Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Meranti » DUGAAN Beras Sintetis di Meranti Terjawab, Hasil Lab Keluar

DUGAAN Beras Sintetis di Meranti Terjawab, Hasil Lab Keluar

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 21 Okt 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MERANTI, detak24com – Hasil laboratorium pengujian atas sampel dugaan beras sintetis di Kepulauan Meranti akhirnya terjawab. Sampel beras itu diuji di laboratorium BBPOM RI di Pekanbaru.

Beberapa hari lalu, sempat menghebohkan warga Meranti ada dugaan beras sintetis atau beras mengandung plastik. Video dan foto terkait dugaan beras mengandung plastik beredar di WhatsApp Group.

Menjawab kerisauan warga, beberapa pihak seperti Disperindag, Satpol PP, dan kepolisian langsung gerak cepat. Sampel diduga beras sintetis mengandung plastik yang diambil dari warga dan dari minimarket tempat menjual beras itu dibawa ke BPOM RI di Pekanbaru, Senin (16/10/23).

Kemudian, pada tanggal 17 Oktober 2023 sampel dugaan beras sintetis mulai diuji oleh BBPOM dan selesai pada 19 Oktober 2023. BBPOM mengeluarkan hasil uji lab pada tanggal 20 Oktober 2023.

Menurut Plt Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H Asmar, sampel dugaan beras sintetis yang diuji BBPOM ternyata memenuhi syarat yang layak dikonsumsi. Sebab, dipastikan tidak mengandung plastik sebagaimana dikuatirkan warga.

“Kami imbau ke masyarakat, jangan ragu lagi, itu adalah beras biasa dan layak dikonsumsi,” kata Asmar, Sabtu (21/10/23).

“Ini berkat kerjasama kita yang baik, cepat menanggapi hal-hal yang bisa meresahkan warga. Marilah kita bekerjasama membangun meranti ini, termasuk rekan-rekan media,” kata Asmar lagi.

Saat konferensi pers hasil BBPOM, selain Asmar juga hadir Kasat Reskrim Iptu AGD Simamora SH MH, Kadis Kominfo Febriadi, Kadisperindag Marwan, Kadis Pertanian Ifwandi dan Kasatpol PP Tunjiarto.

Kata AGD Simamora 12 Oktober lalu memang ada salah satu masyarakat belanja salah satu minimarket, membeli beras. Setelah beras itu dimasak, bentuk nasinya lain, berbeda dengan nasi yang sering dikonsumsi. Kemudian warga tersebut melakukan uji coba manual dengan cara digumpal dan nasi itu dilempar ke lantai.

“Kata warga itu, saat dibanting ke lantai, nasi yang digumpal seperti bola memantul. Sementara ketika dicoba dengan nasi yang lain tidak,” ujar Simamora.

Setelah isu itu beredar, Kapolres Andi Yul langsung memerintah Kasat Reskrim untuk melakukan penelitian. Pihak Reskrim sempat mendatangi tempat penjualan beras dan meminta penjualan dihentikan sampai hasil pemeriksaan sampel.

“Terkait peristiwa ini, kita lakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi masyarakat, Satpol Pp, pemilik swalayan,” kata Simamora.

Ketika ditanya asal usul beras, Kadisperindag Marwan mengaku itu merupakan hasil alam Indonesia. Padi diolah dengan mesin canggih yang menghasilkan beras bagus atau premium.

Ditambahkan Kadis Pertanian Ifwandi, beras yang diduga mengandung plastik itu berasal dari benih IR42. Di Meranti, sebenarnya juga ada yang menggunakan benih IR42 namun pengolahannya secara sederhana sehingga hasil beras tak masuk kategori premium, dikutip dari CAKAPLAH. ***

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sudah Lama Operasi, Banyak Lahan Warga Sekitar Tol Permai Tak Diganti Rugi 

    Sudah Lama Operasi, Banyak Lahan Warga Sekitar Tol Permai Tak Diganti Rugi 

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Lahan milik masyarakat yang dilalui oleh tol Pekanbaru-Dumai ternyata masih ada belum diganti rugi. Padahal, jalan tersebut telah lama difungsikan. Sekitar 30 KK mengadu ke DPRD Riau bahwa masih ada lahan masyarakat yang digunakan untuk tol namun belum diganti rugi oleh pemerintah. Anggota DPRD Riau Khairul Umam mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau […]

