Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mengejutkan! Ternyata Fitri Gantung Diri Sambil Duduk, Leher Terikat ke Jok Mobil

Mengejutkan! Ternyata Fitri Gantung Diri Sambil Duduk, Leher Terikat ke Jok Mobil

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 17 Sep 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24.com – Banyak masyarakat bertanya dengan kesimpulan polisi tentang kematian Fitri, ASN yang ditemukan tewas dalam mobil di DPRD Riau murni kasus bunuh diri.

Masyarakat menilai ada kejanggalan sebab saat ditemukan leher korban terikat di mobil seperti orang gantung diri, namun kakinya menjejak ke lantai.

Kasubdit Yanmed Biddokes Polda Riau, Kompol Supriyanto menjelaskan, untuk sebab kematian korban adalah kekerasan (benda) tumpul pada daerah leher, yang mana pola dan gambaran luka sesuai dengan pola kasus gantung diri.

“Untuk mekanisme matinya Asfiksia atau sumbatan jalan nafas. Dari beberapa temuan yang kami lakukan, kami tidak menemukan adanya patah tulang seperti pada daerah leher yang mengindikasikan adanya mati akibat cekikan,” kata Supriyanto, Sabtu (17/09/22).

Supriyanto menjelaskan, kasus ini secara keilmuan dikategorikan dalam Incomplete Hanging atau yang biasa disebut gantung tidak sempurna.

“Jadi kasus ini incomplete hanging atau gantung tidak sempurna, ini bisa saja terjadi. Karena memang sudah ada juga beberapa kasus di luar negeri maupun Indonesia. Gantung diri sedang duduk di kursi saja bisa,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan, ada 2 kasus yang dikategorikan dalam gantung diri yaitu complete hanging atau gantung sempurna dan incomplete hanging atau gantung tidak sempurna.

“Complete hanging atau gantung sempurna itu ada yang tergantung sempurna bobot tubuh semuanya berada di udara, tidak ada yang ke tanah. Kalau ini kan tidak sempurna, ada bagian yang menyentuh ke tanah, dalam keilmuan ini bisa. Yang membedakan hanya cukup dengan menggunakan berat kepala saja untuk menekan arteri atau pembuluh darah daerah leher sehinga menekan jalan nafas,” tukasnya.

Lanjutnya, Incomplete Hanging atau gantung tidak sempurna ini secara keilmuan meninggalnya secara relatif lebih lama dibandingkan dengan gantung sempurna.

Supriyanto juga menambahkan, korban tidak menemukan tanda-tanda kehamilan dari tubuh korban.

“Pada saat kita melakukan pemeriksaan terhadap autopsi kepada korban, bahwa kami tidak menemukan tanda-tanda kehamilan. Kami sudah periksa urinenya dan kami juga melakukan pemeriksaan bagian dalam rahimnya, jangankan janinnya bentuk gumpalan saja tidak ada,” tutupnya.(CAKAPLAH)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis : Bintang
Editor : Jef Syahrul
Kategori : HukumRiau

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (11)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Bikin Masalah di Malaysia, 45 TKI Dideportasi Lewat Pelabuhan Dumai 

      Bikin Masalah di Malaysia, 45 TKI Dideportasi Lewat Pelabuhan Dumai 

      • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      DUMAI, detak24com – Sebanyak 45 Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKI bermasalah dipulangkan dari Malaysia melalui Pelabuhan Internasional Dumai. Informasi dirangkum Rabu (30/04/25), pemulangan TKI bermasalah tersebut pada Senin (28/4/2025). Pemulangan ini difasilitasi oleh Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau bekerja sama dengan instansi terkait. Kepala BP3MI Riau, Fanny Wahyu Kurniawan menjelaskan, pemulangan […]

    • Pengawasan Ketat, 31 TPS Gelar PSU di Desa Tambusai Utara Rohul

      Pengawasan Ketat, 31 TPS Gelar PSU di Desa Tambusai Utara Rohul

      • calendar_month Sabtu, 13 Jul 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      ROHUL, detak24com – Sebanyak 31 TPS di kawasan perkebunan PT Torganda, Desa Tambusai Utara, Rokan Hulu menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU), Sabtu (13/07/24). Pemungutan ini mendapat perhatian penuh dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Riau, Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Riau, dan Komando Resor Militer (Danrem) 031 Wirabima. Ketua Bawaslu […]

    • Polisi Dumai Serentak Razia Beras Oplosan di Enam Kecamatan, Ini Hasilnya!

      Polisi Dumai Serentak Razia Beras Oplosan di Enam Kecamatan, Ini Hasilnya!

      • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      DUMAI, detak24com – Polres Dumai dan jajaran Polsek serentak melaksanakan monitoring pasar dan toko grosir terkait dugaan peredaran beras oplosan, Ahad (27/07/25). Kapolres Dumai, AKBP Angga F. Herlambang  menjelaskan, bahwa langkah ini diinstruksikan langsung dari pimpinan sebagai bagian dari komitmen menjaga keamanan distribusi pangan. “Kami tidak akan memberi ruang bagi praktik curang yang merugikan masyarakat, […]

    • POLRES SIAK Tangkap Dua Pengedar di Perawang, Seorang Residivis

      POLRES SIAK Tangkap Dua Pengedar di Perawang, Seorang Residivis

      • calendar_month Senin, 23 Jan 2023
      • account_circle Redaksi
      • 16Komentar

      SIAK, detak24.com – Satresnarkoba Polres Siak menangkap dua pengedar sabu berinisial TON (48) dan PB (41), di Jalan Gajah Tunggal RT 03/RW 02 Kelurahan Perawang, Kecamatan Tualang, Siak.  Kapolres Siak, AKBP Ronald Sumaja SIK melalui Kasat Resnarkoba AKP Sihol Sitinjak SH, Senin (23/01/23) menerangkan bahwa penangkapan bermula dari informasi dari masyarakat, bahwa di lokasi penangkapan […]

    • Tahanan Kejari Rohul Kabur, Lompat ke Sungai Batang Lubuh 

      Tahanan Kejari Rohul Kabur, Lompat ke Sungai Batang Lubuh 

      • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      ROHUL, detak24com – Seorang tahanan Kejari Rohul kasus narkotika bernama Andi Saputra alias Putra Bin Asril kabur, Rabu (02/10/24) sekitar pukul 14.15 WIB petang. Tahanan tersebut melarikan diri saat dalam perjalanan menuju Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian usai proses penyerahan dari Kejaksaan Negeri Rokan Hulu. Kepala Kejari Rohul, Fajar Haryowimbuko, melalui Kasi Pidana Umum, Rendi […]

    • Presiden pertama RI Soekarno diduga punya emas batangan di Bank Swiss. F : int

      MISTERI Harta Soekarno Emas 57 Ton di Bank Swiss Terungkap

      • calendar_month Selasa, 14 Nov 2023
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      Jakarta, detak24com – Misteri harta Soekarno emas 57 ton yang tersimpan di Bank Swiss, hingga kini masih menjadi teka-teki. Peristiwa tersebut tetap melekat dan selalu hangat dibahas. Banyak masyarakat menyebut kalau Presiden Pertama Indonesia Soekarno memiliki puluhan ton emas  Kabar ini sempat geger di masa lalu, bahkan sampai sekarang. Lantas apakah hal ini benar? Dirilis […]

    expand_less