Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » VIRAL » Duh, Tiga Oknum Satpol PP Pekanbaru Palak Nenek Mardiana

Duh, Tiga Oknum Satpol PP Pekanbaru Palak Nenek Mardiana

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 21 Jun 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Tiga personel Satpol PP Pekanbaru memalak nenek Mardiana (66) yang tengah membangun rumah kontrakan di Jalan Cipta Karya.

Nenek apes itu dimintai uang untuk pengurusan izin membangun rumah kontrakannya sebesar Rp 3 juta.

Namun, izin yang dijanjikan oleh personel Satpol PP tersebut tak kunjung direalisasikan. Akhirnya, pihak nenek Mardiana pun menagih janji oknum Satpol PP tersebut.

Terkait hal itu, Pj Wako Pekanbaru, Risnandar Mahiwa menyebut bahwa ia telah mendapatkan informasi terkait tindakan oknum Satpol PP tersebut.

Tondakan yang dilakukan oleh oknum Satpol PP tersebut menurutnya bersifat personal. Ia mengaku juga sudah meminta Kepala Satpol PP untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, sekaligus mengganti kerugian yang dialami nenek Mardiana.

“Itu personal. Sudah kami minta Pak Kasatpol PP menyelesaikan. Kami juga sudah meminta Pak Kasat untuk ganti rugi kembali pada korban. Hari ini sudah dilaksanakan,” ucap Risnandar, Jumat (21/06/24).

Diketahui, Personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap seorang nenek bernama Mardiana, di Jalan Cipta Karya. Mereka meminta uang dengan modus membantu mengurus izin rumah kontrakan nenek tersebut.

Informasi yang dihimpun, nenek Mardiana membangun tiga rumah kontrakan. Namun, pada Rabu (19/06/24), nenek tersebut didatangi oleh tiga oknum anggota Satpol PP Pekanbaru yang memakai seragam lengkap.

Kedatangan personel Satpol PP tersebut awalnya menanyakan soal izin membangun rumah kontrakan tersebut. Setelah diketahui tidak memiliki izin, personel Satpol PP menegaskan harus ada izin.

Nenek Mardiana, yang mengaku tidak tahu cara mengurus izinnya, ditawari oknum tersebut untuk membantu mengurus perizinan. Untuk pengurusan izin tersebut, si nenek diminta uang Rp 1 juta untuk satu pintu rumah kontrakan. Dikalikan tiga pintu rumah kontrakan, mereka meminta Rp3 juta.

Karena tidak tahu dan tidak punya uang sebesar itu, si Nenek menyanggupinya dengan Rp 300 ribu per satu rumah kontrakan. Karena bingung, si nenek akhirnya membayar Rp900 ribu untuk mengurus izin tiga rumah kontrakan tersebut.

Anehnya, setelah menerima uang, personel Satpol PP tersebut langsung pergi. Mereka bahkan menjanjikan kepada si nenek bakal kembali lagi untuk mengurus izin tersebut, namun hingga kini tak kunjung datang.

Personel Satpo PP yang mendatangi rumah nenek Mardiana, diketahui juga tidak mengantongi surat tugas apa pun. Bahkan, mereka menolak difoto saat bertransaksi dengan si nenek, dikutip detak24com dari cakaplah. (*)

Editor : Kar

 

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • KUALITAS Udara Pekanbaru Tidak Sehat, Sekda: Pakai Masker dan Hindari Aktivitas Luar Rumah!

    KUALITAS Udara Pekanbaru Tidak Sehat, Sekda: Pakai Masker dan Hindari Aktivitas Luar Rumah!

