Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Pekanbaru » Mahasiswa STAI Al-Azhar dan STIE Pekanbaru Orasi di Gedung DPRD Riau

Mahasiswa STAI Al-Azhar dan STIE Pekanbaru Orasi di Gedung DPRD Riau

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Aliansi mahasiswa yang terdiri dari DEMA STAI Al-Azhar dan BEM STIE Pekanbaru menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Riau, sebagai bentuk perlawanan terhadap berbagai persoalan nasional dan daerah yang semakin membebani kehidupan masyarakat, Rabu (17/06/26).

Aksi ini lahir dari kegelisahan rakyat yang hari ini dipaksa bertahan di tengah tekanan ekonomi, melemahnya nilai rupiah, naiknya harga kebutuhan pokok, ketidakjelasan pengelolaan anggaran, hingga berbagai persoalan tata kelola pemerintahan yang terus menurunkan kepercayaan publik.

Presiden Mahasiswa STAI Al-Azhar Pekanbaru sekaligus Koordinator Lapangan aksi Noprianda Ramadhan, menegaskan bahwa mahasiswa tidak akan tinggal diam ketika negara mulai kehilangan kepekaannya terhadap penderitaan rakyat.

“Hari ini kami berdiri di depan gedung rakyat untuk mempertanyakan satu hal sederhana saja. Masihkah negara berpihak kepada rakyatnya? Sebab yang kami lihat hari ini adalah rakyat yang semakin susah, sementara para pemegang kekuasaan terlihat semakin nyaman,” ujarnya di sela-sela orasi.

Menurut Noprianda, berbagai persoalan yang terjadi saat ini bukan sekadar masalah ekonomi, tetapi juga krisis keberpihakan.

“Rakyat sedang berjuang membeli beras, membayar biaya pendidikan, dan mempertahankan kehidupan keluarganya. Namun di saat yang sama, yang muncul justru kabar pemborosan anggaran, konflik politik, dan berbagai kebijakan yang semakin menjauh dari kebutuhan masyarakat. Ini bukan sekadar kelalaian, ini adalah bentuk kegagalan membaca penderitaan rakyat,” ulasnya.

Mahasiswa menilai bahwa DPRD Provinsi Riau harus menunjukkan keberpihakan yang nyata, bukan hanya menjadi tempat lalu lalang aspirasi tanpa penyelesaian.

“Jangan jadikan gedung DPRD hanya sebagai tempat menerima surat tuntutan lalu melupakannya setelah massa membubarkan diri. Rakyat tidak membutuhkan janji, rakyat membutuhkan tindakan. Kami datang bukan untuk didengar, kami datang untuk diperjuangkan,” tegasnya.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan tuntutan terkait penghentian pemborosan anggaran negara, stabilitas ekonomi, transparansi anggaran beasiswa, penyelesaian defisit daerah, pengusutan dugaan penyalahgunaan anggaran, serta berbagai persoalan yang dianggap merugikan kepentingan masyarakat luas.

Ia juga menyoroti fenomena elit politik yang dinilai semakin jauh dari realitas kehidupan masyarakat.

“Ketika rakyat dipaksa hidup hemat, sebagian pejabat justru mempertontonkan kemewahan. Ketika masyarakat diminta memahami kondisi negara, mereka justru mempertontonkan konflik dan perebutan kepentingan. Ini ironi yang menyakitkan dan tidak boleh terus dianggap normal,” sebutnya.

Ia menegaskan bahwa mahasiswa akan terus menjadi kekuatan moral yang mengawal jalannya demokrasi.

“Kami ingin mengingatkan bahwa sejarah bangsa ini tidak pernah berubah karena kenyamanan para penguasa, tetapi karena keberanian rakyat yang melawan ketidakadilan. Jika suara rakyat terus diabaikan, maka gelombang perlawanan akan terus membesar. Sebab kemarahan rakyat yang dipendam terlalu lama akan berubah menjadi gerakan yang tidak bisa dihentikan.”

Sementara itu, selaku Koordinator Umum, Ahmad Adnan sekaligus Presma STIE Riau, menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar aksi seremonial, melainkan bentuk tanggung jawab moral mahasiswa terhadap kondisi bangsa dan daerah yang semakin mengkhawatirkan.

“Mahasiswa tidak boleh diam ketika rakyat dipaksa menanggung beban dari kebijakan yang tidak berpihak kepada mereka. Kami hadir untuk memastikan bahwa suara masyarakat tidak berhenti di jalanan, tetapi sampai kepada para pengambil kebijakan yang selama ini menikmati mandat rakyat,” tekannya.

Menurut Ahmad Adnan, berbagai persoalan yang terjadi hari ini menunjukkan adanya krisis kepemimpinan dan krisis keberpihakan terhadap kepentingan publik.

“Kami melihat banyak persoalan yang belum diselesaikan secara serius, mulai dari tekanan ekonomi, transparansi anggaran, hingga berbagai dugaan penyalahgunaan kekuasaan. Jangan sampai rakyat kehilangan kepercayaan karena para pemimpinnya lebih sibuk menjaga kepentingan politik daripada menyelesaikan persoalan masyarakat.”

