Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Pekanbaru » KPK Geledah Rumah Kadis PUPR-PKPP Riau Serta Tenaga Ahli Gubri 

KPK Geledah Rumah Kadis PUPR-PKPP Riau Serta Tenaga Ahli Gubri 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – KPK menggeledah rumah Kadis PUPR-PKPP Riau, Muhammad Arif Setiawan, dan Tenaga Ahli Gubernur, Dani M Nursalam, Jumat (07/11/25).

Penggeledahan ini sebagai proses pengembangan penyidikan kasus pemerasan atas penambahan anggaran proyek jalan dan jembatan di Dinas PUPR-PKPP Riau dan UPT I hingga VI. KPK mencari bukti-bukti tambahan untuk memperkuat tindak pidana.

“Hari ini penyidik melakukan penggeledahan di rumah tersangka MAS dan DAN,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.

Penggeledahan dilakukan di rumah Dani M Nursalam di Jalan Firdaus II, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru. Penggeledahan berlangsung lebih dari 3 jam. Jelang Salat Jumat, tim meninggalkan lokasi.

Setelah itu, tim KPK dikabarkan melakukan penggeledahan di rumah Muhammad Arif Setiawan. Tim dikabarkan membawa sejumlah dokumen yang dibutuhkan.

Budi menjelaskan bahwa penggeledahan ini merupakan bagian dari upaya penyidikan yang terus berlangsung untuk mengungkap seluruh alur tindak pidana korupsi di lingkungan Pemprov Riau.

Terkait pengembangan kasus, KPK akan menyampaikan perkembangan secara berkala sebagai bentuk transparansi dalam penegakan hukum.

KPK juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat, khususnya di wilayah Riau, yang terus mendukung pengungkapan kasus ini.

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Pekanbaru pada Senin (03/11/25). Sepuluh orang diamankan dalam operasi senyap tersebut.

Selain Abdul Wahid, KPK mengamankan Kepala Dinas PUPR PKPP Riau, Muhammad Arif Setiawan, Sekretaris Dinas Ferry Yunanda, lima kepala UPT, dan dua Tenaga Ahli Gubernur Riau, Dani M Nusalam dan Tata Maulana. Dani menyerahkan diri ke KPK pada Selasa (04/11/25) petang.

Mereka diperiksa di Gedung Merah Putih KPK. Dari hasil pemeriksaan dan telah cukupnya bukti, penyidik KPK menetapkan Abdul Wahid, Muhamamd Arif Setiawan dan Dani M Nursalam sebagai tersangka.

Abdul Wahid ditahan di Rutan Gedung ACLC KPK, sedangkan Muhammad Arif Setiawan dan Dani M Nursalam ditahan di Rutan Gedung Merah Putih. Penahanan dilakukan untuk 20 hari pertama, terhitung sejak Selasa, 4 November sampai 23 November 2025.

Ketiganya disangkakan melanggar Pasal 12e, Pasal 12f, dan/atau Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Diketahui, kasus bermula dari pertemuan di salah satu kafe antara Sekretaris Dinas PUPR PKPP Riau, Ferry Yunanda dengan 6 Kepala UPT Wilayah I-VI, Dinas PUPR PKPP, pada Mei 2025.

Pertemuan itu untuk membahas kesanggupan pemberian fee yang akan diberikan kepada Abdul Wahid selaku Gubernur Riau. Fee sebesar 2,5 persen atas penambahan anggaran 2025 .

Anggaran itu dialokasikan pada UPT Jalan dan Jembatan Wilayah I-VI Dinas PUPR PKPP yang semula Rp 71,6 miliar menjadi 177,4 miliar. Terjadi kenaikan Rp 106 miliar.

Hasil pertemuan itu dilaporkan ke Kepala Dinas PUPU PKPP, Muhammad Arif Setiawan. Oleh Arif, fee tersebut dinaikkan menjadi 5 persen atau sebesar Rp 7 miliar.

Bagi yang tidak menuruti perintah tersebut, diancam dengan pencopotan ataupun mutasi dari jabatannya. Di kalangan Dinas PUPR PKPP Riau, permintaan ini dikenal dengan istilah “jatah preman”.

Selanjutnya, seluruh Kepala UPT Wilayah Dinas PUPR PKPP beserta Sekretaris Dinas PUPR PKPP Riau melakukan pertemuan kembali dan menyepakati besaran fee untuk Abdul Wahid sebesar 5% atau Rp 7 miliar.

Hasil pertemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Kepala Dinas PUPR PKPP Riau dengan menggunakan bahasa kode “7 batang”.

Terjadi beberapa kali setoran fee jatah kepada Abdul Wahid. Yakni pada Juni 2025. Ferry sebagai pengepul uang dari Kepala UPT, mengumpulkan total Rp 1,6 miliar.

Dari jumlah itu, atas perintah Kepala Dinas PUPR PKPP, Ferry mengalirkan dana sejumlah Rp 1 miliar kepada Abdul Wahid. Uang itu diberikan melalui Dani M Nursalam dan Rp 600 juta kepada kerabat Muhamamd Arif Setiawan.

Pada Agustus 2025, atas perintah Dani M Nursalam melalui Muhammad Arif Setiawan, Ferry kembali mengepul uang dari para kepala UPT, dengan uang terkumpul sejumlah Rp 1,2 miliar.

Uang itu didistribusikan Muhammad Arif Setiawan untuk driver MAS sebesar Rp 300 juta, proposal kegiatan perangkat daerah Rp 375 juta, dan disimpan oleh Ferry senilai Rp 300 juta.

