Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Nasional » Eks Kepala BGN Korupsi Miliaran Tiap Hari, Ini Detailnya!

Eks Kepala BGN Korupsi Miliaran Tiap Hari, Ini Detailnya!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24com – Kejagung resmi menahan eks Kepala BGN Dadan Hindayana serta dua mantan wakilnya Sony Sanjaya dan Lodewyk Pusung, setelah jadi tersangka korupsi tata kelola MBG.

Diketahui, Kejagung di hari yang sama telah melakukan penggeledahan di kantor BGN kawasan Jakarta Pusat. Dikatakan jika rumah ketiga tersangka juga menjadi sasaran penggeledahan itu.

Direktur Penyidikan (Dirdik) pada Jampidsus Kejagung Syarief Sulaeman Nahdi mengungkapkan penggeledahan dilakukan sejak Selasa (2/6) malam hingga Rabu (03/06/26). Hasilnya, penyidik menyita sejumlah dokumen penting serta barang bukti elektronik milik para tersangka.

“Hasil penggeledahan adalah dokumen dan barang bukti elektronik. Ada HP (handphone) dan laptop dan lain-lain,” kata Syarief dalam jumpa pers di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2026).

Dia mengatakan, ketiga tersangka terjerat perkara dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program makan bergizi gratis (MBG).

“Penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis atau MBG pada Badan Gizi Nasional tahun 2025-2026,” ujar Syarief.

Dia mengatakan penyidikan dilakukan berdasarkan surat perintah tanggal 29 Mei 2026. Penetapan tersangka diawali pemeriksaan tiga orang tersebut sebagai saksi.

“Setelah melalui pemeriksaan tersebut, Saudara DH, SS, dan LP, sebagai saksi dan berdasarkan dua alat bukti yang cukup yang diperoleh tim penyidik, maka tim penyidik menetapkan Saudara DH selaku Kepala Badan Gizi Nasional, SS selaku Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Operasional Pemenuhan Gizi dan LP selaku Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Pengembangan Organisasi dan Hubungan Kelembagaan sebagai tersangka dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis,” ucap dia.

Kejagung pun mengungkap sejumlah temuan yang membuat Dadan beserta Sony dan Lodewyk menjadi tersangka. Berikut ini ulasannya, seperti diwartakan dirangkum detikcom.

Yayasan SPPG Terafiliasi

Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman, mengatakan MBG harusnya dikelola oleh yayasan pada setiap sekolah. Akan tetapi, kata dia, yayasan itu malah terafiliasi dengan Dadan dkk.

“Bahwa program MBG tersebut seharusnya dikelola oleh yayasan-yayasan pada setiap sekolah, namun pada faktanya yayasan-yayasan yang ditunjuk sebagai mitra SPPG merupakan yayasan dan dijadikan sarana untuk kejahatan dan terafiliasi dengan pejabat atau pegawai BGN yang tidak memenuhi syarat untuk menjadi mitra SPPG,” kata Syarief dalam jumpa pers.

Syarief menyebut Dadan, Sony, dan Lodewyk diduga mengatur proses verifikasi pembentukan SPPG. Sehingga, kata dia, SPPG itu milik yayasan yang terafiliasi dengan Dadan dkk.

“Namun tetap ditunjuk dengan cara dilakukan pengaturan verifikasi pada portal mitra BGN dengan adanya atensi dari Tersangka,” jelas dia.

Terima Insentif Miliaran Per Hari

Syarief mengatakan ketiga tersangka diduga melakukan intervensi verifikasi hingga terafiliasi dengan sejumlah yayasan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG). Dari afiliasi ketiga tersangka tersebut, sejumlah yayasan SPPG mendapatkan uang miliaran rupiah setiap hari.

“Yayasan tersebut mendapatkan insentif miliaran rupiah setiap hari,” kata Syarief.

“Yayasan tersebut terafiliasi di antaranya dimiliki oleh Saudara DH, Saudara SS, dan Saudara LP,” tambahnya.

Markup Pengadaan Barang

Selain mengintervensi verifikasi dan afiliasi SPPG, ketiga tersangka juga diduga melakukan intervensi kepada pejabat pembuat komitmen atau PPK. Sehingga, ditemukan dugaan adanya penggelembungan harga barang dan jasa saat proses pengadaan.
“Adanya markup harga pengadaan,” ujar Syarief.

Kejagung mengatakan pengadaan barang tersebut dikatakan tak mendukung operasional pelaksanaan MBG. Ia menekankan tindakan yang dilakukan Dadan dkk melawan hukum.

“Bahwa selain menggunakan yayasan dan afiliasi tersebut, Saudara DH (Dadan Hindayana) bersama-sama dengan Saudara SS (Sony Sanjaya), LP (Lodewyk Pusung), dalam melakukan proses pengadaan, baik barang dan jasa, di BGN secara melawan hukum,” kata Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman.

Syarief mengatakan mereka melakukan penyusunan pengadaan barang dan jasa tidak sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Mereka juga disebut menaikkan harga dalam penyusunan anggaran itu.

“Dalam penyusunan KAK (kerangka acuan kerja) pengadaan barang dan jasa pada BGN tidak disusun sesuai kebutuhan riil di lapangan dan adanya markup harga pengadaan sehingga terjadi kerugian yang tidak mendukung operasional pelaksanaan MBG,” ucapnya.

Mark Up Motor Listrik, Tablet dan Televisi

Kejagung pun mengungkap sejumlah pengadaan yang dimarkup oleh para tersangka, di antaranya 21.801 unit motor listrik. Nilai dari pengadaan itu mencapai sekitar Rp 1 triliun.

