Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Dumai » Pembunuhan Sadis Ibu Hamil di Dumai, Gegara Cemburu Suami Parang Istri Berkali-kali hingga Tewas 

Pembunuhan Sadis Ibu Hamil di Dumai, Gegara Cemburu Suami Parang Istri Berkali-kali hingga Tewas 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUMAI, detak24com – Seorang suami tega menghabisi nyawa istrinya yang sedang hamil dengan cara sadis di Bukittimah, Dumai. Korban diparang berkali-kali hingga menghembuskan napas terakhir.

Polres Dumai menggelar konferensi pers pengungkapan kasus dugaan tindak pidana pembunuhan yang mengakibatkan seorang perempuan berinisial N (30) meninggal dunia di kawasan Jalan Abdul Rabkhan, Kelurahan Bukittimah, Kecamatan Dumai Selatan.

Konferensi pers dipimpin oleh Kapolres AKBP Angga F Herlambang, didampingi oleh KBO Sat Reskrim Ipda Horas Pasaribu SH mewakili Kasat Reskrim AKP I Putu Adi Juniwinata di aula Mapolres Dumai, Rabu (17/06/26).

Kapolres Dumai AKBP Angga menjelaskan bahwa peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, Polres Dumai menerima laporan dari masyarakat mengenai seorang perempuan yang ditemukan tergeletak bersimbah darah di sebuah kebun kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Jalan Abdul Rabkhan RT 006, Kelurahan Bukit Timah, Kecamatan Dumai Selatan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Identifikasi dan Unit Pidana Umum Satreskrim Polres Dumai segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi.

Korban kemudian dibawa ke RSUD Kota Dumai untuk dilakukan pemeriksaan medis. Berdasarkan hasil visum, korban mengalami sejumlah luka bacok akibat senjata tajam pada bagian wajah, kepala, dan lengan kanan bawah. Selain itu, jari kedua, ketiga, keempat, dan kelima tangan kanan korban mengalami putus akibat trauma benda tajam. Hasil pemeriksaan USG juga menyatakan korban tidak dalam kondisi hamil.

Dari hasil penyelidikan, polisi menetapkan seorang pria berinisial R alias Ijal (23) sebagai tersangka. Pelaku diketahui merupakan suami siri yang menikahi korban sejak November 2025 dan tinggal bersama di sebuah pondok kawasan Jalan Abdul Rabkhan sejak awal Juni 2026.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, motif pembunuhan diduga dipicu rasa sakit hati, cemburu, dan amarah pelaku terhadap korban. Pelaku kesal karena korban tidak pulang ke rumah saat dihubungi pada 9 Juni 2026. Ia diketahui sedang berada di rumah mantan suaminya.

“Pelaku diduga melakukan pembunuhan dengan cara membacok korban menggunakan sebilah parang secara berulang kali,” ujar Kapolres.

Setelah menerima laporan polisi pada 11 Juni 2026, Kapolres Dumai memerintahkan Kasat Reskrim untuk melakukan penyelidikan intensif. Dari hasil pelacakan, keberadaan tersangka diketahui berada di wilayah Panipahan, Kabupaten Rokan Hilir.

Satreskrim Polres Dumai kemudian berkoordinasi dengan Polsek Panipahan dan pihak keluarga pelaku Berkat kerja sama tersebut, tersangka akhirnya berhasil diamankan dari pihak keluarga pelaku di kediamannya sebelum diserahkan kepada aparat kepolisian Polres Dumai.

Pada 12 Juni 2026, pelaku resmi diserahkan oleh Polsek Panipahan kepada Tim Opsnal Satreskrim Polres Dumai di Pelabuhan Oliong, Kabupaten Rokan Hilir. Dalam pemeriksaan, pelaku mengakui seluruh perbuatannya.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa satu helai baju warna merah yang terdapat bercak darah, satu helai rok panjang warna hijau, satu bilah parang bergagang hitam yang diduga digunakan untuk melakukan pembunuhan, serta satu unit sepeda motor Honda Vario warna hitam.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 459 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait pembunuhan berencana, atau Pasal 458 KUHP tentang pembunuhan.

Untuk pasal pembunuhan berencana, tersangka terancam pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun. Sementara untuk pasal pembunuhan, ancaman hukumannya berupa pidana penjara paling lama 15 tahun.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres mengimbau masyarakat untuk selalu mengedepankan penyelesaian masalah secara bijaksana, dan mengendalikan emosi dalam menghadapi persoalan pribadi maupun keluarga.

