Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Dumai » Polisi Dumai Serentak Razia Beras Oplosan di Enam Kecamatan, Ini Hasilnya!

Polisi Dumai Serentak Razia Beras Oplosan di Enam Kecamatan, Ini Hasilnya!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUMAI, detak24com – Polres Dumai dan jajaran Polsek serentak melaksanakan monitoring pasar dan toko grosir terkait dugaan peredaran beras oplosan, Ahad (27/07/25).

Kapolres Dumai, AKBP Angga F. Herlambang  menjelaskan, bahwa langkah ini diinstruksikan langsung dari pimpinan sebagai bagian dari komitmen menjaga keamanan distribusi pangan.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi praktik curang yang merugikan masyarakat, apalagi dalam komoditas kebutuhan pokok seperti beras,” ujarnya.

Untuk kegiatan di Polres Dumai, Kapolres menyampaikan bahwa personil dari Unit II Bidang Ekonomi Sat Intelkam mengecek sejumlah minimarket besar, memastikan stok dan label kemasan beras sesuai standar.

“Kami mengecek tidak hanya harganya, tapi juga kejelasan asal beras, label kemasan, dan izin edar dari produsen,” terang Kapolres.

Di Polsek Dumai Barat, personel Intelkam dan Reskrim memantau gudang distributor beras seperti UD Sinar Jaya dan Serangkai Nusantara, untuk memastikan tidak ada praktik oplosan di tingkat distributor.

“Kami imbau kepada para pemilik distributor untuk berperan aktif, jangan sampai hanya karena keuntungan, masyarakat dikorbankan,” tegasnya.

Sementara itu, di Polsek Dumai Timur, fokus pengawasan diarahkan pada grosir dan warung di sekitar Pasar Bundaran, seperti milik Yusril dan Edo, dengan pengecekan detail produk dan label.

“Setiap titik kami pantau. Kami ingin pastikan tak ada celah untuk beras oplosan masuk ke pasar-pasar di wilayah Dumai,” ungkap Kapolres.

Tim dari Polsek Dumai Kota, bersama unsur pemerintahan kecamatan, melakukan tinjauan ke Swalayan Indojaya dan Toko Grosir Fortuna, serta memberi himbauan proaktif kepada pelaksana usaha.

Di Polsek Bukit Kapur, pengawasan dilakukan di grosir lokal seperti milik Lubis dan Wahyu Jaya, dengan fokus pada merek lokal dan harga eceran sesuai ketentuan pasar.

Sementara itu, Polsek Medang Kampai ikut ambil bagian dengan memantau grosir dan toko seperti Rauf Jaya, Suwanto, Asiang di Kelurahan Pelintung, termasuk dokumentasi stok dan kemasan.

“Kami telah mengidentifikasi beberapa merek yang terdaftar dalam pemberitaan media terkait indikasi beras oplosan, dan akan kami dalami lebih lanjut kebenarannya,” katanya.

Terakhir, di Polsek Sungai Sembilan, pengawasan terfokus pada grosir di Kelurahan Lubuk Gaung, seperti milik Atom dan Yanto, dengan memeriksa jenis beras Anak Ajaib, Medium, dan Kilang Padi, serta memastikan kebenaran label.

Kapolres menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya inspeksi satu kali, melainkan bagian dari pengawasan berkelanjutan.

“Kami tidak akan berhenti pada satu kali kegiatan. Pengawasan akan berkelanjutan sebagai bagian dari pemantauan keamanan distribusi pangan,” ucapnya.

Ia juga mengapresiasi peran serta masyarakat dan pelaku usaha yang telah peduli terhadap isu keamanan pangan.

“Masyarakat harus cerdas sebagai konsumen. Jangan tergiur harga murah tanpa mengecek kualitas dan kejelasan produknya,” imbaunya.

Kapolres menegaskan bahwa setiap pelanggaran yang ditemukan akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Jika ditemukan ada pelanggaran hukum, akan kami proses sesuai ketentuan pidana yang berlaku,” tegas dia.

Kapolres juga menyampaikan bahwa pengawasan ini sekaligus untuk mencegah gangguan distribusi dan fluktuasi harga akibat beras rendah kualitas.

“Beras adalah kebutuhan dasar. Maka ketersediaannya harus aman, dan kualitasnya harus bisa dipertanggungjawabkan,” katanya.

Sebagai penutup, Kapolres menegaskan kembali sinergi antara aparat, pelaku usaha, dan masyarakat sebagai kunci sukses pengawasan.