  • Jatuh Saat Mandi, Kakek 62 Tahun Ditemukan Meninggal di Salo Kampar 

    Jatuh Saat Mandi, Kakek 62 Tahun Ditemukan Meninggal di Salo Kampar 

    • calendar_month Minggu, 29 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAMPAR, detak24com – Tim SAR menemukan Maksum (62), seorang kakek yang jatuh saat mandi di Jembatan Merah Desa Ganting Damai, Kecamatan Salo, Kampar.  Informasi dirangkum, Ahad (29/12/24) korban ditemukan setelah tiga hari pencarian intensif, dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (26/12/24). Lokasi penemuannya sekitar 15 kilometer dari tempat ia jatuh. Baca juga : Hendak Mandi, […]

  • Tangkap Satu Tersangka, Kasus Penganiayaan Sekretaris PMII Ditangani Polda Riau 

    Tangkap Satu Tersangka, Kasus Penganiayaan Sekretaris PMII Ditangani Polda Riau 

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Kasus penganiayaan Sekretaris PMII Riau teruss bergulir. Polisi telah menetapkan seorang tersangka. Ditreskrimum Polda Riau menetapkan satu tersangka dalam kasus dugaan pengeroyokan terhadap Sekretaris PKC PMII Riau Supriadi, yang terjadi di Jalan Bangau, Kecamatan Binawidya, Pekanbaru, pada 5 Juli 2026.l lalu. Tersangka berinisial AS (26), seorang karyawan swasta, ditetapkan sebagai tersangka setelah […]

  • Demo Nasional, Puluhan Ojol Dumai Geruduk Kantor DPRD 

    Demo Nasional, Puluhan Ojol Dumai Geruduk Kantor DPRD 

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Puluhan massa ojol geruduk kantor DPRD Dumai. Mereka berunjuk rasa sempena demo yang digelar serentak secara nasional, Selasa (20/05/25). Kendati demo ojol secara nasional digelar siang, namun di Dumai jadwalnya dimajukan. Pantauan wartawan, demo ojol di Dumai digelar sekitar pukul 10.00 WIB. Puluhan ojol mendatang DPRD Dumai. Pengojek online tersebut menyampaikan orasi dikawal […]

  • Tim Investigasi DPK ALUN Kota Dumai, Tuah Iskandar Sibarani mengirimkan surat ke Dinas ESDM Provinsi melalui jasa paket dokumen, Selasa (17/09/24). (f: ist)

    Terkait Galian C di Dumai, DPK ALUN Layangkan Konfirmasi Tertulis ke Dinas ESDM Riau 

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Dewan Pimpinan Kota (DPK) Apresiasi Lingkungan & Hutan Indonesia (ALUN) Dumai layangkan surat konfirmasi tertulis terkait galian C ke Kadis Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Riau, Selasa (17/09/24). Ketua DPK ALUN Dumai, Edriwan dalam siaran persnya menyampaikan bahwa hal ini merupakan tindak lanjut pembicaraan terkait izin galian C di Kota Dumai dengan […]

  • ‘Hidupkan Ibu Saya Kembali, Kak!’ Ratapan Menyayat Hati Anak Bu Guru Dibunuh Suami di Kuansing

    ‘Hidupkan Ibu Saya Kembali, Kak!’ Ratapan Menyayat Hati Anak Bu Guru Dibunuh Suami di Kuansing

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUANSING, detak24com – Remaja ZK (17), putra bu guru Juniwarti yang dibunuh suami di Sungai Jering, Kuantan Tengah, histeris dan nanar dapati kondisi bundanya tewas mengenaskan. “Kak, bisa hidupkan ibu saya kembali?” ujar ZK dengan tangis histeris saat minta tolong pada tetangganya saksi Melda. Begitu mendapati sang ibu tak bernyawa lagi, ZK langsung menuju rumah […]

expand_less