Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Siak » Bocah 7 Tahun Dianiaya Ibu Kandung di Siak, Korban Trauma dan Tinggal Bersama Nenek 

Bocah 7 Tahun Dianiaya Ibu Kandung di Siak, Korban Trauma dan Tinggal Bersama Nenek 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
  • visibility 1
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIAK, detak24com – Seorang ayah melaporkan kekerasan yang dialami anaknya ke Polres Siak. Sangat miris, anak usia 7 tahun itu dianiaya ibu kandungnya.

Pelapor inisial BI, mengaku telah melaporkan kasus ini ke Polres Siak sejak Agustus 2025 lalu. Namun sejauh ini belum ada tindak lanjut dari pihak penegak hukum.

BI kemudian kembali mendatangi Polres Siak, Selasa (16/12/25) untuk meminta kejelasan dan progres dari kasus yang dilaporkannya dengan menyerahkan bukti baru kepada Polres Siak guna memperkuat laporan.

“Sampai sekarang anak saya masih trauma. Perbuatan pelaku sudah keterlaluan dan harus diproses sesuai hukum,” kata pelapor.

Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Siak, Bripda Bagas Namartua Tampubolon membenarkan adanya laporan dugaan kekerasan terhadap anak tersebut. Ia memastikan kasus tersebut masih dalam penanganan kepolisian.

“Dengan adanya bukti baru, kami akan melaporkannya kepada atasan dan segera menelaah untuk menentukan langkah hukum selanjutnya,” ujarnya.

Kejadian bermula pada saat ayah korban (BI) menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh anaknya.

Hal itu terungkap ketika BI melihat bagian punggung anaknya memar dan memerah menyerupai bekas pukulan. Saat ditanya, korban mengaku dipukul oleh ibunya menggunakan hanger saat meminta baju untuk berangkat sekolah.

Menindaklanjuti kejadian itu, ayah korban melaporkan peristiwa tersebut kepada ketua RT setempat. Ketua RT kemudian menghubungi Bhabinkamtibmas. Namun, petugas tidak langsung datang ke lokasi dan baru menemui keluarga korban dua hari kemudian.

Sejak kejadian tersebut, kondisi psikologis anak mengalami perubahan signifikan. Korban disebut mengalami trauma, enggan tidur bersama ibunya, sering menyendiri di kamar serta kerap mengigau dan menangis saat tidur. Anak tersebut bahkan meminta agar ayahnya selalu berada di dekatnya.

Kini korban tinggal bersama orang tua dari pihak ayah di Sumatera Utara.

Hal ini dilakukan karena kondisi psikologis anak yang masih terganggu dan ketakutan untuk kembali tinggal bersama ibunya, dikutip dari cakaplah. (Red)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • IZIN DIKELUARKAN PEMKO, Pemrov Riau: Hentikan Operasional Pub Joker Poker

    IZIN DIKELUARKAN PEMKO, Pemrov Riau: Hentikan Operasional Pub Joker Poker

    • calendar_month Senin, 12 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 12Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Satpol PP Riau bersama DPM-PTSP provinsi mengecek izin Pub dan KTV Joker Poker, di Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Bina Widya, Kota Pekanbaru, Senin (12/12/22). Pengecekan izin Pub & KTV Joker Poker tersebut setelah adanya penolakan keberadaan tempat hiburan malam itu, yang terletak di depan Pondok Pesantren (Ponpes) Babussalam Panam, Pekanbaru. Selain itu, […]

  • KASUS Menantu vs Mertua, Polisi Tetapkan Ibu dan Mantan Suami Norma Tersangka Zina

    KASUS Menantu vs Mertua, Polisi Tetapkan Ibu dan Mantan Suami Norma Tersangka Zina

    • calendar_month Kamis, 24 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 17Komentar

    Banten, detak24com – Sekian lama dalam penyelidikan, akhirnya kasus menantu vs mertua ditingkatkan ke penyidikan. Sementara, ibu dan mantan suami Norma Risma ditetapkan sebagai tersangka kasus perzinaan. Kedua tersangka itu yakni Rihanah ibu kandung Norma Risma, dan mantan suaminya, Rozy Zay Hakiki. Keduanya dijerat pasal 284 KUHPidana tentang perzinaan. “Dari hasil gelar perkara telah ditetapkan […]

  • Lahan Dijual Mantan Kades, Puluhan Petani Geruduk Gedung DPRD Inhil 

    Lahan Dijual Mantan Kades, Puluhan Petani Geruduk Gedung DPRD Inhil 

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 0Komentar

    INHIL, detak24com – Puluhan petani geruduk Kantor DPRD Inhil mengadukan lahan mereka yang diduga dijual oknum mantan pejabat desa setempat. Sebanyak 70 petani yang datang itu menggelar orasi di halaman Kantor DPRD Inhil. Orasi disampaikan di hadapan Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna bersama puluhan anggota. Mereka mengaku lahan mereka saat ini diduga diduduki CV Andalas. […]

  • Enam Guru Tewas, OPM Bakar Sekolah di Yahukimo Papua Pegunungan 

    Enam Guru Tewas, OPM Bakar Sekolah di Yahukimo Papua Pegunungan 

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 1
    • 0Komentar

    PAPUA, detak24com – TPNPB-OPM menyerang enam guru hingga tewas di Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) melakukan penyerangan pada Jumat, 21 Maret 2025. Penyerangan kelompok separatis itu dilakukan oleh pasukan dari batalion Eden Sawi dan Sisipa. Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Candra Kurniawan membenarkan peristiwa penyerangan terhadap […]

  • KPK Periksa Mantan Bupati dan Ketua DPRD Bengkalis di Lapas Pekanbaru, Ini Kasusnya!

    KPK Periksa Mantan Bupati dan Ketua DPRD Bengkalis di Lapas Pekanbaru, Ini Kasusnya!

    • calendar_month Rabu, 30 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Tak cukup hanya menjalani vonis hakim, para koruptor dibuat makin tak nyaman. Selain diperiksa aparat dalam perkara lain, ada juga yang kembali ditetapkan sebagai tersangka. Sebagaimana halnya mantan Bupati Bengkalis, Herliyan Saleh serta mantan Ketua DPRD Bengkalis Jamal Abdillah yang tengah menjalani vonis kasus korupsi di Lapas Pekanbaru, masih tetap diperiksa aparat […]

  • MAKIN Biadab, Israel Bantai 167 Warga Palestina, Lebihi Korban Tahun Sebelumnya

    MAKIN Biadab, Israel Bantai 167 Warga Palestina, Lebihi Korban Tahun Sebelumnya

    • calendar_month Minggu, 13 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 12Komentar

    GAZA, detak24com – Israel telah membunuh 167 warga Palestina di Tepi Barat sejak awal tahun 2023. Jumlah korban meninggal tersebut termasuk 13 orang Palestina di Tepi Barat yang diduduki mulai dari 25 Juli hingga 10 Agustus, di antaranya tiga anak-anak. “Angka ini melampaui jumlah total warga Palestina yang dibunuh oleh pasukan pendudukan Israel sepanjang tahun […]

expand_less