Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hukrim » Korupsi Pupuk Subsidi Rp 34 M, Kejari Pelalawan Tangkap 15 Penyuluh dan Pengecer 

Korupsi Pupuk Subsidi Rp 34 M, Kejari Pelalawan Tangkap 15 Penyuluh dan Pengecer 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PELALAWAN, detak24com – Kejari Pelalawan menahan 15 tersangka korupsi kasus mafia pupuk bersubsidi. Tindakan para tersangka merugikan negara Rp 34 miliar.

Penahanan dilakukan pada Selasa (13/01/26) malam, setelah para tersangka menjalani pemeriksaan intensif selama kurang lebih delapan jam. Para tersangka ditahan di tempat berbeda.

Ada yang dititip di Rutan Kelas I Pekanbaru, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Pekanbaru, serta Lapas Perempuan Kelas IIA Pekanbaru.

Kajari Pelalawan, Siswanto menjelaskan, dugaan penyimpangan penyaluran pupuk bersubsidi tersebut terjadi di tiga kecamatan. Yakni, Kecamatan Bunut, Bandar Petalangan, dan Pangkalan Kuras.

“Berdasarkan hasil audit Inspektorat Provinsi Riau, ditemukan kerugian negara sebesar Rp 34 miliar yang berasal dari penyaluran pupuk bersubsidi di tiga kecamatan tersebut,” ujar Siswanto.

Ia mengungkapkan, bentuk penyimpangan yang terjadi meliputi penyaluran pupuk yang tidak sesuai ketentuan, tidak tepat sasaran, serta adanya indikasi penjualan pupuk di luar mekanisme resmi yang telah ditetapkan pemerintah.

“Praktik tersebut merugikan petani yang seharusnya menjadi penerima manfaat pupuk bersubsidi,” kata Siswanto.

Dia menjelaskan, 15 orang tersangka yang diduga kuat terlibat sebagai bagian dari jaringan mafia pupuk bersubsidi. Dari jumlah itu, satu di antaranya merupakan aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di Kecamatan Bandar Petalangan.

Selain itu, terdapat lima ASN lainnya yang menjabat sebagai penyuluh pertanian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan yang juga ditetapkan sebagai tersangka.

Namun demikian, Kajari menyampaikan bahwa satu orang tersangka belum dilakukan penahanan dengan pertimbangan kondisi kesehatan. “Yang bersangkutan berusia 63 tahun dan saat ini masih menjalani pemeriksaan kesehatan,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa proses hukum tidak berhenti sampai pada tahap ini dan penyidikan akan terus dikembangkan untuk mengungkap kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain.

“Kami akan terus melakukan pendalaman. Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru dalam kasus pupuk bersubsidi ini,” tegasnya.

Sementara itu, Kasi Intelijen Kejari Pelalawan, Robby Prasetya Tindra Putra memaparkan identitas serta peran para tersangka.

Untuk Kecamatan Bandar Petalangan, tersangka berinisial Y dan ZE selaku penyuluh, serta AS, EW, dan JG sebagai pengecer.

Di Kecamatan Bunut, tersangka berinisial SS dan M berperan sebagai penyuluh. Sedangkan, tersangka BM, AN, dan A merupakan pengecer.

“Sementara di Kecamatan Pangkalan Kuras, tersangka berinisial ERF dan SB selaku penyuluh, serta YA, PS, dan S sebagai pengecer,” katanya.