“Ini bukan tugas kepolisian saja, tapi tugas kita bersama. Semua pihak harus saling mengawasi demi kepentingan masyarakat luas,” pungkasnya. (Red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • 1.838 Sapi di Riau Terpapar PMK, 5 Mati 21 Dipotong Paksa

    1.838 Sapi di Riau Terpapar PMK, 5 Mati 21 Dipotong Paksa

    • calendar_month Senin, 25 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) hewan ternak di Provinsi Riau terus naik. Hingga kini, total 1.838 ekor sapi warga terpapar PMK. Sementara, lima ekor mati serta 21 sempat dipotong. “Sampai saat ini sudah 1.838 ekor sapi peternak yang terpapar kasus PMK,” kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Riau, […]

  • ALAMAK! Rumah Pj Gubri SF Hariyanto Disatroni Maling, Pelaku Langsung Ditangkap

    ALAMAK! Rumah Pj Gubri SF Hariyanto Disatroni Maling, Pelaku Langsung Ditangkap

    • calendar_month Kamis, 11 Apr 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Rumah milik Pj Gubri SF Hariyanto di Jalan Kereta Api, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru dibobol maling. Kapolsek Bukit Raya AKP Syafnil mengungkapkan, dari kejadian tersebut, petugas berhasil mengamankan dua laki-laki berinisial BY (28) dan LN (41). Ia menceritakan, saat itu, pelapor berinsial RR yang merupakan penjaga rumah Pj Gubri SF Hariyanto datang […]

  • ELEKTABILITAS Anies Capres Selalu Paling Buncit, Surya Paloh Sebut Ini Penyebabnya!

    ELEKTABILITAS Anies Capres Selalu Paling Buncit, Surya Paloh Sebut Ini Penyebabnya!

    • calendar_month Minggu, 27 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    Jakarta, detak24com – Posisi Anies Baswedan dalam survei calon presiden RI yang selalu berada di bawah Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo mengundang reaksi dari Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh. Pasalnya, Anies merupakan calon yang sedang diusung oleh partainya. Dalam sebuah forum pertemuan dengan tim delapan di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Kamis (24/8/2023), Surya menilai angka […]

  • HEBOH! Bupati Kuansing Sukarmis Ditahan Jaksa, Korupsi Hotel Rp22 M

    HEBOH! Bupati Kuansing Sukarmis Ditahan Jaksa, Korupsi Hotel Rp22 M

    • calendar_month Jumat, 3 Mei 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUANSING, detak24com – Eks Bupati Kuansing Sukarmis ditahan jaksa, Jumat (03/05/24). Ia terlibat korupsi pembangunan Hotel Kuansing TA 2013-2014 yang merugikan negara Rp 22 miliar. Sebelum ditahan, mantan Bupati Kuansing Sukarmis itu sempat diperiksa Tim Jaksa Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Kuansing sebagai saksi. Pemeriksaan berlangsung dari pukul 09.00 WIB pagi. Setelah itu, tim melakukan […]

  • VIDEO Viral, Syahnaz Adik Raffi Ahmad Mandi Bareng Rendy Kjaernett di Toraja

    VIDEO Viral, Syahnaz Adik Raffi Ahmad Mandi Bareng Rendy Kjaernett di Toraja

    • calendar_month Minggu, 25 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    PERSELINGKUHAN antara Syahnaz Sadiqah adik Raffi Ahmad dan Rendy Kjaernett bukan sekadar gosip belaka. Beredar sebuah video keduanya mandi bareng di sebuah air terjun. Salah satu video yang menjadi sorotan adalah saat adik Raffi Ahmad itu dan Rendy Kjaernett berlibur bersama.Dalam video tersebut, terlihat keduanya sedang berlibur di Toraja untuk sebuah acara TV yang berjudul “Tanah […]

  • KPU Larang Pasang Spanduk Kampanye! Ini Daftar Tempatnya

    KPU Larang Pasang Spanduk Kampanye! Ini Daftar Tempatnya

    • calendar_month Minggu, 6 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Kendati baru akan digelar tahun depan, euforia Pemilu 2024 saat ini sudah terasa. Buktinya, telah banyak spanduk bakal calon legislatif (Bacaleg) yang bertebaran di Provinsi Riau. Di Kota Pekanbaru misalnya, spanduk dengan memasang foto serta logo partai politik (Parpol) sangat mudah ditemukan di jalan-jalan protokol. Tidak cuma Bacaleg, spanduk bakal calon presiden […]

expand_less