“Pengadaan motor listrik sebanyak 21.801 unit dengan total pengadaan sekitar Rp 1 triliun. Pengadaan 32 ribu pasang sepatu tidak sesuai ketentuan dan adanya markup,” ucapnya.

Dadan dan kedua tersangka lain juga melakukan penggelembungan harga pada tablet dan televisi. Perbuatan tersebut berdampak pada kerugian keuangan negara.

“Pengadaan tablet sebanyak 31 ribu sekian yang tidak sesuai ketentuan dan adanya markup dan pengadaan televisi 75 inci sebanyak 5.400 unit yang tidak sesuai ketentuan dengan adanya markup harga,” imbuhnya. (*)

Editor : kar

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menkeu Purbaya ‘Disantet’ Gegara Tolak Bayar Utang Whoosh Pakai APBN

    Menkeu Purbaya ‘Disantet’ Gegara Tolak Bayar Utang Whoosh Pakai APBN

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DETAK24COM – Kabar mengejutkan datang dari keluarga Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. Rumahnya dikabarkan mendapat teror santet serta berbagai kejadian aneh. Sebagaimana diungkapkan oleh putranya, Yudo Sadewa melalui unggahan di media sosial dikutip, Kamis (16/10/25). Baca juga : Viral Bokep Sahroni dengan Nafa Urbach, Fakta atau Akal-akalan Netizen? Dalam unggahan tersebut, Yudo menceritakan bahwa keluarganya mengalami […]

  • Satgas PKH Sita 81.793 Ha Lahan Perusahaan di Hutan Konservasi TNTN

    Satgas PKH Sita 81.793 Ha Lahan Perusahaan di Hutan Konservasi TNTN

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Satgas PKH (Penertiban Kawasan Hutan) melakukan penertiban kawasan hutan konservasi Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Riau, seluas 81,793 hektare pada Selasa (10/06/25). Penertiban ini merupakan bagian dari upaya negara menegakkan kedaulatan hukum atas kawasan hutan konservasi yang berstatus sebagai tanah negara. Berbagai aktivitas ilegal seperti pembangunan permukiman, pembukaan lahan, penanaman sawit, pemeliharaan […]

  • INDONESIA VS  BRUNEI 7-0, Timnas Merah Putih Sungkurkan Pasukan Tebuan

    INDONESIA VS  BRUNEI 7-0, Timnas Merah Putih Sungkurkan Pasukan Tebuan

    • calendar_month Senin, 26 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 7Komentar

    TIMNAS Indonesia berhasil membantai Brunei Darussalam dengan skor 7-0 dalam pertandingan lanjutan Grup A Piala AFF 2022 di Stadion Kuala Lumpur, Malaysia, pada Senin (26/12/22). Indonesia membutuhkan waktu 20 menit untuk membuka keunggulan lewat sepakan Syahrian Abimanyu dari luar kotak penalti Brunei. Gol ini berawal dari serangan balik yang dibangun Indonesia. Egy yang menerima bola […]

  • LEGISLATOR Medan Fraksi Golkar Deklarasi Dukung Anies Capres di Acara Wirid Emak-emak, Alasannya Tak Disangka!

    LEGISLATOR Medan Fraksi Golkar Deklarasi Dukung Anies Capres di Acara Wirid Emak-emak, Alasannya Tak Disangka!

    • calendar_month Selasa, 5 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Medan, detak24com – Seorang anggota DPRD Medan, Muhammad Afri Rizki Lubis mendukung Capres Anies Baswedan-Cak Imin di Pilpres 2024. Padahal Rizki berasal dari Fraksi Golkar yang Ketum Airlangga telah menyatakan dukungan untuk Capres Prabowo Subianto. Dukungan kepada Anies bahkan dideklarasikan Rizki Lubis bersama emak-emak dalam kegiatan wirid rutin di depan rumahnya, kawasan Medan Johor, Senin […]

  • PADAMKAN Karhutla di Perbatasan Dumai – Bengkalis, BPBD Kerahkan Helikopter Water Bombing

    PADAMKAN Karhutla di Perbatasan Dumai – Bengkalis, BPBD Kerahkan Helikopter Water Bombing

    • calendar_month Minggu, 23 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    DUMAI, detak24com – BPBD Riau meminta bantuan helikopter water bombing ke perusahaan PT Sinar Mas untuk melakukan pemadaman kebakaran lahan di Kelurahan Pelintung, Kota Dumai dan Bengkalis, Ahad (23/04/23). Permintaan bantuan tersebut setelah beberapa hari tim satuan tugas (Satgas) darat kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) Riau belum berhasil melakukan pemadaman kebakaran di Jalan Parit Purba […]

  • Kapal Muatan Logistik Terbakar di Perairan Kepulauan Meranti

    Kapal Muatan Logistik Terbakar di Perairan Kepulauan Meranti

    • calendar_month Kamis, 5 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    MERANTI, detak24com – Kapal muatan logistik dari Selatpanjang tujuan Batu Pahat, Malaysia terbakar di perbatasan Perairan Kepulauan Meranti – Selat Malaka. Informasi dirangkum, Kamis (05/09/24), kapal muatan logistik tersebut terbakar pada titik koordinat N 01’42. 557′ E 102′ 49. 688′, Rabu (04/09/24) pukul 14.13 petang waktu Malaysia. Dalam insiden tersebut, KM Tenaga Sakti ludes seketika. […]

expand_less