Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Babel » Aktifitas Tambang Timah di Ampui Pangkalpinang Kangkangi Perda 

Aktifitas Tambang Timah di Ampui Pangkalpinang Kangkangi Perda 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PANGKALPINANG, detak24com – Deru mesin aktifitas tambang timah di Sungai Ampui, tepatnya kawasan Jalan Kakap 1, Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung terdengar siang hingga malam.

Pertambangan ilegal itu tepat berada di belakang rumah warga. Selain menimbulkan polusi suara, aktifitas tersebut jelas merusak ekosistem.

Baca juga : Presiden Perintahkan TNI/Polri Operasi Besar-besaran di Babel, Ada Apa?

Pantauan wartawan, terlihat jelas di pengujung Jalan Kakap 1 seberang sungai terdapat diduga TI sedang asyik beraktivitas. Dengan 4 ponton, ia mengeruk dasar sungai untuk mendapatkan timah.

Informasi dirangkum, aktivitas tambang timah milik TI ini sudah beroperasi kurang lebih sekitar 1 bulan. Salah satu warga sekitar, Indah saat ditemui awak media mengatakan, aktivitas tambang ini dekat pemukiman ramai penduduk sudah berjalan 1 bulan ke belakang.

Tambang timah itu tersebut sudah berjalan sekitar 1 bulan. Suara mesinnya terdengar siang dan malam, mengganggu kami tidur,” keluh Indah kepada awak media, Jumat (26/08/25).

Hal yang sama juga dikatakan Apri. Ia mengaku aktivitas tambang TI itu belum pernah ada penertiban dari penegak hukum (APH). Padahal, Pangkalpinang bukan zona tambang.

“Dalam aktivitas tambang itu belum pernah lihat penertiban dilokasi itu . Padahal Pangkalpinang ini bukan tempat pertambangan timah,” ungkap Apri, Selasa (30/09/25).

Padahal, sudah jelas Perda Kota Pangkalpinang yang diatur dalam
Perda No 1 Tahun 2012 tentang RTRW, menyatakan bahwa Kota Pangkalpinang bukan kawasan pertambangan.

Diperkuat Perda No.7 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum. Pada Pasal 19, disebutkan bahwa setiap orang atau badan dilarang melakukan penggalian atau pengerukan di wilayah Kota Pangkalpinang, yang menegaskan larangan aktivitas tambang.

Sementara itu, saat wartawan mengonfirmasi kepada Kasatpol-PP Kota Pangkalpinang, Efran SSTP MTrIP selaku penegak Perda mengatakan sudah memerintahkan  Kabid Tibum guna mengecek pertambangan tersebut.

“Waalaikum salam. Sudah saya perintahkan Kabid Tibum untuk monitor dan tindak lanjut,” jelasnya melalui pesan Whatsapp.

Selain itu, wartawan juga konfirmasi ke Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (Kabid Tibum) Satpol PP Kota Pangkalpinang, Riesvi Prianda Hutama melaui pesan Whatsapp.

“Terimakasih atas laporannya. Setiap laporan akan sesegera mungkin kita tindak lanjuti, berkoordinasi dengan pihak APH. Nanti kami turun tim untuk pantau akses masuk ke titik lokasinya. Makasih informasinya,” tegas dia.

Tidak lepas dari situ, juga wartwan mencoba konfirmasi ke Lurah Ampoi, Haryuda Putra SH. Melalui pesan WhatsApp, namun belum ada jawabannya sampai berita ini ditayangkan. (Red)

Reporter : Tama

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • DILARIKAN Orang Bunian, Emak-emak Hilang Tiga Hari di Bungaraya

    DILARIKAN Orang Bunian, Emak-emak Hilang Tiga Hari di Bungaraya

    • calendar_month Jumat, 5 Jan 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SIAK, detak24com – Seorang emak-emak diduga dilarikan orang Bunian, ditemukan linglung di kebun sawit Kampung Jatibaru, Kecamatan Bunga Raya, Kabupaten Siak, Jumat (05/01/24). Emak-emak tersebut diketahui bernama Sumdari (37), sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya pada Selasa (02/01/24) saat sedang mengutip brondolan sawit. Kapolsek Bunga Raya AKP Aspikar menjelaskan, saat itu Sumdari disuruh untuk mengambil karung […]

