Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Inhil » Gegara Motor Tersenggol, Warga Desa Bolak Raya Inhil Kampak Tetangga Sampai Kritis 

Gegara Motor Tersenggol, Warga Desa Bolak Raya Inhil Kampak Tetangga Sampai Kritis 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 26 Okt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INHIL, detak24com – Lantaran tidak terima motornya tersenggol, warga Desa Bolak Raya Inhil kampak tetangga hingga kritis. Korban terbaring di RSUD Tembilahan.

Peristiwa berdarah ini terjadi, pada Jumat tanggal 25 Oktober 2024 sekira pukul 18:30 WIB malam di Dusun Jambur Niur RW.002 RW. 001 Desa Bolak Raya Kecamatan Mandah, Kabupaten Inhil.

Menurut keterangan Kapolres Inhil AKBP Budi Setiawan melalui Kapolsek Mandah AKP Budi Ikhsani Prakasa, Sabtu  (26/10/24)) bahwa penganiayaan dilakukan oleh tersangka Edy Irawan (29) kepada korban Junaidi (41) yang juga tetangga.

“Pada saat itu, korban bersama istrinya melewati jalan depan rumah pelaku. Kemudian tidak sengaja menyenggol motor pelaku yang terparkir di depan rumahnya, menyebabkan tutup knalpot motor pelaku lepas. Saat itu istri korban mencoba memperbaiki tutup knalpot tersebut tetapi tidak bisa,” ungkap Kapolsek.

Namun, lanjut Kapolsek pelaku tetap meminta kepada korban untuk menggantikan knalpot yang lepas tersebut dengan yang baru, kemudian korban menjawab kalau tarok motor jangan terlalu di pinggir karena jalan kecil susah orang mau lewat. Pelaku tidak terima dengan bahasa tersebut langsung mengambil kapak dan mengayun ke wajah korban sehingga mengenai kepala korban dan membuat korban langsung tumbang.

“Sehingga saksi meminta bantuan warga di lokasi karena melihat korban sudah berdarah dan jatuh ke tanah. Selanjutnya korban dan saksi pun dilarikan ke puskesmas Mandah, serta melaporkan kejadian tersebut ke kantor Polsek Mandah. Sekira pukul 21.00 WIB malam korban dirujuk ke RSUD Tembilahan,” beber Kapolsek.

Setelah kejadian itu sekira pukul 20.30 WIB, personil Polsek Mandah yang di pimpin oleh Kapolsek Mandah langsung mendatangi TKP dan menangkap pelaku yang  tengah duduk di rumahnya.

“Waktu kita lakukan penangkapan pelaku tidak memberikan perlawanan. Setelah itu pelaku beserta barang bukti berupa kapak didapati di atas meja depan rumahnya langsung kita bawa ke Kantor Polsek Mandah untuk diamankan dan dilakukan penyidikan lebih lanjut,” tutup Kapolsek dikutip detak24com dari riauterkini. (Rls)

Editor : Kar 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • DUMAI ‘Dikepung’ Banjir Rob, Cek Ruas Jalan yang Harus Dihindari Pengendara!

    DUMAI ‘Dikepung’ Banjir Rob, Cek Ruas Jalan yang Harus Dihindari Pengendara!

    • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Seperti sudah langganan, banjir rob kembali melanda Kota Dumai. Tak tanggung-tanggung, kali ini genangan air hingga selutut orang dewasa. Agaknya, banjir rob akan terus menjadi momok bagi masyarakat Dumai. Khususnya di wilayah Kecamatan Dumai Kota dan Dumai Barat. Setiap banjir rob naik, alhasil dua kecamatan ini menjadi yang terparah terkena dampak. Pada […]

  • KORBAN Mutilasi Sleman Ternyata Mahasiswa Asal Bangka Belitung, Potongan Tubuh Berserakan

    KORBAN Mutilasi Sleman Ternyata Mahasiswa Asal Bangka Belitung, Potongan Tubuh Berserakan

    • calendar_month Minggu, 16 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 27Komentar

    Jogyakarta, detak24com – Polisi menangkap dua pelaku mutilasi Sleman, Yogyakarta. Aparat sampai saat ini masih mendalami motif pembunuhan tersebut. Dilansir dari detikJateng, kedua pelaku mutilasi Sleman yakni, W dan RD, ditangkap kemarin. Oleh karena itu, pihaknya membutuhkan waktu untuk mengungkap motif pelaku mutilasi Sleman tersebut. “(Motif pelaku mutilasi Sleman) belum ada. Kami mohon kerjasamanya rekan […]

  • Ratusan Siswa Keracunan Makanan Program MBG di Sragen

    Ratusan Siswa Keracunan Makanan Program MBG di Sragen

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SRAGEN, detak24com – Jumlah korban keracunan massal diduga akibat Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD dan SMP Gemolong, Sragen, kini mencapai 251 orang, Selasa (12/08/25). Bupati Sragen, Sigit Pamungkas mengatakan siswa dan guru yang mengalami keracunan dari SDN 4 Gemolong dan SMPN 3 Gemolong. “Kami mendapat laporan bahwa ada gejala keracunan dari sejumlah siswa di […]

  • Ada Presiden Suriah, Jokowi Masuk Daftar Lima Pemimpin Terkorup Dunia 

    Ada Presiden Suriah, Jokowi Masuk Daftar Lima Pemimpin Terkorup Dunia 

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DETAK24COM – Sederet pemimpin dunia masuk dalam daftar tokoh paling korup tahun 2024 versi Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP). OCCRP merupakan organisasi jurnalisme investigasi terbesar di dunia. Lembaga independent yang fokus di isu korupsi itu merilis sederet finalis yang masuk Person of the Year 2024 untuk kategori kejahatan organisasi dan korupsi atau Person […]

  • SEORANG TEWAS, Polda Riau Bekuk 4 Kurir Sabu 276 Kg di Pekanbaru

    SEORANG TEWAS, Polda Riau Bekuk 4 Kurir Sabu 276 Kg di Pekanbaru

    • calendar_month Rabu, 1 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    PEKANBARU, detak24.com  – Ukir sejarah, Polda Riau amankan 276 Kg sabu dengan menangkap lima tersangka. Seorang pelaku tewas ditembak dalam penyergapan. Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal saat konferensi pers di halaman belakang Mapolda Riau, Rabu (01/02/23) mengatakan, pengungkapan ini berawal dari informasi yang diterima oleh Subdit I Direktorat Narkoba Polda Riau perihal adanya transaksi […]

  • MAIN Kucing-kucingan, Pedagang Nasi di Taman Kota Bangkinang Simpan Dagangan dalam Tas

    MAIN Kucing-kucingan, Pedagang Nasi di Taman Kota Bangkinang Simpan Dagangan dalam Tas

    • calendar_month Selasa, 26 Mar 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAMPAR, detak24com – Satpol PP Kampar mengamankan sejumlah pedagang nasi di taman kota Bangkinang. Mereka nekat berjualan siang hari dengan cara menyembunyikan nasi bungkus dalam tas. “Para pedagang nasi ini menggunakan modus dengan bersembunyi di taman kota dan membawa beberapa puluh nasi bungkus dalam tas,” ujar Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP Kampar, Sawir Datuok […]

expand_less