Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ekonomi Bisnis » Bikin Jidat Mengkerut, Harga Cabai Merah di Riau Tembus Rp 130 Ribu per Kilogram

Bikin Jidat Mengkerut, Harga Cabai Merah di Riau Tembus Rp 130 Ribu per Kilogram

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Memasuki akhir September 2025, harga komoditas cabai merah di Pekanbaru dan Riau umumnya melonjak drastis, hingga mencapai level tertinggi.

Di Pasar Kodim, Jalan Teratai, harga cabai merah kualitas terbaik yang dipasok dari Bukittinggi menembus Rp 130.000 per kilogram.

Sementara, cabai kualitas menengah dilepas dengan harga Rp 85.000–Rp 90.000 per kilogram, meski kondisinya sudah mulai rusak.

Kondisi harga yang gila-gilaan ini berdampak langsung pada daya beli masyarakat dan operasional pedagang. Pedagang terpaksa menjual stok lama dengan sistem obral untuk menghindari kerugian akibat busuk.

“Kalau cabai Bukittinggi asli, masih dijual Rp 130 ribu sekilo. Itu pun stoknya sedikit,” ujar Ucok, pedagang cabai di Pekanbaru.

Hal serupa dikeluhkan pedagang lain, Andre. Ia mengaku kesulitan menjual cabai dalam jumlah banyak karena daya beli masyarakat turun drastis.

Saat harga normal berkisar Rp 35.000–Rp 45.000, ia bisa menjual lebih dari 100 kilogram per hari. Namun, kini penjualan paling banyak hanya mencapai 50 kilogram.

“Konsumen sekarang beli setengah kilo saja sudah cukup, dulu bisa satu sampai dua kilo,” keluh Andre.

Kenaikan harga ini tidak hanya terjadi di Pekanbaru, tetapi juga merata di kabupaten/kota lain. Di Pasar Terubuk Bengkalis, cabai Bukittinggi dijual hingga Rp 120.000 per kilogram, dan cabai lokal Rp 80.000–Rp 85.000.

Pedagang menyebut pasokan lokal berkurang karena petani setempat jarang menanam cabai, sehingga stok sangat bergantung pada pasokan dari Sumatra Barat (Sumbar) dan Sumatra Utara (Sumut).

Kepala Disperindagkop UKM Riau, Taufiq OH menjelaskan, bahwa kenaikan harga cabai di Riau sangat dipengaruhi oleh daerah penghasil.

“Harga pada sentra produksinya juga sudah tinggi, jadi ketika sampai di Riau otomatis naik,” jelas Taufiq.

Meskipun demikian, Pemprov Riau memastikan stok cabai tetap aman karena pasokan rutin masuk dari Jawa, Sumbar, Medan, dan Aceh. Untuk menjaga stabilitas harga menjelang hari-hari besar, pemerintah berencana menggelar pasar murah.

“Kuota intervensi pasar sudah disiapkan. Kita juga perkuat koordinasi antar daerah agar distribusi lebih lancar,” tambah dia dikutip dari halloriau. (Red)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • MBG Dipelesetkan Jadi Makan Beracun Gratis, Bos BGN Murka!

    MBG Dipelesetkan Jadi Makan Beracun Gratis, Bos BGN Murka!

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    JAKARTA, detak24com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana buka suara soal sejumlah pihak yang mempelesetkan Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi Makan Beracun Gratis lantaran maraknya kasus keracunan. Dia mengatakan, setiap orang berhak menilai sesuatu. Namun, ia berharap mereka tidak melupakan tujuan program yang mulia. “Mohon tidak mengaburkan bahwa ini adalah program yang bertujuan […]

  • Angka Kasus DBD Pekanbaru Meningkat, Selama Musim Pancaroba

    Angka Kasus DBD Pekanbaru Meningkat, Selama Musim Pancaroba

    • calendar_month Jumat, 11 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Pekanbaru cendrung meningkat selama musim pancaroba. Makanya, warga harus intens melakukan 3 M (menguras, menutup dan mengubur), untuk memberantas jentik nyamuk penyebab penyakit tersebut. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru dr Zaini Rizaldy Saragih mengingatkan warga untuk mewaspadai DBD selama musim pancaroba. “Angka DBD memang cenderung […]

  • DISBUN Riau Panggil Sejumlah PKS di Rohil, Beli TBS Harga Rendah

    DISBUN Riau Panggil Sejumlah PKS di Rohil, Beli TBS Harga Rendah

    • calendar_month Rabu, 12 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Dalam kunjungan di Rohil beberapa waktu lalu, Gubri menemukan harga TBS yang dibeli PKS sebesar Rp 1.700 atau di bawah penetapan Pemprov. Padahal seharusnya, dalam edaran Dinas Perkebunan Provinsi Riau mengacu pada Pergub Riau Nomor 5 Tahun 2021 tentang perubahan atas Peraturan Gubernur Riau Nomor 77 tahun 2020 tentang Tata Cara Penetapan […]

  • Garuda Jungkalkan Kuwait 2-1, Kian Pede di AFC

    Garuda Jungkalkan Kuwait 2-1, Kian Pede di AFC

    • calendar_month Kamis, 9 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    KEMENANGAN Garuda senior melawan Kuwait, menjadikan tim besutan STY itu makin pede di kualifikasi Piala Asia (AFC). Pada babak pertama Kuwait unggul lebih dahulu lewat sundulan Yousef Alsulaiman pada menit ke-41 yang memanfaatkan umpan silang Bader Almotawaa. Indonesia menyamakan skor pada menit ke-44 leat penalti Marc Klok. Penalti itu diberikan setelah Rachmat Irianto dijegal kiper […]

  • Ratusan Massa Geruduk PT Wilmar, Desak GM Simon Hengkang dari Dumai

    Ratusan Massa Geruduk PT Wilmar, Desak GM Simon Hengkang dari Dumai

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com — Ratusan massa unjuk rasa di depan gate masuk Kawasan Industri Dumai (KID) Pelintung, Dumai, Selasa (06/05/25) sekitar pukul 13.30 WIB dengan membawa poster dan pamflet. Kedatangan demonstran menggunakan sound system dan berorasi di atas mobil pikap tersebut, disambut aparat kepolisian Polres Dumai dan security Wilmar. Zulfan Arif, koordinator aksi dalam orasinya mendesak […]

  • CEGAH Tragedi Anggota KPPS Tewas Massal, KPU Ubah Sistem Penghitungan Suara

    CEGAH Tragedi Anggota KPPS Tewas Massal, KPU Ubah Sistem Penghitungan Suara

    • calendar_month Jumat, 28 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    JAKARTA, detak24com – Peristiwa kelam tewasnya 894 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada Pemilu Serentak 2019, diupayakan tidak terulang di Pemilu 2024. Yakni dengan mengubah aturan teknis pemungutan suara. Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Idham Holik, menjelaskan pihaknya melakukan revisi Peraturan KPU (PKPU) tentang Pemungutan, Penghitungan dan Rekapitulasi Suara. “Saat ini KPU RI […]

expand_less