Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hukrim » Polisi Tangkap 9 Tersangka Penyerangan Warga di Tambusai Utara 

Polisi Tangkap 9 Tersangka Penyerangan Warga di Tambusai Utara 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ROHUL, detak24com – Polda Riau menangkap 9 pelaku penyerangan terhadap warga di Kecamatan Tambusai Utara, Rohul. Mereka ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

Kasubdit Jatanras Direktorat Resere Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau AKBP Roy Noor, mengatakan bahwa penanganan perkara tersebut dilakukan Subdit 3, setelah diambil alih dari Polres Rohul.

“Penanganan perkara pencurian dengan kekerasan (penyerangan warga) yang dilaporkan di Polsek Tambusai Utara, sudah diambil alih oleh Polda Riau. Dalam penyidikan, polisi telah memeriksa 17 orang saksi dan mengamankan sembilan tersangka” jelas Roy, Jumat (04/09/26).

Dari tangan para tersangka, penyidik menyita sejumlah barang bukti. Yakni, senjata tajam, senapan angin, serta pistol softgun berbentuk pistol.

Dia mengungkapkan, dari sembilan tersangka yang diamankan, satu orang diduga berperan sebagai penerima dana yang kemudian diteruskan kepada delapan tersangka lainnya.

Menurutnya, berdasarkan keterangan sementara para tersangka, mereka diperintahkan untuk mengusir para korban dari kawasan Afdeling 15, 19, dan 21.

Para tersangka juga disebut mendapatkan bayaran untuk menjalankan aksi tersebut. “Rata-rata dibayar Rp 300 ribu per orang,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, pihaknya tidak hanya mendalami peran sembilan tersangka yang telah diamankan, tetapi juga memburu pihak yang diduga berada di balik perintah tersebut.

“Untuk sementara kita memang masih mengejar aktor intelektual,” tegasnya.

Dalam aksi penyerangan tersebut, para pelaku disebut menggunakan pita yang dipasang di lengan kanan dan kiri.

Berdasarkan keterangan tersangka, pita tersebut digunakan sebagai tanda untuk membedakan anggota kelompok pelaku agar tidak salah sasaran saat menjalankan aksinya.

“Ini sebagai tanda untuk para pihak yang bagian dari pelaku bahwa itu bagian dari mereka. Jadi intinya tidak salah sasaran pada saat kejadian,” jelasnya.

Polisi masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain yang ikut dalam aksi tersebut. Penyidikan dilakukan bersama tim Polda Riau dan Polres Rohul.

Lanjutnya, penyidik masih fokus pada laporan dugaan pencurian dengan kekerasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 365 ayat (1) dan ayat (2) KUHP.

“Untuk sementara memang fokus penanganan penyidikan ini pada LP yang sudah dibuat terkait dengan Pasal 365 ayat 1 maupun ayat 2 itu,” ujarnya.

Terkait informasi mengenai surat dari pihak perusahaan kepada Polres Rohul sebelum kejadian, polisi juga masih melakukan pendalaman.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan Polres Rohul dan Polsek Tambusai Utara untuk memastikan keberadaan serta isi surat yang dimaksud. “Itu akan kami dalami lebih lanjut,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, kasus tersebut bermula dari penyerangan terhadap warga yang berada di barak kawasan perkebunan kelapa sawit daerah Tambusai Utara pada Jumat (14/8/2026).

Sejumlah korban mengalami luka pada bagian kepala, tangan, kaki, rusuk hingga mata. Beberapa di antaranya bahkan harus mendapatkan perawatan dan menjalani visum.

Sehari setelah kejadian, sejumlah korban mendatangi Polsek Tambusai Utara untuk melaporkan kasus tersebut sekaligus menjalani pemeriksaan.

Dia memastikan kondisi para korban saat ini mulai membaik. “Untuk para korban sudah bisa keluar dari rumah sakit, klinik juga. Sudah dilakukan pemeriksaan. Sudah mulai membaik intinya,” katanya.

Penyerangan tersebut terjadi di tengah persoalan pengelolaan lahan perkebunan yang melibatkan masyarakat dan PT Agrinas Palma Nusantara.

Sebelumnya, juru bicara masyarakat Abdul Azis, menyebut konflik berkaitan dengan pengelolaan lahan perkebunan kelapa sawit masyarakat di kawasan Afdeling 19 dan 21.