Ia juga mengingatkan bahwa mahasiswa akan terus mengawal seluruh tuntutan yang telah disampaikan kepada DPRD Riau.

“Aksi hari ini bukan akhir, melainkan awal dari pengawalan yang lebih panjang. Kami akan terus mengawasi, mengevaluasi, dan mengingatkan. Sebab demokrasi tidak boleh hanya hidup saat pemilu, tetapi harus hadir dalam setiap kebijakan yang menyangkut nasib rakyat,” imbuhnya. (Rls)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • WARGA Pematang Pudu Goro Perbaiki Kerusakan Jalan Aman Gate 3

    WARGA Pematang Pudu Goro Perbaiki Kerusakan Jalan Aman Gate 3

    • calendar_month Minggu, 26 Mei 2024
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    DURI, detak24.com – Kerusakan Jalan Aman, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau selama belasan tahun, diperbaiki secara swadaya oleh warga setempat, Ahad (26/05/24). Puluhan warga dari 5 RW yaitu RW 07, 14, 02,15 dan 16 turun ke lokasi jalan rusak di bengkolan Gate 3 CPI tersebut. Mereka bersama memperbaiki kerusakan jalan yang telah banyak memakan korban […]

  • LAGA PANAS Tersaji di Drawing 16 Besar Liga Champions

    LAGA PANAS Tersaji di Drawing 16 Besar Liga Champions

    • calendar_month Senin, 7 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    SEJUMLAH laga panas tersaji di drawing 16 besar Liga Champions, Senin (07/11/22). Diantaranya, Liverpool kembali bertemu Real Madrid serta Bayern Munchen Vs PSG. Laga ini seperti partai ulangan final Liga Champions musim lalu. Ketika itu Real Madrid menang 1-0 atas Liverpool pada final Liga Champions 2022 lewat gol Vinicius. Sementara itu big match babak 16 […]

  • Oknum Polisi Tembak Siswa SMK Anggota Paskibra di Semarang, Ini Kronologisnya 

    Oknum Polisi Tembak Siswa SMK Anggota Paskibra di Semarang, Ini Kronologisnya 

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SEMARANG, detak24com – Siswa SMKN 4 Semarang berinisial GRO (16) tewas usai terkena tembakan dari oknum polisi Polres Semarang, Bripka R, Senin (25/11/24). Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan GRO tewas terkena tembakan dari Bripka R yang hendak membubarkan tawuran. Dalam insiden ini, GRO tewas dan dua rekannya luka. Ia mengungkap, saat itu sekitar […]

  • Oknum DPRD Pelalawan Larikan Duit Warga Rp 200 Juta, Korban Ancam Lapor Polisi 

    Oknum DPRD Pelalawan Larikan Duit Warga Rp 200 Juta, Korban Ancam Lapor Polisi 

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Seorang oknum Anggota DPRD Pelalawan dituding larikan uang warga Rp 200 juta. Jika dalam sepekan tak dikembalikan, korban bakal melapor ke polisi. Korban warga Pangkalan Kerinci bernama Indra mengungkapkan kegeramannya kepada awak media, terkait pinjaman uang sebesar Rp 200 juta yang belum dikembalikan oleh oknum anggota Komisi III DPRD Kabupaten Pelalawan berinisial […]

  • SEPANJANG 2023, PT PHR Rawat dan Perbaiki 7.365 Kilometer Jalan di Blok Rokan

    SEPANJANG 2023, PT PHR Rawat dan Perbaiki 7.365 Kilometer Jalan di Blok Rokan

    • calendar_month Kamis, 11 Jan 2024
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    PEKANBARU, detak24com – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) berkontribusi dalam upaya menyediakan serta merawat akses jalan, baik untuk kegiatan operasional PHR maupun untuk masyarakat umum. Sepanjang tahun 2023, PHR di Wilayah Kerja (WK) Rokan melakukan perbaikan dan perawatan jalan di WK Rokan sepanjang 7.365 kilometer (km). Corporate Secretary PHR WK Rokan, Rudi Ariffianto mengatakan, upaya […]

  • Warga Desa Rambah Muda Rohul Diangkut Polisi di Siang Bolong, Ini Kasusnya 

    Warga Desa Rambah Muda Rohul Diangkut Polisi di Siang Bolong, Ini Kasusnya 

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 2Komentar

    ROHUL, detak24com – Polsek Rambah Hilir mengungkap peredaran sabu dan menangkap pria berinisial SJP (37), warga Desa Rambah Muda, Rohul. ‎ ‎Informasi dirangkum Senin (21/04/25), penangkapan ini terjadi pada hari Ahad, 20 April 2025 sekitar pukul 13.30 WIB siang, setelah pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat yang merasa resah dengan aktivitas mencurigakan di daerah tersebut. […]

expand_less