Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Nasional » Eks Kepala BGN Korupsi Miliaran Tiap Hari, Ini Detailnya!

Eks Kepala BGN Korupsi Miliaran Tiap Hari, Ini Detailnya!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 16 menit yang lalu
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24com – Kejagung resmi menahan eks Kepala BGN Dadan Hindayana serta dua mantan wakilnya Sony Sanjaya dan Lodewyk Pusung, setelah jadi tersangka korupsi tata kelola MBG.

Diketahui, Kejagung di hari yang sama telah melakukan penggeledahan di kantor BGN kawasan Jakarta Pusat. Dikatakan jika rumah ketiga tersangka juga menjadi sasaran penggeledahan itu.

Direktur Penyidikan (Dirdik) pada Jampidsus Kejagung Syarief Sulaeman Nahdi mengungkapkan penggeledahan dilakukan sejak Selasa (2/6) malam hingga Rabu (03/06/26). Hasilnya, penyidik menyita sejumlah dokumen penting serta barang bukti elektronik milik para tersangka.

“Hasil penggeledahan adalah dokumen dan barang bukti elektronik. Ada HP (handphone) dan laptop dan lain-lain,” kata Syarief dalam jumpa pers di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2026).

Dia mengatakan, ketiga tersangka terjerat perkara dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program makan bergizi gratis (MBG).

“Penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis atau MBG pada Badan Gizi Nasional tahun 2025-2026,” ujar Syarief.

Dia mengatakan penyidikan dilakukan berdasarkan surat perintah tanggal 29 Mei 2026. Penetapan tersangka diawali pemeriksaan tiga orang tersebut sebagai saksi.

“Setelah melalui pemeriksaan tersebut, Saudara DH, SS, dan LP, sebagai saksi dan berdasarkan dua alat bukti yang cukup yang diperoleh tim penyidik, maka tim penyidik menetapkan Saudara DH selaku Kepala Badan Gizi Nasional, SS selaku Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Operasional Pemenuhan Gizi dan LP selaku Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Pengembangan Organisasi dan Hubungan Kelembagaan sebagai tersangka dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis,” ucap dia.

Kejagung pun mengungkap sejumlah temuan yang membuat Dadan beserta Sony dan Lodewyk menjadi tersangka. Berikut ini ulasannya, seperti diwartakan dirangkum detikcom.

Yayasan SPPG Terafiliasi

Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman, mengatakan MBG harusnya dikelola oleh yayasan pada setiap sekolah. Akan tetapi, kata dia, yayasan itu malah terafiliasi dengan Dadan dkk.

“Bahwa program MBG tersebut seharusnya dikelola oleh yayasan-yayasan pada setiap sekolah, namun pada faktanya yayasan-yayasan yang ditunjuk sebagai mitra SPPG merupakan yayasan dan dijadikan sarana untuk kejahatan dan terafiliasi dengan pejabat atau pegawai BGN yang tidak memenuhi syarat untuk menjadi mitra SPPG,” kata Syarief dalam jumpa pers.

Syarief menyebut Dadan, Sony, dan Lodewyk diduga mengatur proses verifikasi pembentukan SPPG. Sehingga, kata dia, SPPG itu milik yayasan yang terafiliasi dengan Dadan dkk.

“Namun tetap ditunjuk dengan cara dilakukan pengaturan verifikasi pada portal mitra BGN dengan adanya atensi dari Tersangka,” jelas dia.

Terima Insentif Miliaran Per Hari

Syarief mengatakan ketiga tersangka diduga melakukan intervensi verifikasi hingga terafiliasi dengan sejumlah yayasan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG). Dari afiliasi ketiga tersangka tersebut, sejumlah yayasan SPPG mendapatkan uang miliaran rupiah setiap hari.

“Yayasan tersebut mendapatkan insentif miliaran rupiah setiap hari,” kata Syarief.

“Yayasan tersebut terafiliasi di antaranya dimiliki oleh Saudara DH, Saudara SS, dan Saudara LP,” tambahnya.

Markup Pengadaan Barang

Selain mengintervensi verifikasi dan afiliasi SPPG, ketiga tersangka juga diduga melakukan intervensi kepada pejabat pembuat komitmen atau PPK. Sehingga, ditemukan dugaan adanya penggelembungan harga barang dan jasa saat proses pengadaan.
“Adanya markup harga pengadaan,” ujar Syarief.

Kejagung mengatakan pengadaan barang tersebut dikatakan tak mendukung operasional pelaksanaan MBG. Ia menekankan tindakan yang dilakukan Dadan dkk melawan hukum.

“Bahwa selain menggunakan yayasan dan afiliasi tersebut, Saudara DH (Dadan Hindayana) bersama-sama dengan Saudara SS (Sony Sanjaya), LP (Lodewyk Pusung), dalam melakukan proses pengadaan, baik barang dan jasa, di BGN secara melawan hukum,” kata Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman.

Syarief mengatakan mereka melakukan penyusunan pengadaan barang dan jasa tidak sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Mereka juga disebut menaikkan harga dalam penyusunan anggaran itu.

“Dalam penyusunan KAK (kerangka acuan kerja) pengadaan barang dan jasa pada BGN tidak disusun sesuai kebutuhan riil di lapangan dan adanya markup harga pengadaan sehingga terjadi kerugian yang tidak mendukung operasional pelaksanaan MBG,” ucapnya.