    • calendar_month Minggu, 1 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Kualitas udara di Kota Pekanbaru sudah masuk kategori tidak sehat. Kabut asap mulai menyelimuti Kota Pekanbaru sejak Sabtu (30/09/23) pagi kemarin hingga Ahad (01/10/23). Terkait hal itu, Sekdako Pekanbaru, Indra Pomi Nasution mengimbau masyarakat dapat menghindari aktivitas di luar rumah dan juga menggunakan masker. “Yang jelas kalau dari kasat mata sih ada […]

  • PASCA KPK OTT Bupati Kepulauan Meranti, Wabup Asmar Buru-buru Temui Gubri

    PASCA KPK OTT Bupati Kepulauan Meranti, Wabup Asmar Buru-buru Temui Gubri

    • calendar_month Minggu, 9 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Pasca KPK OTT Bupati Kepulauan Meranti ditetapkannya Bupati Kepulauan Meranti,, Wabup Asmar langsung menemui Gubri Syamsuar,, Sabtu (08/04/23). Turut serta bersama Asmar yakni Wakil Ketua DPRD Meranti, Iskandar. Rombongan dari Kepulauan Meranti disambut Gubri Syamsuar, Kepala BPKAD Riau, dan Asisten I Setdaprov. Kepada media, Wabup Asmar mengatakan, bahwa dirinya menjumpai Gubernur Riau […]

  • KECELAKAAN, Empat Pembalap Tour de Siak Dilarikan ke RS

    KECELAKAAN, Empat Pembalap Tour de Siak Dilarikan ke RS

    • calendar_month Senin, 4 Des 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SIAK, detak24com – Empat pembalap Tour de Siak tahun 2023 mengalami kecelakaan pada etape II, Ahad (03/12/23). Pembalap mengalami kecelakaan di perbatasan Kecamatan Mempura-Dayun, setelah beberapa menit dimulai perlombaan. “Empat pembalap tersebut kondisinya cedera, dan saat ini berada di RSUD Tengku Rafian Siak,” kata Race Director Tour de Siak 2023 Sondi Sampurno, dikutip Senin (04/12/23. […]

  • Gegara Pelesiran ke Lombok, Seluruh Kades dan Camat di Pelalawan Diperiksa Jaksa Terkait Korupsi SPPD Fiktif 

    Gegara Pelesiran ke Lombok, Seluruh Kades dan Camat di Pelalawan Diperiksa Jaksa Terkait Korupsi SPPD Fiktif 

    • calendar_month Minggu, 2 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Aparat kejaksaan usut korupsi SPPD perjalanan dinas yang terjadi di pemerintah kecamatan se Kabupaten Pelalawan. Perjalanan dinas yang menjadi sorotan yakni pejabat camat beserta para kepala desa (kades) ada yang pelesiran ke Lombok pada akhir tahun 2024 silam. Kasi Intel Kejari Pelalawan Robby Prasetya menyebut bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan tahapan […]

  • SAMPAN KARAM di Danau PLTA Koto Panjang, Satu Orang Hilang

    SAMPAN KARAM di Danau PLTA Koto Panjang, Satu Orang Hilang

    • calendar_month Minggu, 15 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 7Komentar

    KAMPAR, detak24.com – Insiden satu unit sampan terbalik dan karam di Danau PLTA Koto Panjang. Seorang warga hilang dan masih dalam pencarian. Kejadian tepatnya di Bendungan Harau Lecil Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar Kabupaten Kampar,  Satu penumpang bernama Saperius Hulu (22), hingga kini masih belum ditemukan. “Sampan yang ditumpangi korban diketahui tenggelam pada […]

  • BUDAK Dumai Raup Rp 10 Juta, Juara I Lomba Polisi Cilik Riau

    BUDAK Dumai Raup Rp 10 Juta, Juara I Lomba Polisi Cilik Riau

    • calendar_month Minggu, 16 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    Pekanbaru, detak24com – Dalam rangka memeriahkan HUT ke-77 Bhayangkara, Polda Riau beserta jajaran menggelar lomba Polisi Cilik (Pocil) di Jalan Gajahmada Area Car Free Day, Pekanbaru, Sabtu (16/07/23) pagi, sekitar pukul 07.00 WIB. Dirilis detak24com, Ahad (16/07/23), hasil lomba Pocil 2023 yang menjadi juara 1 diraih perwakilan Polres Dumai dengan nilai 1.355. Sang jawara mendapatkan […]

expand_less