Warga berkumpul di gate usai kilang Pertamina Dumai berdentum kuat. f : ist
DUMAI, detak24com – Bunyi dentuman keras dari kawasan Kilang Pertamina Dumai membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar rumah, Rabu (02/09/26) sekitar pukul 22.50 WIB malam.
“Saya sampai terlonjak dan berdegup kencang mendengar suara dentuman kilang Pertamina tersebut,” ungkap Endi, warga sekitar.
Pantauan di lapangan, usai kejadian tersebut warga terlihat berkumpul dekat area sekitar kawasan kilang. Termasuk di pinggir tembok dan depan pintu gate kilang untuk menunggu penjelasan dari pihak Pertamina.
Sementara, dalam pers rilisnya, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) Dumai memastikan suara letupan yang terdengar pada Kamis (03/09/26) berasal dari aktivitas operasional di area kilang.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga RU Dumai Muhammad Rum, menjelaskan bahwa suara tersebut merupakan dampak dari proses release tekanan ke api obor (flare) saat salah satu unit operasional kilang melakukan start up.
“Untuk saat ini terdapat kendala operasional pada salah satu unit proses di area kilang (kilang Pertamina), yang menyebabkan timbulnya suara bising dan api obor membesar seperti yang beredar di media sosial,” ujar Muhammad Rum.
Menurutnya, kondisi tersebut merupakan bagian dari proses operasional kilang dan telah ditangani oleh tim sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Ia memastikan kondisi kilang saat ini dalam keadaan aman dan kondusif. “Kami memahami ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terdampak. Kami tegaskan bahwa saat ini kondisi telah ditangani dengan baik dan seluruh fasilitas dalam kondisi aman,” katanya.
Pertamina RU Dumai juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak perlu khawatir terkait suara letupan maupun membesarnya api flare yang sempat terlihat.
Ia juga menegaskan pemantauan dan penanganan terhadap kondisi operasional terus dilakukan sesuai prosedur keselamatan dan standar operasional berlaku. (*)
Editor : Kar