Kejari Pelalawan menegaskan bahwa penetapan para tersangka dilakukan berdasarkan alat bukti yang sah dan lengkap serta telah memenuhi unsur tindak pidana sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 603 dan Pasal 604 KUHP tentang Tindak Pidana Khusus, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara, dikutip dari cakaplah. (Red)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • VIRAL KUANSING : Geger! Warga Cerenti Diterkam Buaya Saat Mandi di Sungai Kuantan

    VIRAL KUANSING : Geger! Warga Cerenti Diterkam Buaya Saat Mandi di Sungai Kuantan

    • calendar_month Minggu, 19 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 24Komentar

    KUANSING, detak24.com – Seorang warga Desa Sikakak, Kecamatan Cerenti Kuansing, Amat (41) diterkam buaya saat mandi di Sungai Kuantan, Sabtu (18/02/23) malam. Untung korban segera dilarikan ke Puskesmas terdekat menerima perawatan medis. Sehingga luka bekas gigitan hewan ganas itu cepat ditangani. “Kejadiannya malam sekira pukul 19.00 WIB saat korban mandi di Sungai Kuantan,” ujar Doni […]

  • Pajak Naik-Hidup Rakyat Sulit, Kemewahan Pejabat Jadi Sorotan di Tengah Demo Protes Tunjangan DPR 

    Pajak Naik-Hidup Rakyat Sulit, Kemewahan Pejabat Jadi Sorotan di Tengah Demo Protes Tunjangan DPR 

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DETAK24COM – Sejumlah media internasional terus menyoroti gelombang demonstrasi yang merebak di berbagai kota Indonesia pasca tewasnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online (ojol) yang dilindas kendaraan taktis milik aparat, Kamis (28/8/2025). Hingga Jumat (29/8/2025) malam, aksi massa masih berlangsung di Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar, Solo, dan sejumlah daerah lain. Insiden ini dinilai menjadi ujian […]

  • Tersangka dan barang bukti. F :. HMSPOL

    Komplotan Maling Jarah Rumah Kos, Waspada! Modus Korban Ditraktir Makan

    • calendar_month Senin, 5 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    DUMAI, detak24.com – Polisi berhasil menangkap komplotan maling yang menjarah sebuah kamar kos di Jalan Nenas Kelurahan Pangkalan Sesai, Kecamatan Dumai Barat. Dalam kejadian tersebut, korban mengalami Kerugian Rp5 juta. Informasi dirangkum Senin (05/09/22) di Mapolres Dumai, Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Dumai mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) di sebuah rumah kos  […]

  • Satu Keluarga Tewas Ditabrak Supir Calya Dugem Ternyata Hendak ke Lirik Inhu 

    Satu Keluarga Tewas Ditabrak Supir Calya Dugem Ternyata Hendak ke Lirik Inhu 

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Satu keluarga yang tewas ditabrak supir Calya dugem di Pekanbaru, ternyata hendak mengunjungi keluarga di Lirik, Inhu. Marsono, keluarga pihak perempuan mengatakan, ia tidak mengetahui pasti kronologi kejadian tersebut. Setahu dia, almarhum Anton bersama istri dan anaknya hendak ke Lirik, ke tempat keluarga laki-laki. Berangkat sekitar pukul 07.30 WIB dari rumahnya di […]

  • Warga Desa Balam Jaya Tambang Bebas Usai Dapat Maaf dari Anak 

    Warga Desa Balam Jaya Tambang Bebas Usai Dapat Maaf dari Anak 

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Momen Hari Ayah Nasional tepatnya Rabu, 12 November 2025 menjadi hari yang sarat makna bagi Darmawanto, warga Desa Balam Jaya, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Pria paruh baya itu mendapat kabar yang tak disangkanya, ia bebas dari penuntutan hukum melalui mekanisme keadilan restoratif (restorative justice). Keputusan itu bukan sekadar membebaskannya dari jerat hukum, tetapi […]

  • POLDA Riau Ringkus Empat Penambang Emas di Kuantan Tengah

    POLDA Riau Ringkus Empat Penambang Emas di Kuantan Tengah

    • calendar_month Rabu, 8 Mei 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Empat penambang emas Ilegal atau PETI masing-masing berinisial JM, RE, AR dan KE ditangkap Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Senin (6/5/2024). Penambang emas itu diamankan di Jalan Perintis Kemerdekaan Lingkungan 2 Jao, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuansing. Tim Subdit IV juga mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk […]

expand_less