Kesal Ditagih Utang, Nasabah Bakar Ketua Mekaar di Tempat Sampah Guguak Sumbar

PAYAKUMBUH, detak24com – Tragedi mengerikan menimpa Ketua Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) di Guguak Limapuluh Kota, Sumbar.

Korban bernama Feni Ria Andriani (42), ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di tempat sampah belakang rumah nasabahnya di Nagari Guguak VIII Koto.

Warga setempat menemukan jenazah korban yang sudah tinggal tulang belulang pada Rabu (03/07/24) malam, dan segera dilaporkan ke pihak kepolisian.

Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Ricardo Condrat Yusuf mengungkapkan, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam terhadap kasus ini.

“Masih dalam proses penyelidikan. Kami akan lakukan metode scientific crime investigation,” ujarnya dilansir kompas.com, Sabtu (06/07/24).

Pihak kepolisian telah menangkap nasabah PNPM Mekaar itu, yang diduga sebagai pelaku. Rumah tersebut dihuni pasangan suami istri.

Menurut Ricardo, kasus terungkap setelah tersangka meminta seorang teknisi menghapus rekaman CCTV di rumah nasabah Mekaar itu.

Ternyata dalam rekaman itu terlihat ada korban yang datang ke rumah pelaku.

“Lalu teknisi ini melaporkan kejadian itu ke keluarga korban, dan akhirnya keluarga korban lapor ke polisi,” jelas Ricardo.

Bermodalkan rekaman itu, pihaknya mendatangi rumah kedua pelaku dan menemukan YE yang merupakan istri pelaku utama RN.

Dari keterangan YE, akhirnya ditemukan tulang belulang korban yang diduga dipukuli dan dibakar hidup-hidup hingga tewas.

“Menurut keterangan pelaku, korban awalnya dipukuli dengan gagang cangkul sampai tak berkutik, hingga mati. Namun, kami masih mendalami apakah saat itu hanya pingsan atau sudah meninggal,” kata Ricardo.

Setelah itu, korban dibawa dengan karung ke lokasi pembuangan sampah yang berjarak sekitar 30 meter dari rumah pelaku.

“Di sana korban ditutupi dengan ban, daun dan sampah lalu dibakar. Kemudian, tulang belulangnya dikubur di lokasi itu,” jelas Ricardo.

Menurut Ricardo, usai mendapatkan keterangan dari YE, polisi kemudian memburu RN dan akhirnya ditangkap di Bengkalis, Riau. (*)

Editor : Kar

 

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com