  • Emak-emak Manies Dukung Anies Baswedan, Sambangi DPW Nasdem

    Emak-emak Manies Dukung Anies Baswedan, Sambangi DPW Nasdem

    • calendar_month Rabu, 12 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 10Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Puluhan emak-emak mengunjungi Kantor DPW Partai NasDem Riau, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Rabu (12/10/22). Kunjungan tersebut sebagai ujud dukungan untuk Capres Anies Baswedan. Relawan yang terdiri dari ibu rumah tangga, pedagang, dan aktivis perempuan ini tergabung dalam DPW Makmak Anies (Manies) Riau. Mereka bersilaturahmi dengan pengurus DPW Partai NasDem Riau. Kedatangan Manies Riau Anies […]

  • PEMBANTU di Tanjungpinang Gasak Duit dan Emas Majikan, Aksinya Terekam CCTV

    PEMBANTU di Tanjungpinang Gasak Duit dan Emas Majikan, Aksinya Terekam CCTV

    • calendar_month Sabtu, 20 Apr 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    TANJUNGPINANG, detak24com – Seorang pembantu atau asisten rumah tangga (ART) di Tanjungpinang gasak uang dan emas majikan, yang nilainya hingga Rp 100 juta. Data dirangkum, Sabtu (20/04/24), pembantu tersebut berinisial YU ditangkap pada Senin (15/,04/23) di kediamannya, setelah korban dan mertuanya menyadari kehilangan sejumlah uang dan perhiasan pada Sabtu sebelumnya. Menurut Kasi Humas Polresta Tanjungpinang, […]

  • Jalan Lintas Siak-Buton Terendam Banjir Setinggi  70 Cm, Pengendara Diingatkan Waspada 

    Jalan Lintas Siak-Buton Terendam Banjir Setinggi  70 Cm, Pengendara Diingatkan Waspada 

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SIAK, detak24com – Jalan lintas Siak-Buton di Kampung Dosan, Siak sebagian titik masih banjir. Khususnya pada kawasan Simpang Doral genangan air setinggi 70 Cm. Diketahui, air yang merendam jalan itu mencapai setinggi 60 hingga 70 centimeter,. Akibatnya menyulitkan kendaraan melintas dan menghambat arus balik pasca libur Idul Fitri 1446 H. Banjir tersebut disebabkan oleh kanal […]

  • BANJIR JOHOR, Tiga Orang Tewas Puluhan Ribu Warga Dievakuasi

    BANJIR JOHOR, Tiga Orang Tewas Puluhan Ribu Warga Dievakuasi

    • calendar_month Jumat, 3 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 33Komentar

    MALAYSIA, detak24.com – Hujan lebat yang terus menerus mengguyur Malaysia, menyebabkan banjir di selatan negara itu. Tercatat tiga orang tewas dan hampir 35 ribu lainnya dievakuasi akibat banjir Johor. Menurut Badan Penanggulangan Bencana Nasional (NADMA) Malaysia, 209 pusat bantuan telah dibuka untuk penanganan korban banjir Johor. Selain Johor, negara bagian Pahang, Negeri Sembilan, Melaka di […]

  • Hutan Tiga Desa di Pelalawan Dilanda Karhutla, Habitat Harimau Sumatra Terancam 

    Hutan Tiga Desa di Pelalawan Dilanda Karhutla, Habitat Harimau Sumatra Terancam 

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Belasan hektar hutan lahan gambut di Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan terbakar hebat. Lokasi terbakar berada dalam kantong habitat harimau sumatra. Hingga kini, Karhutla sudah memasuki hari kelima dan meluas ke Desa Pangkalan Tarap serta Kelurahan Gambut Mutiara, Kabupaten Pelalawan. Petugas terus berjibaku padamkan api. Baca juga : Riau […]

expand_less