boby Putra Ramadan Sebayang, merazia New Paragon serta D Point. “Tim yang saya pimpin merazia MP Club,” kata Manang.
Manang menyebut, pihaknya akan terus melakukan razia selama Operasi Antik Lancang Kuning 2024. “Razia ini akan terus kita lakukan selama satu bulan Bukan hanya tempat hiburan tapi juga kampung-kampung narkoba,” tegas.
Pengunjung yang dinyatakan positif narkoba dan tiga terduga pemilik ekstasi diamankan ke Markas Polda Riau untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Kita akan dalami, mereka terlibat atau tidak dalam peredaran narkoba. Kalau tidak akan kita serahkan ke IPWL, guna menjalani rehabilitasi,” pungkasnya, dikutip detak24com dari cakaplah. (*)
Editor : Kar
Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com