Mark Up Motor Listrik, Tablet dan Televisi

Kejagung pun mengungkap sejumlah pengadaan yang dimarkup oleh para tersangka, di antaranya 21.801 unit motor listrik. Nilai dari pengadaan itu mencapai sekitar Rp 1 triliun.

“Pengadaan motor listrik sebanyak 21.801 unit dengan total pengadaan sekitar Rp 1 triliun. Pengadaan 32 ribu pasang sepatu tidak sesuai ketentuan dan adanya markup,” ucapnya.

Dadan dan kedua tersangka lain juga melakukan penggelembungan harga pada tablet dan televisi. Perbuatan tersebut berdampak pada kerugian keuangan negara.

“Pengadaan tablet sebanyak 31 ribu sekian yang tidak sesuai ketentuan dan adanya markup dan pengadaan televisi 75 inci sebanyak 5.400 unit yang tidak sesuai ketentuan dengan adanya markup harga,” imbuhnya. (*)

Editor : kar

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • GUNAKAN Helikopter dan Modifikasi Cuaca, Petugas Berjibaku Padamkan Karhutla Dumai – Bengkalis

    GUNAKAN Helikopter dan Modifikasi Cuaca, Petugas Berjibaku Padamkan Karhutla Dumai – Bengkalis

    • calendar_month Senin, 24 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 12Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Riau, M Edy Afrizal, mengatakan bahwa Satgas masih berjibaku memadamkan api yang membakar lahan di Kota Dumai. Ia mengatakan, selain petugas darat, proses pemadaman juga dilakukan melalui udara dengan bantuan helikopter dari perusahaan. “Sampai sekarang masih proses pemadaman. Untuk di Dumai lebih kurang sudah 50 hektare lahan yang […]

  • MANTAN Wakil Presiden Try Sutrisno Dikabarkan Wafat, Simak Kejadiannya!

    MANTAN Wakil Presiden Try Sutrisno Dikabarkan Wafat, Simak Kejadiannya!

    • calendar_month Rabu, 21 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 10Komentar

    JAKARTA, detak24.com – Beredar kabar Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno  meninggal dunia, namun dipastikan itu hoax atau tidak benar. RSPAD Gatot Soebroto Jakarta Pusat, pun mengungkap kondisi Try Sutrisno saat ini. Kepala RSPAD Gatot Soebroto Letjen TNI dr Albertus Budi Sulistya mengatakan saat ini Try Sutrisno dalam kondisi sehat. Budi juga menepis kabar wafatnya mantan Panglima ABRI itu. […]

  • PT SSI Dicap Banyak Langgar UU Ketenagakerjaan, Hengkang dari Dumai!

    PT SSI Dicap Banyak Langgar UU Ketenagakerjaan, Hengkang dari Dumai!

    • calendar_month Kamis, 7 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 9Komentar

    DUMAI, detak24.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Kota Dumai menduga PT Swadarma Sarana Informatika (SSI) bergerak di bidang pengisian uang dan perbaikan ATM, diduga banyak melakukan pelanggaran UU Ketenagakerjaan. Disnakertrans diminta segera memanggil pimpinan perusahaan serta memberikan sanksi tegas. Ketua Konsolidasi DPC SBSI Kota Dumai, Ismunandar mengaku kecewa dengan sikap […]

  • BANJIR SEMARANG Meluas, Berikut Titik-titik Terparah dan Tonton Videonya

    BANJIR SEMARANG Meluas, Berikut Titik-titik Terparah dan Tonton Videonya

    • calendar_month Minggu, 1 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 7Komentar

    SEMARANG, detak24.com – Sejumlah wilayah Jawa Tengah masih dikepung air bah pasca meluasnya  banjir Semarang, di awal tahun 2023 ini. Ketinggian air yang terus meningkat hingga 1,5 meter,  membuat warga mengungsi. Selain itu aktivitas terminal lumpuh total. Dimana saja lokasi titik banjir di Jawa Tengah hari ini? Tonton video Banjir Semarang di sini : Dirangkum […]

  • Ngeri! Nyaris Putus, Tangan Bocah 3 Tahun Terjepit di Lift RSUD Dumai

    Ngeri! Nyaris Putus, Tangan Bocah 3 Tahun Terjepit di Lift RSUD Dumai

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Tangan balita 3 tahun bernama Atalia Purba nyaris putus usai terjepit di pintu lift RSUD Dumai. Informasi disampaikan Kapolres Dumai Angga F Herlambang, kondisi detail cedera pada tangan kiri korban akibat terjepit lift RSUD hingga kini masih menunggu pemeriksaan dokter spesialis. “Ya, kondisi korban saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan dari […]

  • Mobil pikap pengangkut durian usai lakalantas maut di tol Permai. F: IST

    LAKALANTAS Maut, Penumpang Pikap Angkut Durian Tewas di Tol Permai

    • calendar_month Jumat, 10 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Penumpang pikap pengangkut durian tewas di Tol Permai (Pekanbaru-Dumai), usai lakalantas maut, Jumat (10/11/23).  Kasat PJR Ditlantas Polda Riau AKBP Budi Setiawan mengatakan, peristiwa itu nahas itu terjadi di KM 34, Kecamatan Kandis, Siak, pukul 11.40 WIB. Ia menceritakan, saat itu mobil pikap Suzuki Carry BM 8249 FA yang dikendarai Wahyu Setiawan […]

expand_less