“Jangan pernah mengambil keputusan saat sedang marah. Kekerasan bukan solusi dalam menyelesaikan masalah. Polres Dumai berkomitmen menangani perkara ini secara profesional, transparan, dan tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Kapolres Dumai.

Polres Dumai juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan setiap tindak pidana yang diketahui melalui Polres, Polsek terdekat, maupun layanan darurat Kepolisian 110 guna menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat. (Rls)

Editor : kar

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • JAMBRET Hp Emak Emak di Kulim Pekanbaru Mendekam dalam Penjara

    JAMBRET Hp Emak Emak di Kulim Pekanbaru Mendekam dalam Penjara

    • calendar_month Kamis, 25 Apr 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Dua jambret berinisial BP (21) dan RK (22) kembali masuk penjara lantaran melakukan jambret terhadap seorang ibu rumah tangga (IRT). Kanit Reskrim Polsek Tenayan Raya, Iptu Dodi Vivino menjelaskan dua pelaku jambret tersebut telah melakukan aksi mereka di tujuh tempat kejadian perkara (TKP). “Kami berhasil mengamankan dua pelaku dengan inisial BPA (21) […]

  • Warga Pekanbaru Bonyok Dihakimi Massa, Hendak Curi HP Gharim

    Warga Pekanbaru Bonyok Dihakimi Massa, Hendak Curi HP Gharim

    • calendar_month Senin, 6 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 10Komentar

    Pekanbaru, detak24.com – Belum sempat mengambil HP incarannya, seorang pria di Pekanbaru bonyok diamuk massa. Aksinya ketahuan warga ketika hendak masuk kamar gharim masjid. Informasi dirangkum, Senin (06/06/22), pelaku ini beraksi di Masjid Miftahul Jannah, Jalan Cempedak, Pekanbaru. Ia saat itu hendak memasuki kamar gharim masjid dengan berniat mencuri handphone. Namun aksi tersebut diketahui oleh […]

  • Bald hedgehog returns to wild after growing spines

    Bald hedgehog returns to wild after growing spines

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2019
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Atqui eorum nihil est eius generis, ut sit in fine atque extrerno bonorum. Non autem hoc: igitur ne illud quidem. Atque haec coniunctio confusioque virtutum tamen a philosophis ratione quadam distinguitur. Utilitatis causa amicitia est quaesita. Sed emolumenta communia esse dicuntur, recte autem facta et peccata non […]

  • Waspada! Aksi Curanmor Sistem Patahkan Kunci Stang di Inhil

    Waspada! Aksi Curanmor Sistem Patahkan Kunci Stang di Inhil

    • calendar_month Kamis, 13 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    INHIL, detak24.com – Seorang pria asal Kabupaten Inhil, berinisial AL (18) ditangkap polisi dalam kasus curanmor di Jalan Sudirman Gang Gelatik, Kelurahan Tembilahan, Kecamatan Tembilahan, Kamis (13/10/22) pagi. Kapolres Inhil AKBP Norhayat SIK melalui Kasat Reskrim AKP Amru Abdullah SIK MSi mengatakan, saat melakukan aksinya, pelaku bersama rekanya berinisial S yang masih dalam Daftar Pencarian […]

  • Polisi Gulung Pengedar Sabu di Boncah Mahang Batsol Bengkalis

    Polisi Gulung Pengedar Sabu di Boncah Mahang Batsol Bengkalis

    • calendar_month Selasa, 25 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BATSOL, detak24com – Polisi bekuk seorang pengedar sabu di Desa Boncah Mahang, Kecamatan Bathin Solapan (Batsol) Kabupaten Bengkalis. Simon Afrinata (32), warga Jalan lintas Duri-Dumai Km 15 tak berkutik saat digulung Satnarkoba Polres Bengkalis. Informasi dirangkum, Senin (24/06/24), tersangka yang merupakan seorang pengedar ini diringkus, Kamis 20 Juni 2024 sekira pukul 15.30 WIB. Tepatnya di […]

  • Dua Hari Kelaparan, Driver Ojol Tewas Saat Antre Orderan Pelanggan di Medan 

    Dua Hari Kelaparan, Driver Ojol Tewas Saat Antre Orderan Pelanggan di Medan 

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    MEDAN, detak24com – Driver ojol di Medan tewas karena dua  hari belum makan. Korban bernama Darwin Mangudut Simanjuntak (49), warga Jalan Pelita V, Kecamatan Medan Perjuangan. Dirangkum, Selasa (13/08/24), terlihat dari video yang beredar, korban jatuh dan kejang-kejang ketika mengantre orderan di Jalan Sutomo Ujung, Kota Medan. Peristiwa itu terjadi pada Ahad (11/08/24) pagi. Video […]

expand_less