Pengumpulan dana terus berlanjung hingga November 2025. Kali ini tugas pengepul dilakukan Kepala UPT 3 dengan total mencapai Rp 1,25 miliar, yang diantaranya dialirkan untuk Abdul Wahid.

Uang itu diberikan melalui Muhammad Arif Setiawan Rp 450 juta serta diduga mengalir Rp 800 juta yang diberikan langsung kepada Abdul Wahid.

“Total penyerahan pada Juni hingga November 2025 mencapai Rp4,05 miliar dari kesepakatan awal sebesar Rp7 miliar,” kata Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak.

Uang yang diterima Abdul Wahid telah dipergunakan untuk pelesiran ke London, Inggris dan Brazil. Bahkan ia juga berencana ke Malaysia.

Dari hasil penggeledahan di rumah Abdul Wahid di Jakarta Selatan, tim mengamankan sejumlah uang dalam bentuk pecahan asing, yakni 9.000 poundsterling dan 3.000 USD atau jika dikonversi dalam rupiah senilai Rp 800 juta, dikutip dari cakaplah. (Red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pencarian Eril Hari Keempat Belum Membuahkan Hasil

    Pencarian Eril Hari Keempat Belum Membuahkan Hasil

    • calendar_month Minggu, 29 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    Bandung, detak24. com – Proses pencarian Emmeril Kahn Mumtadz, putra sulung Gubernur Jabar Ridwan Kamil di hari keempat belum membuahkan hasil. Berbagai upaya dilakukan dalam proses pencarian. Perwakilan keluarga Elpi Nazmuzaman mengatakan proses pencarian yang dilakukan SAR di Swiss berjalan secara profesional dan terukur. “Qodarullah, kami belum menemukan informasi yang sesuai harapan. Apapun itu, kami […]

  • Pengedar Ekstasi Tertangkap di Jalan Parit Tugu Teluk Makmur, Segini Barbuknya

    Pengedar Ekstasi Tertangkap di Jalan Parit Tugu Teluk Makmur, Segini Barbuknya

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Polisi bekuk pengedar ekstasi di Jalan Parit Tugu, Teluk Makmur, Dumai. Aparat juga berhasil menyita barang bukti sekitar 15, 81 gram barang haram tersebut. Informasi dirangkum Sabtu (03/05/25), Satuan Reserse Narkoba Polres Dumai mengungkap peredaran narkotika jenis ekstasi. Penangkapan terjadi pada Jumat (02/05/25) di pinggir Jalan Parit Tugu, Kelurahan Teluk Makmur, Kecamatan […]

  • TAHUN INI Dibangun RSUD di Rupat, Minimalisir Zona Kemiskinan Ekstrem

    TAHUN INI Dibangun RSUD di Rupat, Minimalisir Zona Kemiskinan Ekstrem

    • calendar_month Kamis, 9 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    RUPAT, detak24.com – Harapan masyarakat Rupat Utara memiliki rumah sakit akan segera terwujud.Tahun 2023 Pemkab Bengkalis membangun RSUD di pulau terluar itu.  Hal ini disampaikan Bupati Bengkalis, Kasmarni diwakili Kadisdalduk-KB Bengkalis, H Hambali saat membuka Musrenbang Kecamatan Rupat Utara di Gedung Medang Perkasa Kantor Camat Rupat Utara, Kamis (09/02/23). Berkat kegigihan Bupati Bengkalis beserta segenap […]

  • Polda Riau Musnahkan Sabu 83 Kg, Dapat Selamatkan 878.361 Jiwa 

    Polda Riau Musnahkan Sabu 83 Kg, Dapat Selamatkan 878.361 Jiwa 

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Polda Riau musnahkan barang bukti kasus narkoba berupa 83,47 kilogram sabu dan 43.651 butir ekstasi, Senin (30/09/24). Barang haram senilai Rp 96,58 miliar itu disita dari 12 tersangka yang sudah ditangkap di sejumlah tempat di wilayah hukum Polda Riau. Pemusnahan dilakukan di halaman parkir Mapolda Riau dengan dipimpin Wakapolda, Brigjen Pol Kasihan […]

  • Gerindra dan PDIP Kian Harmonis, Demokrat Prediksi 3 Poros Bertarung di Pilpres

    Gerindra dan PDIP Kian Harmonis, Demokrat Prediksi 3 Poros Bertarung di Pilpres

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    detak24.com – Partai Gerindra membuka peluang berkoalisi dengan PDIP di Pilpres 2024. Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani menilai, belum pasti koalisi tersebut menjadi besar di mana parpol lain ikut dalam barisan PDIP dan Gerindra. “Apakah ini akan menjadi magnet bagi Parpol lain untuk terbangunnya koalisi besar, tentu waktu yang akan menjawabnya. Kita lihat […]

  • Apical Group Gelar Bazar Ramadan untuk Masyarakat, Jelang Idul Fitri

    Apical Group Gelar Bazar Ramadan untuk Masyarakat, Jelang Idul Fitri

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    Dumai, detak24.com – Salah satu perusahaan pengolah minyak nabati global terkemuka, Apical Group menggelar bazar Ramadan dengan menyediakan total 27.000 liter. Dimana, sebanyak 10.000liter minyak goreng dengan harga terjangkau dipasarkan untuk masyarakat Dumai, Riau, Kamis (28/04/22). Kegiatan bazar digelar se Indonesia berlangsung secara serentak di 4 wilayah di sekitar operasional Apical Group. Yakni, di Marunda […]

expand_less