Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Oknum Polisi Diduga Terlibat Kasus Tewasnya Warga Rupat

Oknum Polisi Diduga Terlibat Kasus Tewasnya Warga Rupat

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 30 Okt 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

RUPAT, detak24.com – Oknum polisi berpangkat Bripka di Rupat, Kabupaten Bengkalis diduga terlibat kasus penganiayaan berujung meninggalnya seorang warga.

Atas dasar itu, oknum polisi berinisial Bripka AH diduga melakukan pelanggaran kode etik Kepolisian.

Sebelumnya, Bripka AH memerintahkan sejumlah pemuda di Pulau Rupat untuk melakukan penangkapan terhadap Al Farid (32), karena dianggap kerap meresahkan warga.

Namun perintah Bhabinkamtibmas itu malah berujung dengan kematian Al Farid.

Korban diduga dianiaya oleh sekelompok pemuda suruhan Bhabinkamtibmas tersebut.

Al Farid tewas bersimbah darah di jembatan Desa Sukarjo Mesim, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis pada Rabu 22 Mei 2022.

Tetapi, pihak keluarga mendapat kabar bahwa putranya itu tewas dalam kecelakaan lalu lintas tunggal.

Kemudian, berdasarkan olah TPK dan autopsi ulang, terungkap Al Farid meninggal bukan karena kecelakaan melainkan dianiaya sejumlah orang.

Polres Bengkalis sudah menetapkan dua orang tersangka atas tewasnya Al Farid. Kedua tersangka itu bernama Faizal alias Ijal Tuyul dan Ismail alias Mail.

Penetapan tersangka dua tersangka itu lantas menguak fakta keterlibatan Bripka AH. Dari hasil pemeriksaan Polres Bengkalis, Bripka AH telah dianggap melanggar kode etik.

Bripka AH melakukan pelanggaran kode etik. Proses dan hukum seberat-beratnya,” tegas Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Riau, Kombes Pol Asep Darmawan, dikutip Sabtu (29/10/22).

Kombes Asep juga menjelaskan, perintah melakukan penangkapan yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas sangat tidak tepat.

“Bukan kerjaannya memerintah melakukan penangkapan. Sudah ada petugas yang diatur dalam Undang-Undang untuk melakukan hal itu,” papar Asep.

Kendati begitu, Kombes Asep menyebut Bripka AH tidak memberikan perintah untuk melakukan kekerasan kepada Al Farid.

“Untuk perintah melakukan kekerasan tidak ada. Kalau perintah melakukan penangkapan ada,” pungkasnya.(suara.com)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (8)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Dana Hibah Baznas Digasak Koruptor, Kejari Pelalawan Periksa Puluhan Saksi 

      Dana Hibah Baznas Digasak Koruptor, Kejari Pelalawan Periksa Puluhan Saksi 

      • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PELALAWAN, detak24com – Kejari Pelalawan telah memeriksa 20 saksi, terkait dugaan korupsi dana hibah Pemda di Baznas setempat.  Penanganan kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dana hibah Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pelalawan terus berlanjut. Tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Pelalawan telah mendalami dugaan ini sejak tiga bulan lalu, dengan fokus pada penggunaan dana […]

    • JAKSA Agung ‘Bidik’ GM Pelindo Dumai, Korupsi Impor Gula

      JAKSA Agung ‘Bidik’ GM Pelindo Dumai, Korupsi Impor Gula

      • calendar_month Selasa, 14 Mei 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      DUMAI, detak24com – Kejagung periksa GM Pelindo Dumai berinisial JG, serta GM Pelindo Pekanbaru AIP. Keduanya dicecar terkait korupsi impor gula. Pemeriksaan kedua saksi dilakukan oleh Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAMPidsus) Kejagung, di Jakarta, Senin (13/05/24). “Diperiksa sebagai saksi terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi pada […]

    • KETUM PDIP Megawati Sebut Jokowi Tanpa ‘Moncong Putih’, Kasian Dah!

      KETUM PDIP Megawati Sebut Jokowi Tanpa ‘Moncong Putih’, Kasian Dah!

      • calendar_month Rabu, 11 Jan 2023
      • account_circle Redaksi
      • 14Komentar

      JAKARTA, detak24.com – Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri alias Bu Mega menceritakan peran sangat besar menjadikan Joko Widodo menjadi presiden seperti saat ini. Mulanya, ia mengatakan bahwa salah satu pengamat ekonomi politik menyebutnya sebagai sosok yang pintar, cantik, karismatik, dan punya jiwa pejuang. Di sisi lain, Bu Mega menyebut PDIP juga berupaya menggalakkan program stunting. Sembari bergurau, ia […]

    • Pemko Dumai Dapat Alokasi DID Rp8,8 Miliar

      Pemko Dumai Dapat Alokasi DID Rp8,8 Miliar

      • calendar_month Jumat, 23 Sep 2022
      • account_circle Redaksi
      • 15Komentar

      DUMAI, detak24.com – Pemko Dumai menjadi satu dari empat daerah di Provinsi Riau yang mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) dari Pemerintah Pusat. Untuk diketahui, ada lima kategori penilaian kinerja daerah yang mendapat DID. Diantaranya penggunaan Pinjaman Dalam Negeri (PDN), percepatan belanja daerah, percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19, dukungan belanja daerah terhadap penurunan kemiskinan, pengangguran, dan stunting, […]

    • TUJUH PELAJAR, Sebelas Remaja Dumai Diangkut Polisi – Aksi Balapan Liar

      TUJUH PELAJAR, Sebelas Remaja Dumai Diangkut Polisi – Aksi Balapan Liar

      • calendar_month Minggu, 26 Feb 2023
      • account_circle Redaksi
      • 27Komentar

      DUMAI, detak24.com – Sebanyak 11 remaja Dumai tujuh diantaranya pelajar, terjaring razia KRYD Polres Dumai, Sabtu (25/02/23) malam. Selain 11 remaja, aparat juga mengamankan sembilan unit kendaraan roda dua yang dipakai untuk balapan liar. Juga ada seorang pelajar berusia 15 tahun terpaksa diamankan, karena terlibat tawuran di Jayamukti.  “Banyaknya masyarakat yang resah dengan maraknya aksi […]

    • TAK Akomodir Warga Tempatan, Amal Demo RS Awal Bros Dumai

      TAK Akomodir Warga Tempatan, Amal Demo RS Awal Bros Dumai

      • calendar_month Kamis, 24 Agt 2023
      • account_circle Redaksi
      • 18Komentar

      DUMAI, detak24com – Pemuda tempatan yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Lokal (Amal) demo di depan bangunan Rumah Sakit Awal Bros Dumai Jalan Jenderal Sudirman, Rabu (23/08/23). Aksi demo dilakukan puluhan pemuda Kelurahan Bintan dengan membawa spanduk bertuliskan ‘Awal Bros Penipu, Utamakan Kami Pemuda Setempat’, lantaran adanya kesenjangan pihak managemen RS terkait penyerapan tenaga kerja. Baik tenaga […]

    expand_less