Masyarakat juga menduga adanya keterlibatan pihak perusahaan dalam penyerangan tersebut. Namun, Polda Riau belum menyimpulkan pihak yang menjadi aktor intelektual di balik aksi tersebut, dikutip dari cakaplah. (*)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seorang Bayi, Empat Warga Digigit Anjing Gila di Balam Sempurna Rohil 

    Seorang Bayi, Empat Warga Digigit Anjing Gila di Balam Sempurna Rohil 

    • calendar_month Rabu, 2 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHIL, detak24com – Tiga warga dan seorang bayi digigit anjing gila. Peristiwa itu terjadi di Kelurahan Balam Sempurna Kecamatan Balai Jaya, Rohil. Data yang dirangkum, Rabu (02/10/24), peristiwa pertama terjadi pada Senin (30/9) yang dialami korban Ego Syahputra Siahaan (22), warga Jalan Kutilang Kelurahan Balam Sempurna Kota, Kecamatan Balai Jaya. style=”font-size: 12pt;”>Sedangkan pada Selasa (01/10/24) […]

  • TERPERGOK, Maling Gas di Pekanbaru Babak Belur Dipelasah

    TERPERGOK, Maling Gas di Pekanbaru Babak Belur Dipelasah

    • calendar_month Selasa, 4 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Pria berinisial RE (28) babak belur dihajar oleh massa lantaran maling gas di Jalan Lintas Timur Km 15, Tenayan Raya, Pekanbaru. Kanit Reskrim Polsek Tenayan Raya Iptu Dodi Vivino mengatakan, peristiwa tersebut berawal saat security mendengar ada suara yang mencurigakan di dalam gudang LPG tersebut. Kemudian, security tersebut menuju gudang dan mengintipnya. […]

  • Divisi Hukum Iwaras, Henri Dens Simarmata SH. f : S Hadi Tambak

    IWARAS Tampung Pengaduan Warga Soal Layanan Publik Pemkab Simalungun

    • calendar_month Jumat, 12 Apr 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SIMALUNGUN, detak24com – Ikatan Wartawan Simalungun (Iwaras) tampung pengaduan masyarakat terhadap layanan publik pemerintah. Hal ini disampaikan Divisi Hukum Iwaras, Henri Dens Simarmata SH. “Iwaras membuka ruang kepada masyarakat untuk menyuarakan masukan dan kritik terhadap kinerja Pemkab Simalungun’,” ujarnya, Jumat (12/04/23). Dalam sistem pemerintahan, dikatakannya masyarakat juga berkontribusi secara langsung terhadap perbaikan tata kelola pemerintahan […]

  • SAH! DPS Pemilu 2024 Sebanyak 329.008 Pemilih, Tambahan Lima TPS 

    SAH! DPS Pemilu 2024 Sebanyak 329.008 Pemilih, Tambahan Lima TPS 

    • calendar_month Kamis, 6 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    SIAK, detak24com – KPU Kabupaten Siak menetapkan jumlah Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk Pemilu 2024 sebanyak 329.008 orang.  Menurut Ketua KPU Siak, Ahmad Rizal mengatakan hasil tersebut telah disahkan melalui rapat pleno rekapitulasi DPS Pemilu 2024 yang dilaksanakan pada Rabu (05/04/23) di Hotel Grand Royal, Kecamatan Siak. “Kita sudah ketok palu pada pleno terbuka kemarin […]

  • PERINGATAN 18 TAHUN Tsunami Aceh, Bencana Terbesar dalam Abad Ini

    PERINGATAN 18 TAHUN Tsunami Aceh, Bencana Terbesar dalam Abad Ini

    • calendar_month Senin, 26 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    PEMERINTAHAN Daerah Aceh memperingati tsunami Aceh tahun 2004 setiap tanggal 26 Desember.. Peristiwa yang terjadi 18 tahun itu menelan hingga 170.000 jiwa, ditetapkan sebagai bencana terbesar dalam abad ini. Pada tanggal 26 Desember 2004 silam, sebuah gempa dahsyat melanda Aceh dengan kekuatan 9,3 skala richter (SR). Gempa tersebut menimbulkan serangkaian tsunami yang tak hanya menimpa […]

  • KPK Periksa Sekda dan Fitria Nengsih di Jakarta, Lengkapi Berkas Muhammad Adil

    KPK Periksa Sekda dan Fitria Nengsih di Jakarta, Lengkapi Berkas Muhammad Adil

    • calendar_month Selasa, 1 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    JAKARTA, detak24com – Untuk kesekian kalinya KPK memeriksa Sekdakab Kepulauan Meranti, Bambang Supriyanto serta Kepala BPKAD Fitria Nengsih. Kali pemeriksaan di Jakarta, tepatnya pada kantor lembaga antikorupsi tersebut, Senin (31/07/23). Bambang dan Fitria Nengsih memberikan keterangan sebagai saksi terkait kasus tindak pidana korupsi yang menjerat Bupati Kepulauan Meranti nonaktif, Muhammad Adil. Suap diberikan Fitria Nengsih […]

expand_less