Lintas Riau-Sumbar Putus, Lalin Dialihkan ke Kiliran Jao
- account_circle Redaksi
- calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KAMPAR, detak24com – Jalur lintas Riau-Sumbar tepatnya di KM 106-107 di Kecamatan XIII Koto Kampar ditutup total. Arus kendaraan dialihkan ke Kiliran Jao.
Pasca longsor beberapa hari lalu, pemerintah membngun jembatan bailey atau jembatan rangka baja pra-fabrikasi yang bersifat portabel.
Kasat Lantas Kampar, AKP Vino Lestari mengatakan untuk mengatasi amblasnya jalur lintas Riau-Sumbar via Kampar, akan dilakukan pembangunan jembatan bailey atau jembatan rangka baja pra-fabrikasi yang bersifat portabel.
“Sebelum pengerjaan jalan amblas di KM 107 Desa tanjung alai akan di pasang dibuat bailey agar jalan yang amblas bisa dikerjakan dengan lancar,” kata Vino dirilis, Selasa (27/08/24).
Vino menjelaskan pembangunan jembatan itu rencananya dilaksanakan pada Kamis 5 September 2024 mendatang.
Lama waktu pembuatan jembatan memakan waktu 8 jam kerja, jalan akan ditutup dari pukul 09.00 WIB, sampai dengan 17.00 WIB.
Selama penutupan jalan arus lalu lintas Riau-Sumbar, dan Sumbar-Riau akan di alihkan ke lintas tengah melalui Lipat Kain Kuansing dan Kiliran Jao,” bebernya.
Vino menambahkan sebelum pelaksanaan pembuatan jembatan bailey akan dilakukan sosialisasi di media sosial dan pemasangan spanduk dititik yang ditentukan, bahwa pada Kamis tanggal 5 September 2024 akan ada pengerjaan jalan amblas dan arus lalu lintas Riau-Sumbar akan dialihkan.
“Kami juga akan berkoordinasi dengan Satlantas Polres 50 Kota, Polda Sumbar tentang pengerjaan jalan amblas di KM 107 Desa Tanjung Alai Kecamatan XIII Koto Kampar mengenai pengalihan arus lalu lintas,” tuturnya.
Diketahui, jalur lintas Riau-Sumbar itu amblas pada Selasa 20 Agustus 2024. Hingga Senin 26 Agustus 2024, jalan tersebut masih belum bisa dilalui dengan normal, karena setengah dari badan jalan amblas. (Rpg)
Editor : Kar












